Baby · Growth

Perkembangan Bayi Umur 5 Bulan

Hai moms kembali lagi di #CurcolYukMom. Nah kali ini mommy mau flashback membahas tentang perkembangan apa saja yang dialami bayi khususnya baby Uwi di usia 5 bulan.

Perkembangan baby Uwi umur 5 bulan

Fisik

Berat badannya baby Uwi sudah mencapai 8,6 kg. Tinggi badannya sudah 64 cm, dan secara keseluruhan baby Uwi makin sehat ya moms.

Motorik

1. Kalau untuk kakinya, baby Uwi di usianya yang ke 5 bulan dia sudah mulai ingin berdiri ya moms sudah enggak betah untuk duduk terus, kakinya sudah lebih kuat. Jadi mommy selalu bantu topang baby Uwi, berat badannya ditumpukan lebih banyak ke tangan mommy bukan ditumpukan ke kaki baby. Kenapa? Karena yang harus kita ingat baby 5 bulan itu tumbuh kembang tulangnya masih belum sempurna, jadi masih tetap harus kita pegangi moms.

2. Untuk tangannya makin cekatan, jadi kalau lihat benda di depan dia yang menarik perhatiannya, baby Uwi bisa meraih benda tersebut. Kalau dulu bisa berkali-kali mencoba mengambil benda baru ketangkap, kalau kali ini sekali meraih langsung dapat barangnya moms. Dia juga sudah bisa memegang botol susunya sendiri. Jadi untuk motorik kaki dan tangan, sudah lebih kuat, lebih cekatan dan sudah bisa dikontrol dengan dia.

3. Mata baby Uwi sudah semakin jelas untuk melihat sesuatu dari jarak jauh dan dia sudah bisa membedakan warna, apalagi warna yang cukup terang. Jadi kalau dia sudah melihat warna-warna cerah seperti merah di mainan dia, dia akan sangat excited dan ingin sekali menggapai barang itu.

4. Untuk pendengaran sudah semakin tajam ya moms, karena mommy dari jauh manggil baby Uwi dia sudah tahu dan mencari-cari sumber suaranya.

5. Untuk mulutnya, dia sudah bisa mengucapkan kata-kata seperti baba dan mama. Dia senang didengarkan, direspon dan diajak bicara.

Nah itu dia tahap perkembangan baby Uwi ketika usianya 5 bulan, semoga bermanfaat dan see you di next #CurcolYukMom.

Baby · Growth

Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan

Hai moms kembali lagi di #curcolyukmom. Pada 7 Juni 2019 lalu baby Loewy berusia 4 bulan. Di usianya yang ke 4 bulan, baby Loewy makin lucu dan menggemaskan. Berat badannya sudah bertambah menjadi 8,2 kg dari sebelumnya 7,5 kg. Tinggi badannya 64 cm. Secara keseluruhan, baby Loewy sehat. Nah untuk moms yang penasaran dengan perkembangan baby Loewy ketika usia 4 bulan, yuk simak cerita mommy berikut ini.

Tahap perkembangan baby Loewy usia 4 bulan

1. Penglihatan

Penglihatan baby Loewy makin tajam, apalagi kalau sudah lihat mommy.

2. Pendengaran

Untuk pendengarannya juga makin bagus, kalau dipanggil dari jauh dia sudah tahu kalau dipanggil dan mencari-cari sumber suara. Dan pastinya dia kenal banget sama suara mommy.

3. Kulit

Baby Loewy memang ada eksim ya moms, tapi kalau dibandingkan saat dia newborn ketika umur 4 bulan ini sudah lebih membaik walaupun memang masih tetap sama ada merah-merahnya.

4. Tertawa dengan suara

Kalau dia happy, dia ketawanya sudah ada suaranya. Baby Loewy juga suka banget dengan ketawa, jadi sedikit-sedikit dia tertawa moms, murah senyum.

5. Mulai tumbuh gigi

Karena sudah mulai tumbuh gigi, jadi dia suka emut-emut jarinya. Dan kalau tumbuh gigi itu mungkin gatal ya moms rasanya jadi setiap breastfeeding dia selalu gigit payudara mommy. Terus kalau misalnya jari mommy dimasukkan ke mulut untuk membersihkan mulutnya, baby Loewy langsung gigit. Jadi memang sudah mulai suka menggigit moms di usianya yang 4 bulan karena faktor tumbuh gigi. Dan yang enggak ketinggalan adalah suka ileran, namanya juga tumbuh gigi ya moms.

6. Lebih kuat

Dia sekarang sudah bisa balik badan sendiri dan angkat kepalanya tegak. Dia sudah kuat bagian kepalanya. Pas mommy tengkurapin dia selalu naikkan kepalanya dan kalau tengkurap dia bisa bertahan sampai 5 menit. Kalau soal duduk sudah makin bagus juga. Dan dia juga sudah ingin sekali untuk berdiri moms, memang sudah agak kuat sih sepertinya tapi tetap mommy belum kasih.

7. Rambut

Untuk pertumbuhan rambutnya sudah mulai lebat, walaupun memang di bagian kepala belakang agak pitak moms.

