Kesehatan

Wajib Tahu, Pantangan Setelah Operasi Caesar!

Hampir 90% wanita di Indonesia akan memilih melahirkan dengan cara operasi caesar. Tapi nyatanya operasi sesar nggak segampang yang orang pikirkan. Nyatanya banyak sekali wanita, khususnys di Indonesia setelah melakukan operasi sesar mengeluh sakit bahkan komplikasi pada luka operasi sesar.

Seperti yang mami alami di kelahiran ketiga, mami rasa luka operasi lebih sakit daripada sebelumnya dan lebih berat menurut mami. Kita sebagai wanita tentunya nggak mau dong sampai luka pasca operasi sesar bertambah sakit atau mengalami komplikasi? Nah berikut 8 pantangan yang harus kita hindari pasca operasi sesar agar kita mengalami infeksi atau komplikasi.

8 pantangan pasca operasi sesar

1. Mengangkat barang berat

Setelah kita melakukan operasi sesar, berat yang boleh kita angkat adalah setara berat baby kita. Misalnya berat badan baby kita 3kg pada saat lahir ya kita cuma bisa angkat barang maksimal 3kg jangan sampai kita angkat barang lebih dari 3kg. Karena kalau tetap kita lakukan seperti itu hanya akan melukai bekas operasi sesar kita yang belum kering.

Belum lagi bisa menyebabkan nyeri karena kita memberikan tekanan ke luka operasi kita, dan amit-amit luka pasca operasi sesar kita bisa terbuka kembali. Bahkan moms dengan kita mengangkat barang berat bisa menyebabkan hernia. Hernia adalah penonjolan usus di daerah bekas luka operasi sesar. Ingat ya moms, jangan angkat barang berat pasca operasi sesar. Istirahat dulu minimal 1-2 bulan.

2. Terlalu sering naik turun tangga

Sama halnya dengan mengangkat barang berat, dengan kita naik turun tangga itu hanya akan memberikan tekanan pada luka pasca operasi sesar dan itu mami rasakan. Luka bekas operasi sesar mami yang belum kering itu mami berikan tekanan dengan sering naik turun tangga sehingga kalau tidur itu sakit banget. Selain memberikan tekanan pada luka operasi sesar kita, dapat menyebabkan nyeri, bisa terbukanya kembali luka operasi sesar, juga bisa menyebabkan hernia loh moms. Minimal istirahat dahulu selama 1-2 bulan.

3. Mengonsumsi makanan yang menimbulkan sembelit

Setiap kita habis operasi sesar kita akan mengalami susah BAB. Ini adalah hal yang wajar ya moms. Tapi biasanya dokter akan memberikan obat pelancar BAB. Di hari ke 4 – 7 kita baru mulai BAB. Selama masa pemulihan ini dilarang untuk makan makanan yang memicu sembelit seperti coklat, kopi, teh, soda, pisang, sosis dan daging sapi. Kita jangan terlalu banyak makannya, jangan terlalu sering, kurangi agar tidak menimbulkan sembelit pada usus kita. Sedangkan kita disarankan setelah operasi sesar mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti oat, gandum, nasi merah, pepaya, pir, buah-buahan dan sayur hijau.

4. Terlalu sering berbaring

Jadi banyak ibu-ibu yang selalu berpikir setelah operasi sesar harus tiduran terus di kasur, ternyata ini adalah salah ya mom. Kita harus tetap beraktivitas seperti biasa tapi jangan yang terlalu berat moms. Dengan kita banyak bergerak itu akan mempercepat penyembuhan luka pasca operasi sesar kita.

5. Terlalu sering membuka tutup luka bekas operasi sesar

Setelah kita operasi sesar biasanya luka yang sudah dijahit akan ditutup dengan foam dressing, lalu 5-7 hari kemudian kita akan cek ke dokter. Nah moms di hari 5-7 yang luka kita ditutup foam dressing biasanya akan menimbulkan gatal. Walaupun gatal, jangan pernah membuka tutup foam dressing itu karena bisa menyebabkan bakteri dan kuman masuk ke luka bekas operasi sesar yang belum kering, dan tentunya itu bisa menimbulkan infeksi.

6. Berhubungan intim

Bukan berarti nggak boleh sama sekali ya moms. Tapi kalau kita terlalu dini melakukan hubungan intim itu hanya akan membuat infeksi pada organ intim dan tentunya memperlambat penyembuhan dan pemulihan diri kita pasca operasi sesar. Jadi disarankan kalau mau berhubungan seksual tunggu sampai masa nifas sudah lewat. Apa itu masa nifas? Masa nifas adalah masa pemulihan pasca persalinan hingga seluruh organ reproduksi wanita pulih kembali.

7. Diet ketat

Setelah operasi sesar sangat dilarang melakukan diet ketat. Faktanya kita sebagai wanita setelah operasi sesar diharuskan makan yang banyak, yang bernutrisi, bergizi sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan dan pemulihan diri kita pasca operasi sesar dan tentunya juga berpengaruh ke ASI kita. Kalau kita diet ketat yang ada hanya akan memperlambat penyembuhan diri kita. Kita nggak bertenaga, nggak bersemangat. Belum lagi berpengaruh ke ASI jadi kurang juga.

8. Berenang

Kolam renang itu penuh dengan kuman dan bakteri, jadi saat kita berenang kita hanya akan membuat infeksi pada luka pasca operasi sesar kita. Tahan sampai bekas luka operasi kita benar-benar sembuh dan kering total baru boleh berenang ya moms.

Itulah 8 pantangan yang harus kita hindari pasca operasi sesar agar luka bekas operasi sesar cepat sembuh dan tidak infeksi. Yang perlu kita ketahui kalau sampai bekas luka operasi sesar kita mengalami infeksi atau komplikasi adalah :

  • Akan terus mengeluarkan nanah
  • Nggak kering-kering
  • Merasakan nyeri tubuh yang sangat hebat
  • Keputihan dengan bau yang tidak sedap

Kalau sampai kita menemukan hal seperti itu segera ke dokter terdekat untuk melakukan pengobatan agar tidak terlambat.

Kesehatan · Pregnancy

Jangan Menahan Buang Air Kecil Saat Hamil, Bisa Terkena Penyakit Berbahaya!

Sering buang air kecil itu adalah keluhan yang umum dan wajar dirasakan oleh semua bumil. Keluhan BAK akan terus bertambah seiring bertambahnya usia kehamilan.