8. Kaki dan tangan

Tenaganya makin kuat moms. Kalau dia lagi berontak dia kuat banget, maka dari itu kalau dia sudah mulai berontak mommy harus ekstra hati-hati pegang kepala dia.

Nah itu dia tahap perkembangan yang dilalui baby Loewy ketika dia berusia 4 bulan. See you di next #curcolyukmom.

Baby · Growth

Perkembangan Bayi 3 Bulan

7 Mei 2019 baby Loewy usianya 3 bulan, sudah makin besar, makin gemes dan makin lucu. Penasaran bagaimana tahap perkembangan baby Loewy di usianya yang ke-3 bulan? Yuk simak perkembangannya di bawah ini.

Tahap perkembangan baby Loewy di usia 3 bulan

1. Otot leher

Di 3 bulan ini baby Loewy otot lehernya makin kuat. Memang dari umur dia belum 1 bulan dia sudah mulai bisa angkat kepala sebentar terus jatuh lagi tapi di usia 3 bulan ini otot leher dia makin mantap moms, makin kuat. Jadi pernah mommy gendong dia dengan posisinya tegak ya moms bukan menggendong yang seperti ditidurkan dan kepalanya bisa tegak, sambil lihat kanan, kiri, atas, bawah cukup lama yaitu 5 menit.

2. Otot tangan dan kaki

Baby Loewy otot tangan dan kakinya makin kuat. Baby Loewy itu termasuk baby yang periang banget dan super murah senyum. Jadi baby Loewy kalau lagi happy tangan kaki semuanya bergerak dan tendangannya itu makin kencang. Tangannya juga kuat. Kalau moms mau membuktikan tendangan kaki baby sudah kuat atau belum moms juga boleh mencoba dudukkan baby di pangkuan kita biarkan kakinya bergerak. Posisi itu adalah posisi yang paling disukai para baby termasuk baby Loewy. Saat dipangku seperti itu dia tendangnya sampai ketawa-ketawa dan kencang banget.

3. Penglihatan

Penglihatan baby Loewy makin jelas ya moms. Mommy dari jarak 1 meter dari dia duduk dan pura-pura enggak ngomong, enggak ada suara sama sekali, dia bisa nengok. Mata dia sudah tertuju ke tempat mommy duduk.

4. Sudah bisa merespon percakapan

Dia juga sering banget ngajak mommy ngomong moms. Ya walaupun omongannya enggak jelas ya moms.

5. Pertumbuhan fisik

Di usia dia yang 2 bulan baby Loewy sudah 6,5 kg. Di usia 3 bulan 7,5 kg jadi tambah 1 kg lagi. Kalau untuk proporsi badannya tetap terlihat masih oke ya moms enggak kelihatan gendut banget. Lingkar kepalanya sudah mencapai 48 cm dan mommy lihat memang makin besar soalnya baju-baju sudah banyak yang enggak muat.

6. Kemampuan menggenggam

Jadi mommy sering banget ngajak dia main, mommy kasih benda warna warni menggantung di atas dia, dan dia happy banget. Badannya gerak-gerak seperti ingin meraih barang tersebut bahkan terkadang dia sudah bisa meraih benda di atasnya. Selain itu dia juga sudah bisa menggenggam mainan menggunakan 2 tangan.

7. Dapat merespon ekspresi

Saat mommy tersenyum di depan dia, dia bisa membalas senyum mommy tersebut. Terus kalau mommy setel lagu dia diam mendengarkan. Apalagi cecenya suka nyanyi, dia suka melihat cecenya lagi menari dan menyanyi. Jadi dia sudah bisa mendengarkan musik dan merespon suara-suara yang ada di sekitar dia moms.

8. Jam tidur

Sekarang mommy merasa sudah semakin enak, karena sekarang dia tidur sudah bisa sampai 5 jam apalagi kalau dari malam ke pagi. Itu lebih enak buat mommy sendiri

9. ASI

Kebetulan karena ini adalah baby boy, mommy selalu memberikan ASI setiap 2 jam sekali sebanyak 100 ml.

Nah itu dia tahap perkembangan baby Uwi di usianya yang ke-3 bulan. See you di next #curcolyukmom.

Baby · Growth

Tumbuh Kembang Bayi Usia 2 Bulan

Hai moms, ketemu lagi nih sama mommy di #curcolyukmom. Nah kali ini mommy akan flashback dan menceritakan tentang perkembangan bayi saat usia 2 bulan, tepatnya ketika Uwi baru berusia 2 bulan. Penasaran apa saja? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Perkembangan bayi 2 bulan

Di usianya yang kedua bulan, mommy akan bagi menjadi 4 tahap perkembangannya baby Uwi ya moms.

1. Berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala

Di usia 1 bulan baby Uwi naik 1 kg dari 4,5 kg saat newborn menjadi 5,5 kg. Di umur 2 bulan baby Uwi naik lagi dan menjadi 6,1 kg. Jadi, rata-rata kenaikan berat badan baby Uwi hampir 1 kg setiap bulannya, dan untuk kenaikan 1 kg setiap bulannya dinyatakan sehat. Tinggi badannya sudah mencapai 61 cm dan lingkar kepala sudah mencapai 40 cm.

2. Penglihatan

Saat baby Uwi baru umur 1 bulan mommy melihat jelas bahwa penglihatan baby Uwi itu belum terlalu jelas. Di umur 2 bulan sudah lebih jelas, loh mommy bagaimana bisa mengetahui? Karena mommy kalau mendekatkan wajah mommy ke wajah baby Uwi, mata dia bisa melihat mata mommy, mommy ke kiri arah pandangan dia mengikuti ke arah kiri begitupun sebaliknya. Dia bisa melihat apa saja yang mommy lakukan seperti ketika mommy senyum lebar dia juga ikut senyum lebar. Kalau misalnya ada mainan mommy taruh di atas dia, dia bisa main sendiri walaupun belum bisa menggapai tapi tangan dan kakinya bisa gerak, matanya sudah kayak excited banget lihat mainan itu. Jadi kelihatan banget soal penglihatan baby Uwi itu sudah mulai jelas di usianya yang 2 bulan.

3. Pendengaran

Kalau untuk pendengarannya memang lebih jelas lagi ya moms, itu sudah pasti karena kan namanya baby kita berkembang dari bulan ke bulan itu tahap perkembangannya terlihat banget dan drastis dibandingkan dia newborn atau 1 bulan. Pendengarannya makin tajam. Kenapa mommy merasa seperti itu? Soalnya mommy kalau dari jauh teriak manggil nama Uwi, dia gelagatnya seperti mencari-cari sumber suara moms walaupun memang kepalanya enggak langsung aktif tengok ke sana tengok ke sini ya moms moms. Kalau mommy bercanda ke dia dengan sepatah 2 patah kata dia akan mengikuti walaupun memang tidak jelas, karena baby kita di umur yang ke 2 bulan juga sudah bisa mengeluarkan suara selain menangis.

4. Gerakan-gerakan halus dan jam tidur

Di umur dia yang 2 bulan, dia sudah bisa mengekspresikan tangan dan kaki dia terutama. Mommy melihat itu saat mau gunting kuku baby Uwi. Setiap mommy mau gunting kuku baby Uwi saat dia umur 1 bulan pasrah, diam aja moms tapi di umur 2 bulan ini dia sudah bisa menghindar dengan cara kakinya ditendang-tendang, tangannya dihempaskan, jadi dia sudah bisa berontak.

Selain itu juga baby Uwi sudah bisa mengangkat kepalanya. Di umur dia yang belum 1 bulan saja dia sudah terus-terusan mencoba mengangkat kepalanya sekitar kurang lebih 45 °C, sekarang sudah makin tinggi aja moms sekitar 60 °C. Makin bisa menahan kepalanya lebih lama sekitar 10-15 detik.

Dia juga sudah bisa mulai duduk, memang kata orang enggak boleh sih ya moms kita mendudukkan baby ketika dia belum umur 4 atau 5 bulan, tapi baby Uwi lebih senang kalau duduk, digendong aja dia enggak suka digendong yang tiduran sukanya yang tegak. That’s why dia suka banget duduk. Kadang dia duduk bersender di perut mommy. Jadi mommy sudah mengajarkan dia duduk sambil menyender moms tapi enggak terlalu lama.

Lalu mommy juga sudah mulai menengkurapkan baby Uwi. Jadi ketika dia tengkurap dia sudah mulai bisa menahan kepalanya moms walaupun langsung jatuh lagi. Di umur 1 bulan memang pernah mommy tengkurapin, apalagi saat dijemur di matahari, yang terjadi malah dia jatuh dan hidungnya kegencet, karena dia belum bisa nahan kepala, belum bisa miring kiri dan kanan. Sedangkan ketika umur 2 bulan dia sudah bisa nahan kepala, miring kiri dan kanan, tangannya juga lebih kuat untuk menahan badannya.

Untuk jam tidurnya, di umur 1 bulan setiap 1 jam sekali baby Uwi bangun tapi di umur 2 bulan bisa 4-5 jam dia tidur lalu bangun untuk minum ASI. Kalau untuk kesehariannya, dia minum ASI bisa tahan 2 jam sekali. Sedangkan malam hari durasinya lebih panjang yaitu 4-5 jam sekali minta ASI, jadi mommy sudah enggak terlalu begadang lagi.

Di umur 2 bulan, baby kita sudah enak diajak main dan enak diajak ngobrol loh moms. Walaupun baby kita enggak ngerti apa yang kita bicarakan, tapi mengajak ngobrol baby seru banget moms.

Nah itu dia perkembangan baby Uwi ketika berusia 2 bulan. Sampai jumpa di next #curcolyukmom.

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 18 Bulan: si Kecil Sudah Bisa Meniru Kata Perkata

Jadi seperti biasa, mommy akan update kembali tahap perkembangan baby 18 bulan. Nah apa saja perkembangan Uwi di usianya yang ke-18 bulan? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Perkembangan bayi usia 18 bulan

1. Berat badan dan tinggi badan

Berat badan Uwi di usia 18 bulan adalah 12,85 kg moms dan tingginya sudah 84 cm.

2. Bawel banget

Dia sudah bisa menirukan kata-kata yang diucapkan loh dan pastinya bertambah bawel juga moms.