Kok bisa bumil BAK terus?

Di trimester 1 bumil akan memproduksi hormon hcG dalam tubuhnya. Yang mana hormon tersebut membuat produksi urin meningkat dan disertai dengan pembesaran ukuran rahim sehingga frekuensi BAK lebih banyak dari sebelum kita hamil. Sedangkan di trimester kedua rahim kita makin besar, begitupun baby kita yang semakin besar makin tertekan, yang mengakibatkan semakin tertekannya saluran kemih sehingga akan membuat frekuensi BAK bertambah.

Sedangkan di trimester 3, darah akan lebih banyak mengalir ke otot panggul terutama bagian ginjal. Ginjal akan menyaring darah lebih banyak dari biasanya dan itulah yang membuat frekuensi BAK akan lebih banyak lagi dari trimester 1 dan 2. Selain itu di trimester 3 baby akan semakin besar lagi, makin menekan bagian kantong kemih, uretra dan otot pelvis kita.

Sehingga nggak aneh kalau sampai kita ketemu bumil apalagi yang di usia kehamilan trimester 3 sering BAK. Lagi ngobrol, ketawa tiba-tiba air seni keluar dengan sendirinya, dan itu mami rasakan moms. Jadi ketika mami hamil di usia trimester ketiga jalan 8 bulan frekuensi BAK makin sering dibandingkan trimester sebelumnya apalagi ini hamil kembar.

Kenapa bumil nggak boleh menahan BAK?

Namanya bumil, frekuensi BAK banyak banget apalagi sudah trimester 3. Ketika bumil sedang kepepet, di jalan kita mau BAK nggak mungkin kita langsung buang, pasti kita tahan minimal sampai menemukan tempat untuk kita bisa BAK baru kita BAK, ya kan moms? Tapi ternyata praktek menahan BAK pada bumil itu sangat salah atau tidak diperbolehkan karena dapat menyebabkan Infeksi Saluran Kemih.

Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi yang terjadi di salah satu bagian saluran berkemih kita atau uretra (saluran pelepasan air seni) dan biasanya ISK ini rentan terjadi pada wanita dibanding pria dan akan lebih rentan lagi terjadi pada bumil. Kok bisa?

  1. Karena ibu hamil memiliki sistem daya kekebalan tubuh lebih lemah
  2. Ibu hamil sering menahan BAK

Kenapa bumil kalau menahan BAK bisa menyebabkan ISK?

Jadi ketika bumil menahan BAK itu membuat bakteri tinggal lebih lama di saluran kemih kita, sehingga dapat memicu berkembang biaknya bakteri dari ISK itu.

Ciri-ciri ISK :

  1. Infeksi saluran kemih itu bisa menyebabkan nyeri panas saat kita BAK
  2. Ada darah dalam urin kita
  3. Demam
  4. BAK berbusa
  5. Warna urin keruh
  6. Merasakan nyeri di bagian perut bawah
  7. Terus merasa ingin BAK
  8. Buang air kecil tidak merasa tuntas

Jadi di tanggal 23 November 2020, di usia kehamilan mami hamil kembar 31 minggu, mami baru aja merasakan gejala ISK ini. Jadi mami sempat terjadi kontraksi kelahiran prematur tapi diiringi nyeri perut bagian bawah. Lalu memang yang biasanya mami sering BAK, saat itu frekuensi lebih sering lagi. 1 jam bisa 15x bolak balik ke toilet hanya untuk BAK. Mami pada saat BAK panas dan nyeri banget, kayak susah banget BAK tapi pengen BAK. Lalu pada saat mami sudah membersihkan organ miss V mami itu rasanya agak sakit. Dari sana berulang kali sepanjang malam mami BAK terus nggak berhenti sampai akhirnya mami dibawa ke RS, mami tes lab.

Hasil tes lab

Untuk hasil infeksi itu paling aman di bawah 5. Tapi angka mami sudah 4.7 sudah mendekati ke infeksi. Makanya mami merasakan gejala seperti itu. Dan dokter langsung memberikan mami antibiotik sebagai penanganan awal jangan sampai infeksi berlanjut sampai benar-benar ISK.

Apa sih penyebab ISK ini?

Jadi ISK ini disebabkan bakteri E Coli yang biasanya ada di saluran cerna dan bakteri E Coli ini pindah ke saluran uretra kita atau saluran kantong kemih kita biasanya karena kita kurang memperhatikan kebersihan bagian organ intim atau miss V kita.

Memang benar ISK itu bahaya?

ISK ini kalau misalnya nggak ditangani lebih lanjut dapat menginfeksi ginjal kita yang dapat membuat kontraksi, kelahiran bayi prematur, berat badan bayi rendah dan tentunya dapat membahayakan nyawa ibu dan calon baby kita. Dan kalau infeksi ini tetap dibiarkan itu juga dapat membuat kerusakan ginjal kita secara permanen. Kalau untuk ISK ini ada contoh kasus salah satunya artis Irish Bella. Irish Bella ini mengalami ISK sehingga membuat kedua baby kembarnya meninggal di dalam perut ibu. Jadi moms belajar dari pengalaman ini, kita harus hati-hati soal ISK dan jangan sampai kita cuek soal ISK, karena kita nggak mau sampai membahayakan kita pribadi dan calon baby kita.

Penanganannya bagaimana?

  1. Kita harus tahu dari awal gejala-gejala ISK ini kemudian segera datang ke dokter untuk diberikan antibiotik seperti mami. Mami konsumsi antibiotik sehari 2x.
  2. Jaga kebersihan organ intim kita
  3. Cuci tangan sesering mungkin
  4. Gunakan pakaian dalam berbahan katun
  5. Hindari minuman/makanan berkafein karena kafein itu bersifat geuretik (menarik cairan dalam tubuh) yang membuat kita terus menerus ingin BAK
  6. Lakukan double-P, jadi kalau sampai kita BAK, sudah BAK kita BAK lagi, tuntaskan BAK jangan sampai ada yang tersisa sehingga kita tidak akan membuat bakteri tertinggal di saluran kemih kita yang akan membuat mereka berkembang biak dan menginfeksi saluran kemih kita.

Nah itu dia seputar ISK dari ciri hingga penanganannya, semoga bermanfaat ya.