3. Iseng

Uwi sekarang itu iseng banget, saking isengnya dia suka jambakin rambut cecenya dan gigitin orang loh moms.

4. Jalan dan berlarinya bagus

Sekarang Uwi jalan dan berlarinya sudah bagus. Dia sudah jarang jatuh bahkan sudah bisa menggunakan sandal dengan benar loh moms antara kanan dan kiri.

5. Bisa memberitahu perasaannya

Jadi kalau Uwi makan dan dia merasa sudah kenyang dia sudah bisa memberitahu mommy untuk stop karena sudah kenyang. Jadi sudah enggak seperti dulu yang apa saja dimasukin moms.

6. Bisa diajak kerjasama

Kalau diajak mengambil foto dan video sekarang dia sudah bisa moms, walaupun memang dia anaknya enggak bisa diam tapi sekarang dia sudah lebih bisa untuk diajak kerjasama.

7. Sudah bisa mengekspresikan kemauannya

Sudah bisa mengekspresikan kemauannya seperti apa. Misalkan ketika Uwi pengen gendong dia akan bilang “dong”. Walaupun memang mengekspresikannya dengan kata-kata yang belum sempurna ya moms, tapi setidaknya sudah ada kemajuan dengan bisa mengekspresikan keinginannya.

8. Memberitahukan bila selesai buang air

Seperti yang mommy tadi sudah katakan bahwa dia sudah bisa mengekspresikan kemauannya, salah satunya adalah ketika dia merasa ingin BAB atau BAK moms, dia sudah bisa mengatakannya dan sudah tahu dimana tempat untuk BAB dan BAK. Jadi dia sudah lebih pintar.

9. Makin aktif

Uwi sekarang tambah aktif banget moms, semakin enggak bisa diam.

Nah itu dia beberapa perkembangan Uwi di usianya yang ke-18 bulan. Penasaran seperti apa Uwi sekarang di usianya yang ke18 bulan? Yuk simak videonya berikut ini.

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 17 Bulan

Hai semua, pada kesempatan kali ini mommy akan sharing tentang perkembangan Uwi di 17 bulan. Apa aja sih perkembangannya? Pasti pada penasaran kan? Yuk mommy kasih tahu satu per satu.

Tahap perkembangan Uwi 17 bulan

1. Berat badan

Berat badan Uwi di 17 bulan ini sudah 13 kg.

2. Bicara

Di 17 bulan ini Uwi bicaranya sudah semakin jelas banget seperti jatuh, apalagi manggil papa, mama, nai nai dan yang lain-lain. Uwi sekarang juga suka mengikuti semua bahasa dan cara pelafalan orang-orang di sekitarnya loh moms.

3. Makan

Kalau soal makan enggak perlu ditanya lagi ya moms, lahap banget. Makanya #mukbangwithuwi sampai sekarang masih terus ada karena Uwi makannya makin lahap, makin pintar, apalagi pada saat baby led weaning rasanya enak banget, enjoy banget lihat dia makan sendiri moms.

4. Kecerdasan

Uwi di umur 17 bulan makin pintar, kenapa? Karena di usianya yang 17 bulan dia sudah tahu tempat, di mana tempat susu, sikat gigi, cuci tangan, tempat sampah, tempat baju kotor sudah tahu dan hapal semua, apalagi kalau soal makan dan minum.

5. Tidak takut gelap

Jadi sempat kita bawa Uwi ke tangga belakang rumah, kita takutin tapidia malah ketawa dan dia enggak mau pergi padahal cecenya aja sudah takut, pucat dan diam aja. Enggak penakut banget moms Uwi sama gelap.

6. Takut dengan binatang kecil

Uwi memang enggak takut sama gelap, enggak takut sama kepiting, doggy, tapi kalau binatang kecil, seperti kecoak, cicak, nyamuk dia takut.

7. Suka drama

Uwi pintar banget dramanya sekarang. Misal cecenya kejedot dan nyariin mommy, Uwi ikut-ikutan juga pengen disayang mommy sengaja dia jedotin kepalanya sedikit, atau dia bisa nangis. Cari perhatian mommy dan daddy nya.

8. Lebih suka main daripada tidur

Uwi sekarang lebih suka main. Misalkan banyak temannya dia bisa enggak tidur siang. Kalau malam, cecenya sudah tidur dia bisa bangunin cecenya untuk diajakin main. Jadi makin susah tidurnya.

9. Makin aktif

Kalau yang kemarin-kemarin mommy bilang Uwi itu anaknya aktif. Nah sekarang Uwi makin aktif banget moms, enggak bisa diam.

10. Makin tinggi

Uwi sekarang sudah semakin tinggi moms, maka dari itu dia sudah makin mudah menggapai barang-barang di tempat yang lumayan tinggi.

Itu dia tahap perkembangan Uwi di 17 bulan. Mau lihat tingkah Uwi di usianya ke 17 bulan yang makin menggemaskan? Yuk simak video berikut ini!

Growth · Kesehatan · Review Produk

Jangan Remehkan Kepala Peyang pada Bayi. Atasi Sekarang Juga!

Hai moms ketemu lagi dengan mommy di sesi #curcolyukmoms. Nah kali ini mommy akan membahas masalah kepala peyang. Mungkin para moms sudah tahu ya mengenai kepala peyang, dan bahkan sudah menjadi hal yang cukup umum. Sama halnya dengan mommy sendiri, mommy pernah mengalami masalah kepala peyang ini di kedua anak mommy. Kalau kita flashback sedikit, anak pertama mommy (Louisse) mengalami masalah kepala peyang dengan kategori cukup ringan, sedangkan anak kedua mommy (Loewy) mengalami masalah kepala peyang yang menurut mommy hampir berat.

Ketika anak pertama lahir pada saat itu mommy masih new mom, masih enggak ngerti apa-apa, saat Louisse baru saja dibawa pulang ke rumah dia sukanya tidur menghadap ke arah kanan. Yaudah dong, namanya juga kita new mom, anak mau tidur menghadap ke mana aja yang penting dia tidur dengan tenang enggak ada masalah. Tapi, karena mommy terus membiasakan Louisse tidur hanya menghadap kanan bahkan kita juga ikut-ikutan tidur menghadap kanan, akhirnya sampai suatu hari mommy sedang berada di sebelah kiri, mommy bingung kok dia tetap menghadapnya ke arah kanan, enggak menghadap ke kiri. Sempat mommy agak sedikit paksa Louisse untuk hadap ke kiri, tapi Louise malah berontak, nangis, enggak mau menghadap ke arah kiri dan balik lagi ke arah kanan.

Dan waktu itu rambut Louisse sudah mulai tumbuh, saat mommy lihat, ada keanehan yang sebelah kanan seperti pitak moms, rambutnya enggak rata tumbuhnya. Padahal sebelah kiri dan bagian belakang sudah lebat, tapi sebelah kanan sedikit pitak. Nah dari sana saudara-saudara mommy sudah mulai aware, enggak boleh seperti itu karena nanti bisa kepala peyang. Kalau dibiarkan makin lama itu akan menghambat pertumbuhan otot leher anak.

Kalau untuk anak kedua mommy, Loewy saat newborn sukanya tidur telentang. Kita pikir enggak ada masalah karena enggak seperti anak pertama yang hanya menghadap ke kanan aja. Tapi ternyata tidur telentang terus menerus juga bisa mengakibatkan kepala peyang, dan akhirnya kepala bagian belakang pitak rambutnya. Dia terlalu sering tidur telentang dan bagian belakang kepalanya rata. Bentuknya aneh.

Sampai menginjak usia 3 atau 4 bulan, anak kedua mommy sudah mulai bisa untuk menghadap ke kanan dan ke kiri, tapi yang jadi masalah utama dia sukanya menghadap ke arah kiri. Akhirnya terus-terusan ke kiri, kalau dihadapkan ke kanan dia marah. Dan saat dia sudah mulai suka duduk ketika usia 2 atau 3 bulan, saat dia duduk atau kalau difoto miring ke kiri kepalanya. Dan diperhatiin di video dia, dia suka miring ke kiri. Kalau mommy enggak dikasih tau mommy juga enggak tahu kalau ternyata Uwi mengalami masalah kepala peyang yang cukup parah. Sampai akhirnya masalah kepala peyang ini berakhir di usia 10 bulan. Saat newborn hingga dia usia 9 bulan dia selalu miring ke kiri, kalau kita tegakkan dia marah.

Nah dari pengalaman tersebut mommy mau sharing bagaimana solusi mengatasi kepala peyang pada anak, karena sekarang kepala kedua anak mommy sudah normal dan simetris. Tapi sebelum mommy berikan solusinya, yuk kita kenali dulu tentang kepala peyang.

Apa itu kepala peyang?

Kepala peyang atau biasa disebut flat head syndrome yang mana kondisi kepala baby bentuknya enggak simetris. Dari 1 sisi dengan sisi yang lain berbeda. Jadi kalau dari cerita mommy tadi, kepala anak mommy yang sebelah kanan itu bentuknya bulat, belakang juga bulat enggak rata enggak masuk ke dalam, tapi sebelah kiri rata atau bahkan ke dalam. Kalau kita mau tahu kepala anak kita peyang atau tidak bisa kita lihat dari atas, kelihatan banget perbedaannya moms.

Kenapa kepala baby bisa peyang?

Jadi moms, kepala peyang bisa dialami oleh semua bayi. Semua bayi pada usia 4 bulan pertama dia. Dikarenakan tulang tengkorak bayi kita masih tumbuh setiap menitnya dan lunak banget. Sehingga dalam kondisi tertentu seperti tidur kelamaan di 1 sisi, atau yang membuat kondisi dimana kepala bayi tertekan itu bisa membuat kepala bayi bentuknya enggak simetris atau 1 sisi dengan sisi yang lain berbeda.

Bisa enggak kepala peyang diatasi atau dihindari?

Bisa. Jadi kepala peyang ini bisa diatasi dan dicegah dari dini.

Apa penyebab kepala peyang?