Baby · Kesehatan

Bayi Kuning Saat Baru Lahir? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya

Baby kuning umumnya akan terjadi pada hampir seluruh baby yang baru saja lahir atau sekitar 60% dan biasanya kondisi ini enggak parah, normal. Tapi moms ternyata ada beberapa kondisi bayi kuning yang cukup mengkhawatirkan dan harus kita perhatikan, karena dengan kadar bilirubin yang cukup tinggi ini dapat merusak otak baby secara permanen moms.

Penyebab bayi kuning apa sih?

  1. Terlahir prematur
    Penyebab pertama ini cocok banget dengan baby kembar mami. Baby kembar mami itu lahir prematur dengan usia kehamilan 34 minggu dan itu menjadi salah satu penyebab utama kenapa 2 baby mami kuning.
  2. Terlahir dari ibu yang mempunyai riwayat diabetes gestasional
    Mami sampai hari ini nggak ada diabetes, tapi setiap melahirkan kadar gula mami selalu tinggi dari anak pertama sampai keempat. Dan ini jadi penyebab kedua kenapa mami mempunyai anak yang keempatnya kuning.
  3. Tidak mendapatkan cukup ASI
    Jadi setiap mami lahiran mami selalu berusaha memberikan ASI eksklusif walaupun sedikit dan kemungkinan besar ASI yang mami berikan kurang banyak sehingga membuat kadar bilirubin sulit terbuang melalui urin atau tinja baby mami.
  4. Terdapat cedera atau memar pada saat persalinan karena persalinan lama dan sulit
    Dan ini cocok banget terhadap baby kembar mami yang nomor 4, Luckie Caesar. Jadi persalinan untuk Luckie itu benar-benar sulit, lama dan ada memar di sekujur tubuhnya Luckie. Bahkan setelah dia keluar dari NICU memarnya masih ada di bagian matanya.

Gejala dari bayi kuning yang berbahaya

  1. Kulit dan kelopak mata baby kita akan berwarna kekuningan dibandingkan saat dia baru lahir
  2. Urin baby akan lebih pekat akan kelihatan saat kita mengganti pampers baby kita
  3. Kita bisa lihat dari tinja baby kita akan berwarna sedikit pucat atau keputihan

Sebenarnya kenapa ada penyakit baby kuning? Kuning ini disebabkan kadar bilirubin dalam tubuh baby kita atau tubuh orang dewasa yang sangat tinggi. Sedangkan zat kuning ini diproduksi pada tubuh dengan memecah sel darah merah dan biasanya baby kita akan memproduksi bilirubin yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Yang jadi masalahnya moms, fungsi organ hati pada baby kita yang tugasnya membuang zat atau kadar bilirubin ini belum bisa berkembang dengan maksimal. Sehingga ini membuat zat kuning dalam tubuh baby kita tertumpuk dan membuat baby kita bisa berwarna kuning. Sebenarnya baby kuning ini bisa hilang dengan berjalannya waktu seiring dengan berkembangnya fungsi hati baby kita.

Apa yang harus dilakukan kalau baby kuning?

  1. Beri lebih banyak ASI
    Dengan kita memberikan ASI eksklusif secara rutin dan lebih banyak ke baby kita dapat mengatasi kuning pada baby kita. Zat yang terkandung pada ASI dapat meningkatkan sistem imun pada baby agar dapat menjaga otak baby kita dari serangan bilirubin yang cukup tinggi. Sehingga dampak dari kadar bilirubin tinggi yang dapat merusak otak baby kita secara permanen itu hilang. Selain dapat mencegah dan mengatasi kuning pada baby kita, memberikan ASI juga dapat memberikan ketenangan pada baby kita dan tentunya dapat menghindarkan baby kita dari dehidrasi.
  2. Jemur baby
    Menjemur baby yang baru lahir itu banyak manfaatnya. Salah satunta dapat mengatasi dan menyembuhkan kuning pada baby kita. Papapran sinar matahari memiliki vitamin D yang dapat menyembuhkan kuning pada baby kita. Jemur baby pada jam 9.00-10.30 dan jangan sampai mata baby kita terkena langsung sinar matahari, gunakan penutup mata.
  3. Fototherapi
    Ini sudah mami lakukan pada Luckie Caesar. Fototherapi ini adalah metode perawatan paparan cahaya yang digunakan untuk menghancurkan bilirubin pada tubuh baby kita. Lalu bilirubin itu akan dibuang melalui urin atau tinja baby kita dan itu terbukti efektif banget. Luckie menggunakan fototherapi sekitar 2 hari aja sekarang sudah enggak kuning sama sekali beda sama London yang tidak menggunakan metode fototherapi. Fototherapi ini memiliki efek samping yaitu ruam dan diare tapi untungnya Luckie enggak mengalami efek samping tersebut.
  4. Konsultasi dengan dokter anak
    Kalau sampai kuning baby kita enggak kunjung hilang dalam waktu 2 minggu atau lebih, segera konsultasi dengan dokter anak. Sama halnya dengan mami, anak mami London mengalami kuning lebih lama, makin lama makin kuning. Lalu mami konsultasi ke dokter dan apakah perlu fototherapi. Dokter lihat di telapak kaki London masih berwarna merah, dan itu nggak perlu moms. Metode fototherapi, transfusi darah atau metode perawatan yang lebih lanjut akan dilakukan kalau sampai telapak baby kita juga kuning maka butuh perawatan lebih lanjut. Kalau masih merah tidak masalah kata dokter. Dokter bilang kurang lebih sampai usia London 6 bulan maka akan putih lagi seperti baru lahir.

Semoga informasi dan pengalaman yang mami sharing ini bermanfaat ya moms. See you di sesi #CurcolYukMoms selanjutnya.

Baby · Kesehatan

Cara Membersihkan Mulut Bayi Baru Lahir

Hai moms ketemu lagi dengan mami di sesi #CurcolYukMoms. Moms sering enggak sih kita dengar pendapat tentang nggak perlu membersihkan mulut baby karena belum tumbuh gigi? Nah moms memang faktanya bayi baru lahir belum memiliki gigi,sehingga kebersihan mulut pada bayi yang baru lahir jarang diperhatikan. Padahal sebenarnya kebersihan mulut pada baby baru lahir itu harus diperhatikan karena sisa ASI atau air susu yang dikonsumsi baby akan menempel di lidah dan sekitar gusi baby. Kalau tidak dibersihkan dalam waktu yang cukup lama, maka akan terjadi penumpukan bakteri dan kuman di bagian mulut dan gusi baby kita.