1. Posisi tidur

Posisi tidur ini biasanya kita remehkan moms, yang penting anak kita bisa tidur tenang, enggak ganggu kita tidur, enggak bikin kita begadang, it’s okay lah bagaimanapun posisinya yang penting tidur. Tapi ternyata, posisi tidur apalagi untuk bayi newborn itu sangat penting. Jadi moms, ketika bayi kita terus menerus dalam posisi tidur yang sama seperti telentang terus, hadap kanan terus, hadap kiri terus, akhirnya menjadi penyebab masalah kepala peyang pada bayi kita.

2. Bayi prematur

Dengan kondisi dia yang adalah bayi prematur kemungkinan mengalami kepala peyang itu lebih besar, karena usia kehamilan lebih muda otomatis bayi prematur itu usianya lebih muda. Sehingga tulang tengkoraknya jauh lebih lunak dibanding dengan bayi pada umumnya. Sehingga pada kondisi-kondisi tertentu dapat membuat tekanan yang mengakibatkan kepala peyang.

3. Masalah di rahim

Tekanan di rahim atau kurangnya cairan ketuban untuk melindungi tubuh bayi akan memperbesar kemungkinan anak kita bisa mengalami kepala peyang atau kondisi sungsang pada bayi. Kondisi sungsang itu adalah kondisi dimana rahim kita terlalu sempit sehingga bayi susah untuk mengubah kondisi dan akibatnya kepala bayi terus menetap di 1 sisi terlalu lama, itu juga bisa memperbesar kemungkinan terjadinya kepala peyang. Dan terutama yang hamil kembar, rahim sempit, bayi susah berubah posisi tentunya akan semakin memperbesar kemungkinan peluang bayi kita lahir dengan kepala peyang moms.

Bagaimana cara mencegah kepala peyang pada bayi?

1. Variasikan posisi tidur bayi

Posisi tidur sangat berpengaruh terhadap kemungkinan bayi kita mengalami kepala peyang. Usahakan jangan membiarkan bayi kita tidur di posisi yang sama terlalu lama. Kalau misalkan anak saya sudah terus-terusan ke arah kanan, otomatis kalau kita paksa ke kiri dia akan nangis dan berontak. Lalu bagaimana moms? Nah pada saat ini peran kita sebagai orangtua dibutuhkan, kita coba cari perhatian dia seperti menggunakan mainan ke arah yang bayi kita enggak suka, sehingga lama kelamaan bayi kita mau coba untuk memaksakan kepala dia ke arah yang mereka enggak suka. Lakukan terus menerus maka itu bisa menjadi salah satu cara mengatasi kepala peyang pada anak.

2. Gunakan bantal anti peyang

Bantal anti peyang ini gunanya banyak, selain bisa mencegah anak kita mengalami kepala peyang tentunya juga bisa mengatasi kepala peyang yang sudah terlanjur dialami bayi kita dari usia 0-9 bulan.

Bantal anti peyang itu banyak banget, yang mana yang harus saya pilih?

Mommy sendiri punya rekomendasi bantal anti peyang nih, yaitu bantal Baby Cloudfoam yang sudah mommy gunakan sejak anak pertama mommy. Bantal Cloudfoam ini sudah membantu perjalanan mommy untuk mengatasi kepala peyang anak mommy yang pertama dan kedua. Bahkan sampai kondisi Uwi yang kalau duduk kepalanya bisa sampai miring ke kiri ini Baby Cloudfoam bisa mengatasinya, benar-benar membantu banget. Waktu itu mommy baru mulai pakai dari Uwi usia 4 bulan. Saat kepala peyangnya terasa mulai agak berat menurut mommy. Tapi walaupun dari 4 bulan start kita langsung coba bantal anti peyang dari Baby Cloudfoam ini, terbukti saat usia dia sudah 9 bulan berhasil. Setiap hari pakai, akhirnya bantal anti peyang dari Baby Cloudfoam ini benar-benar bisa mengatasi kepala peyang anak-anak mommy. Selain dapat mengatasi kepala peyang ini juga bisa melancarkan peredaran darah loh moms.

3. Posisi menyusui

Posisi menyusui mungkin memang diremehkan oleh para ibu menyusui. Tapi moms kalau kita menyusui kan ada bagian kanan dan kiri, anak kita bisa menghadap ke kanan dan ke kiri tergantung bagian mana yang kita kasih ke anak kita. Kalau kita terlalu sering menyusui di bagian kanan saja otomatis anak kita akan mengalami kepala peyang di bagian kanan. Nah, kalau anak kita sudah mengalami kepala peyang di bagian tertentu, kita bisa membiasakan dengan posisi menyusui yang bergantian arah. Kalau misalnya anak kita kepala peyangnya di sebelah kiri, kita mulai biasakan menyusui anak kita di sebelah kanan. Lalu payudara yang kiri bagaimana? Moms bisa memompanya ya. Saat mau tidur itu adalah waktu yang paling efektif. Dengan kita membiasakan seperti itu, kepala peyang yang dialami anak kita akan berangsur-angsur membaik dan kembali normal seperti yang sudah mommy rasakan di anak pertama dan kedua mommy.

4. Tummy time

Tummy time ini adalah waktu bermain ya moms. Walaupun bayi kita ketika awal-awal lahir kerjanya masih tidur, tapi tummy time itu adalah posisi dimana anak kita bisa bermain dengan cara tengkurap sambil melatih otot leher anak kita. Jadi kita bisa membiasakan tummy time dengan posisi tengkurap dan kita biasakan setiap 1 sesi 5 menit, kita biarkan dia mencoba untuk mengangkat leher dia. Itu juga bisa melatih kekuatan otot leher dan tentunya dapat mengurangi kepala peyang yang dialami oleh anak kita.

Nah itu dia tips-tips dari mommy untuk mencegah dan mengatasi kepala peyang pada anak kita. Jadi kita harus waspada ya moms terhadap kepala peyang terutama yang disebakan karena kelainan otot. Karena kalau kita biarkan terus menerus baby kita akan kesulitan untuk mengangkat kepala seperti yang terjadi pada Uwi. Dan nantinya akan menghambat perkembangan otot leher dia, mengurangi kekuatan otot dan yang paling dikhawatirkan dapat mengakibatkan kondisi permanen, otot leher anak kita seperti itu terus tidak bisa berubah. Belum lagi kalau sampai ada pendarahan di area tersebut. So, jangan sepelekan kepala peyang pada anak kita. Atasi sejak dini tentunya dengan cara yang tepat.

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 12 Bulan. Sudah Bisa Ngapain Aja Ya?

Hai moms, hari ini mommy akan update mengenai tahap perkembangan Uwi yang berusia 1 tahun. Jadi tahap perkembangannya Uwi sekarang itu semakin bertambahnya umur semakin bawel, makin lincah, makin nakal, makin gemes dan makin aktif. Selain itu apa saja sih perkembangan bayi 12 bulan?

Perkembangan Uwi usia 12 bulan

1. Jalan

Di usia yang sudah 1 tahun ini Uwi sudah bisa jalan tapi masih 1 langkah dan berhenti ya moms, dan sudah bisa berdiri selama sekitar 10 detik.

2. Makan

Nafsu makan Uwi luar biasa banget moms, makin banyak makannya.

3. Tidur siang

Untuk tidur siang, dia tidur siang sehari sekali lalu kalau tidur malam dia biasanya tidurnya jam 11 atau 12 malam. Jadi untuk masalah tidur menurut mommy itu sudah cukup baik karena dia tidur sekarang sudah enggak nangis-nangis kecuali kalau memang dia sedang sakit jadi lebih rewel aja tidurnya.

4. Ukuran kepala

Menurut mommy Uwi itu kepalanya cukup besar dan seperti bisa menahan rasa sakit moms. Uwi lumayan sering kepentok kepalanya tapi dia enggak nangis, dia ketawa-ketawa. Itu kenapa mommy bilang kepala Uwi seperti bisa nahan sakit.

5. Pengucapan

Uwi sekarang sudah bisa nyanyi moms, kosakatanya memang belum terlalu banyak. Dia pintar banget ngikutin lagu, walaupun dia nyanyinya enggak jelas tapi kurang lebih nadanya jelas dan mirip.

6. Lebih pintar

Uwi juga pintar loh moms, saat dia sudah lepas baju dia akan ke kamar mandi, dia tahu itu saatnya untuk mandi.

7. Aktif

Dia sekarang juga pintar banget mengikuti berbagai gerakan. Bahkan dia sekarang mulai manjat-manjat terus moms, naik turun tangga berani banget. Dia enggak suka dipegang, dia mau bebas.

8. Berani bersosialisasi

Dia sekarang kalau lihat perempuan cantik sedikit langsung salting, tapi berani untuk colek-colek, gemes banget ya moms.

Nah itu dia tahap perkembangan Uwi yang berusia 1 tahun. Mau lihat kelucuan Uwi yang sudah menginjak 1 tahun? Yuk simak video di bawah ini!

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 14 Bulan

Hai moms, kali ini mommy akan membahas mengenai tahap perkembangan bayi 14 bulan. Di usia yang sudah masuk 14 bulan, pasti si Kecil banyak sekali perkembangannya ya moms, sama halnya dengan baby Uwi. Usia 14 bulan ini berat badan baby Uwi aja sudah bertambah moms, yaitu menjadi 11,6kg. Sudah lumayan berat ya kalau digendong-gendong terus. Nah, sekarang mommy mau berbagi tentang apa saja sih tahap perkembangan yang Uwi lewati ketika menginjak usia 14 bulan. Mari simak bersama moms

Tahap perkembangan bayi usia 14 bulan

1. Suka cari perhatian

Kalau mommy lagi sibuk main handphone, dia suka manggil-manggil agar diperhatikan moms. Mungkin dia bosan ya moms kita tinggal sibuk sendiri, jadinya mencari perhatian gitu deh.

2. Suka banget main

Dikit-dikit main, enggak bisa banget diem. Baby Uwi memang anaknya aktif banget moms.

3. Mudah salah fokus

Uwi sekarang mudah banget salah fokus nih moms. Misalkan dia lagi makan tapi dia melihat sesuatu yang lain yang menarik perhatian dia, dia langsung salah fokus moms, makanannya jadi terlupakan.

4. Bisa minum tanpa sedotan

Uwi akhirnya sudah mulai bisa minum sendiri tanpa menggunakan bantuan sedotan lagi moms.