Belum lagi baby kita gampang banget terserang oleh kuman penyakit yang dimana menyerang ke usus pencernaan. Padahal pencernaan baby kita masih rentan dan sensitif sekali moms. Selain itu juga bisa menyebabkan penyakit gusi dan yang paling parahnya adalah infeksi jamur Candida. Infeksi ini terjadi ada bercak putih di bagian lidah dan mulut baby kita. Lalu ada sariawan di bagian dalam pipi baby kita. Dan biasanya infeksi jamur ini memang tidak berbahaya. Ketika kita ke dokter kita akan diberikan obat anti jamur yang akan diteteskan ke lidah baby kita.

That’s why membersihkan mulut dan gusi pada bayi baru lahir itu penting. Selain menjadi bersih ternyata manfaatnya banyak moms, yaitu akan membuat indera perasa baby kita lebih baik, mengurangi sisa-sisa ASI atau air susu yang menempel di sekitar lidah dan gusi baby, menurunkan resiko penumpukan bakteri atau kuman di mulut dan mengurangi bau tidak sedap di mulut si Kecil.

Lalu bagaimana cara membersihkan mulut dan gusi pada bayi?

  1. Cuci tangan
    Baby yang baru lahir, bagian mulutnya enggak terlalu besar otomatis kita akan menggunakan tangan kita untuk masuk ke dalam mulut baby untuk membersihkan bagian lidah dan gusi. Sebelum kita melakukan hal itu jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun antiseptic dan air mengalir, agar jangan sampai tangan kita yang penuh dengan kuman kita masukkan ke mulut baby. Nanti yang ada kuman masuk ke dalam tubuh baby kita. Padahal baby yang baru lahir itu rentan dan sensitif.
  2. Kain kasa steril
    Setelah kita mencuci tangan kita, selanjutnya kita balut kain kasa di jari telunjuk kita. Lalu masukkan telunjuk ke air hangat.
  3. Membersihkan
    Kita masukkan jari yang sudah terlilit kain kasa ke dalam mulut baby kita. Kalau baru awal biasa baby akan nolak. Kita lakukan gerakan memutar dan sesekali kita menyeka bagian pipi dalam dan gusi baby kita dengan perlahan. Kita lakukan gerakan membersihkan ini minimal 1x sehari apalagi setelah menyusui.

Nah itu adalah cara membersihkan lidah dan gusi baby kita. Ingat ya moms kebersihan mulut dan gusi lidah bayi baru lahir itu penting sekali. Kalau enggak itu bisa menyebabkan beberapa masalah mulut pada baby kita. Lebih baik mencegah daripada mengobati kan?

Untuk lebih jelas bagaimana cara membersihkan mulut baby, tonton videonya di bawah ini ya.

Baby · Kesehatan

Tanda-tanda Bahaya Bayi Baru Lahir, Harus Hati-hati Nih Moms!

Siapa sih orangtua di dunia ini yang nggak bakal happy kalau baru saja mendapatkan buah hati tercinta? Semua pasti happy ya, bahkan mami sendiri walaupun sudah punya 2 anak, tapi ketika melahirkan anak kembar (anak ketiga dan keempat) rasanya itu mami happy banget.

Berbicara tentang bayi baru lahir, ternyata ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan pada newborn baby jika memiliki beberapa gejala atau tanda-tanda bahaya berikut. Jangan sampai kita sebagai orangtua kita enggak aware terhadap gejala atau tanda bahaya tersebut yang bisa mengakibatkan kematian terhadap baby kita. Apa saja tanda bahaya tersebut?

6 tanda bahaya terhadap bayi yang baru lahir yang harus kita perhatikan

1. Bibir berwarna biru – sianosis

Sianosis adalah kondisi ketika jari tangan, kuku dan bibir tampak berwarna kebiruan karena kurangnya oksigen dalam darah. Baby mami, Luckie Caesar adalah baby prematur. Ketika baru lahir sampai dibawa ke rumah dia sesak nafas. Beberapa minggu bibir dia berwarna biru apalagi pada saat dia minum ASI. Bahkan bagian bawah matanya juga berwarna biru. Untuk baby prematur itu hal yang masih termasuk wajar. Tapi kalau sampai birunya itu 1 muka dan bahkan berwarna terong ungu harus dibawa ke RS terdekat. Untuk kasus bayi lahir normal kalau tiba-tiba bibir baby berwarna biru atau bawah matanya berwarna biru langsung bawa ke RS terdekat agar langsung diperiksa.

2. Bayi terlihat sesak nafas

Nah ini mami pengalaman banget moms. Baby yang terlihat sesak nafas biasanya ditandai dengan frekuensi nafas yang sangat cepat. Sama seperti Luckie Caesar. Jadi sesak nafas ini adalah retraksi ketika otot-otot di dada dan leher anak tampak naik turun lebih hebat dari biasanya pada saat bayi bernafas. Dada dapat terlihat cekung dan diiringi dengan suara rintihan baby. Untuk kasus Luckie, dia sesak nafas karena memang usia prematur yang cukup rendah, lalu pada saat dia lahir memang organ paru-parunya belum berkembang dengan sempurna. Bahkan sudah keluar dari NICU, kinerja paru-parunya masih lebih rendah dari standar normal jadi dia masih sesak nafas apalagi saat minum ASI. Tapi kalau untuk baby normal kalau sampai terlihat sesak nafas padahal tadinya nggak, segera bawa ke RS terdekat agar cepat terdeteksi apa yang dialami oleh baby kita.

3. Demam di atas 38 ℃

Untuk baby yang baru lahir kalau sampai suhu tubuhnya sampai 38 ℃ bisa jadi itu disebabkan oleh virus influenza. Jadi kalau sampai ada kejadian seperti itu jangan ditunda segera bawa ke RS terdekat agar bisa ditangani dokter.