5. Bisa bantu beres-beres rumah

Dia sudah bisa bantu beres-beres rumah, kalau dia pegang sapu dia sudah tahu kalau itu untuk menyapu, kalau pegang tisu dia sudah tahu itu untuk mengelap, kalau sudah selesai makan piringnya dikasih ke mbak buat diberesin. Gemes banget ya moms, umur 14 bulan sudah tahu untuk bantu beres-beres rumah.

6. Sudah bisa berjalan

Finally di usianya yang ke 14 bulan dia sudah bisa jalan walaupun masih suka jatuh-jatuh. Kalau cecenya dulu umur 12 bulan sudah bisa jalan moms, mungkin kalau cowok memang lama ya moms bisa jalannya.

7. Suka dengan boneka

Kalau dia lihat boneka cecenya, dia akan mainin bonekanya, akan disayang-sayang sama dia. Penyayang banget ya moms baby Uwi nih.

8. Pemberani

Sudah enggak ada takut-takutnya dia moms sekarang. Kalau kemarin ketika usia ke 13 bulan dia itu takut banget sama ayam, sama bulu, tapi sekarang dia sudah pemberani banget.

9. Perkembangan emosinya

Emosinya lebih besar, lebih suka ngambek sekarang. Kalau enggak diturutin dia akan ngambek, tidur-tiduran di lantai dan nangis moms.

10. Suka coret-coret

Cece Louisse suka sekali mewarnai dan Uwi sering lihat, jadi ikutan suka coret-coret moms. Apalagi sekarang kan sedang pandemi dan kita harus di rumah saja, jadi salah satu kegiatan kesukaan Uwi sekarang adalah coret-coret.

11. Kosakatanya lebih banyak

Contohnya kalau mommy suka nyanyi lagu anak-anak dan mommy suka oper ke dia lirik selanjutnya, dia sudah bisa ikut nyaut dan nyanyi moms ya walaupun memang belum jelas pengucapannya, tapi itu sudah menunjukkan kemajuan kosakata yang dia miliki moms.

12. Lebih suka makan sendiri

Sekarang lebih suka makan sendiri, baby led weaning full sendiri maunya ketika makan, enggak mau mommy bantuin. Kalau mommy paksa untuk suapin, akhirnya malah ngambek, nangis dan enggak jadi makan deh.

13. Manja dan suka cemburuan

Kalau mommy dan papinya suka gendong cecenya dia cemburuan, pengen digendong juga.

Itu dia perkembangan Uwi memasuki usia ke 14 bulan moms. Klik video di bawah ini moms untuk lihat lucunya tingkah laku baby Uwi menginjak usia 1 tahun 2 bulan.

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 15 Bulan | Uwi Sudah 15 Bulan

Moms apa saja sih perkembangan baby ketika sudah menginjak usia 15 bulan? Kalau Uwi sudah banyak banget moms perkembangannya, mau tahu apa saja? Di bawah ini mommy akan jabarkan apa-apa saja perkembangan Uwi ketika memasuki usia 15 bulan.

Perkembangan bayi usia 15 bulan

1. Makin berperilaku lucu

Jadi Uwi di usianya yang ke 15 bulan sudah menunjukkan berbagai macam gaya, berperilakunya makin lucu, makin bikin kita ngakak moms. Gemas deh pokoknya moms lihat tingkah laku Uwi.

2. Tantrum, emosional

Lalu Uwi sekarang itu tantrum moms, galak, emosinya cukup tinggi. Jadi kalau kita diam enggak mengikuti apa kemauannya, dia bisa marah banget.

3. Bahasanya mulai jelas

Uwi di umur 15 bulan bahasa-bahasanya sudah mulai jelas ya moms, kayak nai nai (nenek), ye ye (kakek), bye bye, mama, mbak, jatuh dan masih banyak lagi yang lainnya. Pokoknya banyak banget moms bahasanya yang sudah mulai jelas di usia 15 bulan ini.

4. Sudah bisa berjalan dan berlari

Uwi ini anaknya aktif banget makanya dia sering banget jatuh ketika jalan dan lari. Dia sudah bisa jalan tapi masih belum terlalu lancar tapi dia berani untuk lari saking excitednya moms, makanya dia sering jatuh jadi lebam-lebam deh bekas dia jatuhnya.

5. Uwi juga manja

By the way Uwi ini juga manja loh moms, dia bisa pura pura nangis, akting gitu. Gemas banget kan moms?

6. Uwi suka banget kumpul-kumpul (bersosialisasi)

Jadi kalau misalkan ada teman-teman baru, apalagi anak-anak kecil dia akan datangi deh tuh anak-anak kecil itu moms, sksd gitu.

7. Moodyan

Kalau pagi moodnya suka jelek, mungkin karena belum sarapan ya moms, tapi makin sore moodnya sudah semakin bagus.

8. Suka dance (aktif)

Uwi kalau dengar lagu sekarang langsung dancing-dancing. Aktif dan lincah banget. Tapi walaupun dia aktif banget moms anaknya, tapi kalau soal tidur dia sudah teratur, siang dia pasti tidur.

Nah itu dia perkembangan Uwi ketika menginjak usia 15 bulan? Bagaimana dengan si Kecil di rumah moms?