4. Kulit baby berwarna kuning

Enggak semua kulit baby yang berwarna kuning itu berbahaya. Ada beberapa kasus baby yang kulitnya kuning itu akan hilang dengan sendirinya tapi ada juga beberapa kasus yang cukup parah. Jadi moms, baby yang kondisi kuningnya parah biasanya kulit dia akan berwarna kuning lalu bahkan sampai telapak kaki berwarna kuning, padahal biasanya merah. Kalau sampai sudah berwarna kuning seperti itu berarti kondisinya sudah cukup parah. Nah kuning ini ternyata disebabkan oleh kadar bilirubin yang tinggi. Kadar bilirubin yang tinggi bisa menyebabkan kejang bahkan kerusakan otak secara permanen lho.

5. Baby tidak mau menyusu

Baby yang tidak mau menyusu biasanya akan dehidrasi dan lemah. Kita bisa tahu baby kita dehidrasi atau nggak dari frekuensi buang air kecilnya. Baby yang baru lahir usia 1 hari minimal harus buang air kecil 1x. Baby baru lahir usia 2 hari minimal harus BAK 2x sehari. Usia 3 hari harus BAK 3x sehari minimal. Usia 4 hari minimal BAK 4x sehari. Usia 5 hari minimal harus BAK 5x sehari, dan usia 6 hari minimal harus BAK 6x sehari. Usia selanjutnya minimal harus 6x sehari BAK. Kalau sampai kurang dari itu berarti baby kita mengalami dehidrasi. Baby yang mengalami dehidrasi biasanya lemas, matanya cekung dan mulutnya kering. Kalau sampai kita menemukan kondisi seperti ini pada baby kita yang baru lahir segera bawa ke RS terdekat untuk ditangani.

6. Muntah berwarna hijau atau hitam

Kalau kita sampai menemukan baby baru lahir dan muntah berwarna hijau biasanya ada sumbatan pada saluran cerna. Kalau sampai baby kita muntah berwarna hitam biasanya ada pendarahan dalam saluran cerna. Seandainyai baby kita jatuh dan enggak muntah itu enggak papa tapi kalau muntah langsung bawa ke rumah sakit. Karena kalau sampai anak kita jatuh kena kepala dan dia muntah, berarti ada pendarahan dalam kepala dia.

Nah moms that’s all 6 tanda bahaya baby baru lahir yang harus kita aware dari dini jangan sampai tanda bahaya ini kita kesampingkan sehingga bisa menyebabkan sesuatu hal yang tidak kita inginkan.

Food · Kesehatan

4 Makanan Wajib Dimakan Pasca Operasi Caesar agar Luka Cepat Sembuh!

Setelah operasi sesar biasanya kita akan lama untuk pulih ya moms lukanya. Tapi berbeda dengan mommy, baru 11 hari setelah operasi sesar, mommy sudah pulih seutuhnya. Nah maka dari itu, hari ini mommy akan share 4 resep makanan yang wajib banget dimakan setelah operasi sesar sehingga pemulihan diri dan penyembuhan luka sesar lebih cepat. Seperti mommy ini baru 11 hari setelah sesar sudah pulih seutuhnya.

1. Sup Ayam Bak Kut Teh

Bahan :

  • 150 gr ayam kampung
  • 15 gr obat bak kut teh
  • 5 buah angco (kurma china)
  • 15 gr goji berry
  • 1 sdt garam
  • 2 iris kecil jahe
  • air secukupnya

Untuk membuat supnya mommy hari ini menggunakan pot dari @littlegiant_id ya moms.

Cara Memasak :

  1. Masukkan ayam kampung, goji berry, obat bak kut teh, angco, jahe, garam, air ke dalam pot lalu kita tutup dan tekan tombol on
  2. Tunggu sekitar 1-2 jam, sup ayam bak kut teh siap dihidangkan

2. Sup Ikan Gabus

Bahan :

  • 4 potong ikan gabus
  • 10 gr goji berry
  • 1 sdt garam
  • 2 iris tipis jahe
  • Air secukupnya

Cara Memasak :

  1. Masukkan ikan gabus, goji berry, jahe, garam dan air ke dalam pot lalu kita tutup dan nyalakan
  2. Tunggu 2 jam, sup ikan gabus siap dinikmati

3. Sup Ayam Patin

Bahan :

  • 200 gr ayam
  • 5 buah angco
  • Goji berry secukupnya
  • 1 bungkus obat patin (bisa beli di shopee atau toko obat)
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya

Cara Memasak :

  1. Masukkan ayam, obat patin, goji berry, angco, garam dan air ke dalam pot, tutup dan nyalakan
  2. Tunggu selama 2 jam, sup ayam patin siap dihidangkan

Sup ayam patin ini beda dengan sup ayam bak kut teh ya moms. Kalau sup ayam patin rasa obatnya lebih berasa.

4. Sup Angco / Kurma China

Bahan :

  • 80 gr angco
  • 30 gr goji berry
  • 30 gr tong sem
  • Air secukupnya

Cara Memasak :

  1. Masukkan angco, goji berry, tong sem dan air. Tutup dan nyalakan
  2. Tunggu selama 1 jam. Sup angco siap dinikmati

Ini adalah minuman tiap hari mommy.

Nah itu dia adalah beberapa makanan dan minuman yang membantu mempercepat penyembuhan luka pasca operasi sesar mommy, semoga bermanfaat ya.

Kesehatan · Pregnancy

Atasi Sakit Pinggang pada Kehamilan Muda atau Tua, Dijamin Berhasil

Hai moms, ketemu lagi di sesi #CurcolYukMom. Jadi pada kesempatan hari ini mommy akan curcol mengenai sakit pinggang pada kehamilan. Sakit pinggang ini adalah keluhan yang sering kita temui pada bumil. Dan faktanya sakit pinggang yang dialami bumil biasanya terjadi di trimester 1-3.

Jadi mommy sendiri belum lama ini hamil kembar mommy mengalami sakit pinggang start di trimester 1 sekitar usia kehamilan 2 bulan. Pada saat mommy usia kehamilan 2 bulan, sakit pinggang moms. Sempat mikir ini enggak salah nih sudah sakit pinggang sekarang baru usia kehamilan 2 bulan.

Tapi ternyata moms sakit pinggang yang mommy rasakan di trimester pertama hanya terjadi sekitar 2-3 hari dan membaik dengan sendirinya tanpa mommy sadari dan sekarang kalau ditanya lagi sakit pinggang lagi enggak? Iya. Jadi mommy saat sudah menuju di awal trimester 3 usia kehamilan mommy sudah merasa sakit pinggang banget. Setiap hari sakit pinggang. Dan memang faktanya sakit pinggang ini akan makin memburuk kalau sampai ada sakit di bagian punggung bawah.

Nah biasanya nih moms sakit pinggang yang diiringi dengan sakit punggung bawah ini akan dialami oleh bumil start di usia kehamilan akhir trimester 2 dan di awal trimester 3. Dan sakit pinggang ini di akhir akan makin meningkat seiring membesarnya rahim.

Enggak mau dong kita sakit pinggang terus, pastinya kita mau sehat-sehat aja selama kehamilan. Nah mommy akan memberikan tips mengatasi sakit pinggang. Tapis sebelum kita ke tips mengatasi sakit pinggang pada bumil, kita kenalan dulu dengan penyebab sakit pinggang pada bumil yuk.

Penyebab Sakit Pinggang pada Bumil

1. Pembesaran Daerah Perut

Jadi moms sakit pinggang yang bumil rasakan itu biasanya terjadi karena pembesaran perut. Sehingga bagian pinggang dan punggung bawah kita menopang berat yang lebih dari biasanya. Kayak mommy sendiri, menuju ke usia kehamilan 7 bulan awal trimester 3 perut mommy membesar, maka pinggang dan punggung belakang jadi nopang berat badan kita that’s why mommy merasakan sakit pinggang dan punggung bawah yang cukup luar biasa.

2. Hormon

Hormon relaxin saat hamil akan meningkat sehingga menyebabkan sendi-sendi di bagian pinggang membesar. Nah sendi di bagian pinggang membesar membuat pinggang kita menjadi lembek dan tidak kokoh untuk menahan berat badan tubuh kita.

3. Tekanan Rahim

Tekanan rahim selama kita hamil itu bisa menjadi salah satu penyebab utama kita bisa merasakan sakit pinggang yang luar biasa saat kehamilan. Kenapa? Karena tekanan rahim itu menekan akar syaraf sehingga membuat otot menjadi tegang dan menimbulkan rasa nyeri bagian pinggang.

Itu lah penyebab kenapa ibu hamil bisa merasakan sakit pinggang yang luar biasa selama kehamilan, tentunya kita bumil pasti pengen mengatasi sakit pinggang kita minimal jangan meningkat rasa sakitnya sampai kita persalinan. Nah berikut adalah cara untuk mengatasi sakit pinggang pada ibu hamil selama kehamilan yang sudah mommy buktikan.

Tips Mengatasi Sakit Pinggang pada Bumil

1. Olahraga

Walaupun kita sedang hamil, bukan menjadikan alasan dan kesempatan untuk kita malas-malasan dan tidak melakukan aktivitas apapun. Olahraga itu penting karena olahraga dapat melenturkan badan kita dan memperkuat otot badan. Carilah olahraga yang bisa memperkuat bagian perut bawah, kaki, tangan, pinggang dan punggung. Lalu carilah olahraga yang ringan ya moms seperti jalan kaki, yoga, berenang itu dapat memperkuat otot pinggang, punggung, perut bawah, kaki dan tangan kita.

Olahraga ringan itu dapat meminimalisir bagian sakit pinggang kita dan mommy sudah merasakan sendiri. Mommy awalnya malas olahraga, takut kontraksi. Tapi nyatanya setelah mommy olahraga ringan seperti yoga di rumah, jalan kaki di sekitar rumah sakit pinggang mommy sudah mulai berkurang yang tadinya parah banget.

2. Hindari Penggunaan High Heels

Namanya wanita kita maunya pakai high heels biar kita kelihatan seksi, jenjang kakinya walaupun hamil tetap mau cantik dong tetap pakai high heels. Tapi nyatanya penggunaan high heels pada saat hamil itu tidak memberikan efek yang baik pada kehamilan kita. Karena ketika kita hamil apalagi sudah mulai akhir trimester 3 dan awal trimester 3 yang sudah mulai muncul sakit pinggang dan punggung bawah, penggunaan high heels cuma bisa memberikan ketegangan, yang dimana berat badan kita bertumpu di kaki kita yang menjalar ke bagian pinggang dan punggung sehingga itu hanya akan membuat bagian sakit pinggang dan punggung bawah kita memburuk. Gunakan sepatu datar jangan gunakan high heels ya moms.

3. Hindari Duduk dan Berdiri yang Terlalu Lama

Jadi mommy merasakan sendiri nih, mommy kan boleh dibilang jarang banget bed rest moms. Mommy dari pagi sampai jam 9 malam pasti duduk atau enggak berdiri, bikin konten, non stop dari usia hamil muda dan yang mommy rasakan terlalu lama duduk dan berdiri hanya membuat sakit pinggang dan punggung bawah mommy makin memburuk, makin sakit. Ketika sudah menuju trimester 3 mommy sudah lebih banyakin duduk sebentar, tiduran miring di sofa. Kalau sudah berdiri agak lama, tiduran lagi.

Jadi minimal itu pinggang kita ada topangan sehingga enggak membuat bagian pinggang dan punggung bawah kita makin sakit. Yang mommy rasakan setelah mommy mencoba mengurangi duduk dan berdiri lama, banyakin tiduran tapi bukan berarti enggak melakukan aktivitas ya moms, cuma dikurangi aja aktivitasnya, sakit pinggang dan punggung bawah mommy sudah sangat teratasi moms.

4. Pijit Kehamilan

Kalau mommy flashback di kehamilan pertama dan kedua mommy, mommy hamil baik-baik aja dan fun fun aja. Enggak pernah merasakan sakit pinggang yang luar biasa. Walaupun memang beda ya moms waktu itu kehamilan baby tunggal sedangkan kehamilan ketiga ini adalah kehamilan baby kembar, cuma pada saat kehamilan pertama dan kedua mommy sering pijit kehamilan, seminggu 2x dan sekarang di hamil ketiga jarang pijit karena pandemi Covid-19 enggak berani manggil tukang pijit dan enggak berani pergi pijit, enggak pernah pijit sama sekali sehingga membuat sakit pinggang mommy itu makin berasa banget.

Jadi moms pijit kehamilan itu penting banget apalagi pijit yang bagian pinggang dan punggung bawah. Dengan kita melakukan pijit kehamilan itu bisa melemaskan otot dan relax. Akhir-akhir ini suami sudah mulai pijitin pinggang dan punggung bawah mommy, mommy sudah enggak merasakan sakit pinggang yang luar biasa. Masih sakit pinggang cuma still oke moms.

5. Kompres Pakai Air Dingin

Selama kehamilan ketiga ini mommy mengalami sakit pinggang yang cukup luar biasa. Sambil mommy tiduran di sofa mommy biasa kompres pakai es batu moms. Dan abis kompres enakan, seharian sudah enggak sakit. Bahkan biasa di malam hari mau tidur sakit pinggangnya berasa banget, habis kompres itu enggak berasa moms dan tidurnya enak. Dengan kita mengompres bagian pinggang kita, itu akan melemaskan otot ssehingga otot enggak tegang, sehingga tidak menyebabkan nyeri pada bagian pinggang dan punggung bawah kita.

6. Jangan Tidur Telentang

Ini harus banget dihindari ya moms. Dari kita kehamilan trimester pertama jangan pernah tidur telentang. Kalau bisa kita sebagai bumil biasakan untuk tidur miring ke kanan atau kiri. Jangan lupa bagian salah satu kaki ditekuk kemudian bagian pinggang dan punggung bawah kita berikan bantal. Jadi minimal pinggang dan punggung bawah kita bisa beristirahat sejenak dengan sandaran bantal tadi sehingga otot bagian pinggang dan punggung bawah relax. Dan otomatis sakit pinggang dan punggung bawah yang kita rasakan akan berkurang seiring berjalannya waktu.

7. Jaga Berat Badan Ideal

Bukan berarti kalau bumil itu adalah kesempatan makan sebanyak mungkin, mau berat badannya tambah kayak gimanapun enggak papa. No, walaupun kita hamil tetap jaga berat badan ideal kita jangan sampai over. Dengan berat badan ideal itu akan mengurangi juga sekaligus sakit pinggang dan punggung bawah kita. Karena pinggang dan punggung bawah kita enggak perlu menopang berat badan yang over. Karena makin berat badan kita otomatis sakit pinggang dan punggung bawah yang kita rasakan akan makin meningkat, sehingga jaga berat badan ideal selama hamil itu penting.

Inilah semua 7 cara untuk mengatasi sakit pinggang pada ibu hamil pada trimester 1-3. Mau hamil muda hingga tua, sakit pinggang bisa teratasi kok moms dan bisa kita kendalikan minimal bisa berkurang jangan makin meningkat. That’s all untuk tips mengatasi sakit pinggang pada bumil, see you di next #CurcolYukMom.

Kesehatan · Review Produk

Waspada! Bahaya Minum Air Dispenser dan Air Kran. Ini Solusinya!

Air adalah kebutuhan utama seluruh makhluk hidup di dunia yang harus dipenuhi. Rata-rata setiap manusia membutuhkan 8 gelas atau setara denga 2 liter air yang harus dipenuhi untuk menunjang sistem organ dalam tubuh kita. Air itu memang penting, tapi kita enggak boleh sembarangan memilih air yang kita konsumsi.

Menurut ketua departemen kesehatan publik WHO Maria Neira mengatakan bahwa air yang terkontaminasi itu sebagai penyebab kematian 500rb jiwa penduduk tiap tahunnya. Kenapa sih kita enggak boleh sembarangan memilih air untuk kita konsumsi apalagi untuk ibu hamil, anak-anak, balita, orangtua bahkan untuk orang-orang yang memiliki daya imun yang rentan? Mommy jelaskan alasannya ya moms.

Kita mulai dari air galon kemasan dulu ya moms. Namanya air galon kemasan memang sumber mata airnya terpercaya yaitu dari pegunungan dan lain sebagainya ya moms.

Tapi sayangnya menurut penelitian ternyata air galon kemasan plastik itu sudah terpapar dengan microplastics. Yang tentunya kalau kita konsumsi terus menerus akan membahayakan kesehatan belum lagi untuk proses UV dan microfilternya yang belum maksimal sehingga seperti bukti nyata yang kita lihat sekarang ini moms, air galon kemasan masih memiliki endapan zat besi, mangan yang tertinggal, belum lagi zat logam lainnya yang berbahaya untuk kesehatan. Apa yang kita lihat selama ini bersih ternyata enggak moms.

Bagaimana dengan air kran yang direbus? Bukannya air yang kita rebus itu bakterinya pada mati ya?

Jadi moms memang air yang kita rebus ada beberapa bakteri yang terbunuh karena suhu panas air mendidih tersebut. Tapi yang harus kita ingat, ada beberapa bakteri yang tetap bertahan hidup meskipun air itu direbus sampai mendidih, belum lagi klorin dan zat logam lain itu enggak bakal hilang.

Lalu bagaimana dengan air minum isi ulang? Jadi kalau air minum isi ulang kita pasti langsung kebayang depot air minum isi ulang ya moms yang biasa di jalanan itu.

Biasanya air minum isi ulang itu diproses dengan UV filter ini mikroba enggak bisa bertahan hidup lagi nih moms. Bahkan UV filter ini dapat membunuh kontaminan berbahaya seperti bakteri e-colli. Cuma yang jadi masalahnya air minum isi ulang itu kan biasanya di jalanan ya moms yang dipertanyakan adalah apakah alat pembersihnya itu sering dibersihkan? Alat penyaring filternya sering dibersihkan?

Jadi contoh ya moms, kita ke tempat air minum isi ulang nih namanya tempat depot air minum isi ulang kan melayani banyak customer, misal customer pertama ingin mengisi air lalu dia menggunakan pembersihnya nih, dibersihin galon dia terus diisi ulang. Lalu pas giliran kita, galon kita, kita kasih ke pegawainya, lalu si pegawai bersihin galon kita. Nah alat pembersihnya ini disterilkan dulu enggak? Kalau sampai enggak disterilkan nanti alat pembersih yang habis dia pakai untuk bersihin galon pertama ada bakterinya, yang ada bakterinya nempel di galon kita moms.

Belum lagi yang namanya alat penyaring atau filter juga harus sering-sering dibersihkan apalagi kalau sering digunakan kalau enggak ya sama aja bohong. Sudah gitu yang namanya depot air minum isi ulang itu biasanya di pinggir jalan yang macet, penuh dengan polusi udara dan debu yang bisa masuk ke dalam galonnya saat galon sedang diisi ulang. Dan masalah utamanya lagi, sumber air yang digunakan depot air minum isi ulang ini terpercaya enggak nih moms? Udah melalui uji lab belum?

Terus mana yang lebih baik untuk kita konsumsi?

Jadi untuk mengetahui mana yang baik untuk kita konsumsi mommy sudah melakukan eksperimen. Sekarang mommy sudah menyiapkan 1 gelas air kran yang sudah direbus lalu ada 1 gelas air galon kemasan di rumah yang selama ini mommy pakai. Mommy akan uji dengan menggunakan alat uji elektrolisa air. Jadi kegunaan alat uji elektrolisa air ini adalah untuk mengumpulkan zat padat terlarut yang kasat mata.

Kita akan masukkan kurang lebih 2 menit alat ini ke dalam gelas berisi air tadi. Di dalam gelas yang berisi air kran rebus ini alat elektrolisa bekerja lebih cepat, kenapa? Karena zat padat yang terlarut dalam air tersebut banyak banget dan kotor banget makanya bekerjanya lebih cepat dibandingkan gelas berisi air galon kemasan. Dalam waktu 30 detik di gelas air kran sudah menguning warnanya. Dalam waktu 1 menit 30 detik di bagian air kran itu sudah mendidih banget dan warnanya berubah hitam. Sedangkan untuk gelas berisi air galon mulai menguning di waktu 2 menitan. Di waktu 4 menit baru mulai terlihat berwarna hitam.

Jadi kenapa untuk air galon kasusnya lebih daripada air kran karena jumlah zat padat terlarutnya itu lebih besar di air kran. Sekarang yang kita lihat, air kran berubah menjadi hitam dan endapannya banyak banget sedangkan air galon berubah menjadi warna keruh kuning lalu di atasnya ada endapan kuning dan hitam sedikit.

Apa sih yang dimaksud dengan endapan ini?

Jadi air yang selama ini kita minum walaupun air kran yang sudah direbus dan dipercaya bakteri akan mati, ternyata masih ada beberapa bakteri yang bertahan hidup di suhu air mendidih dan ada beberapa zat padat yang enggak akan hilang walaupun direbus. Sedangkan air galon yang selama ini kita lihat bersih, harusnya juga sehat karena dari mata air pegunungan nyatanya masih memiliki kandungan zat besi dan mangan. Zat besi dan mangan ini kalau terus menerus diminum setiap harinya hanya akan membuat kerja di ginjal kita berat. Lama-lama yang ada gagal ginjal apalagi yang memiliki daya tubuh rendah atau yang memiliki masalah ginjal.

Berapa jumlah zat padat yang terlarut di air kran yang sudah direbus sama air galon kemasan?

Sekarang kita akan uji untuk tahu total jumlah zat padat berapa sih yang terkandung di air yang selama ini kita minum? Jadi mommy ini punya alat bernama TDS. TDS meter ini digunakan sebagai alat cek kemurnian air dan kadar mineral yang ideal untuk semua aplikasi pemurnian air.

Kita mulai dari air kran rebus dulu ya moms, setelah mommy cek jumlah zat padatnya adalah 358 ppm sedangkan air galon kemasan adalah 80 ppm.

Bagaimana cara tahu jumlah zat padat yang diperbolehkan untuk kita konsumsi setiap harinya?

  1. Jumlah zat padat >140 ppm = air minum biasa
  2. Jumlah zat padat >500 ppm berbahaya bagi kesehatan
  3. Jumlah zat padatnya itu 26-100 ppm itu adalah air minum yang mengandung mineral anorganik.
  4. Jumlah zat padatnya 1-25 ppm itu adalah air minum organik yang hanya sedikit mengandung unsur anorganik dan 0 ppm itu adalah air minum murni.

Semakin rendah ppm semakin bagus untuk diminum, semakin mudah diserap tubuh kita, semakin mudah juga untuk mengikat oksigen dalam tubuh. Air minum yang kita konsumsi dengan jumlah ppm makin sedikit akan semakin baik untuk tubuh kita, baik untuk lansia apalagi penderita ginjal karena itu enggak akan membuat ginjal kita bekerja berat moms.

Walaupun sebenarnya ini kelihatan sepele dan sering banget dibiarkan, tapi sebenarnya kalau sampai kita abaikan itu yang namanya bakteri e colli dan bakteri salmonella bisa masuk ke air yang kita konsumsi setiap hari dan bisa menyebabkan masalah serius untuk kesehatan kita kelak. Nah kalau begini gimana ya? Air galon enggak bagus, air kran yang direbus juga enggak bagus, air minum isi ulang juga kurang bagus, solusinya gimana?

Gunakan UV filter di rumah. Jadi mommy sendiri setelah melihat eksperimen yang mommy lakukan terhadap air galon kemasan, air galon plastik, air kran yang direbus, air galon yang juga sudah direbus, akhirnya mommy memberanikan diri untuk menggunakan UV filter Pureve di rumah.

Jadi ini adalah air filtrasi yaitu air yang sudah melewati 5x filter dan UV kita lihat hasilnya. Nah pertama kita coba dengan alat uji TDS untuk tahu ini ppm nya berapa. Dan ternyata ppm nya adalah 7ppm, jadi seperti yang mommy sudah bilang tadi 1-25 ppm itu adalah air organik yang masih memiliki sedikit unsur anorganik dan 0 ppm adalah air murni, semakin rendah ppm dia akan semakin mendekati ke arah air murni dan semakin bagus untuk kesehatan kita.

Selanjutnya kita akan uji dengan alat uji elektrolisa air untuk mengumpulkan zat padat yang terlarut yang kasat mata di air filtrasi di Pureve ini. Mommy akan coba selama 5 menit dan hasilnya di 1 menit 30 detik mulai ada perubahan warna ya moms yang akan kita lihat ada atau tidaknya endapan di air filtrasi Pureve ini. Setelah 5 menit berubah menjadi kuning. Pertanyaannya kok jadi kuning? Emang bagus diminum?

Jadi alat uji elektrolisa ini mengandung besi dan alumunium kalau sampai terkena air yang mengandung oksigen itu otomatis akan terjadi oksidasi dan itu terjadi di semua air mineral, air minum yang kita konsumsi walaupun air murni sekalipun. Kalau kena alat uji elektrolisa pasti ada proses oksidasi atau proses karat. Tapi yang pertama kali sekarang kita lihat adalah di air ini bersih enggak ada endapan sama sekali.

Lalu alat uji eletrolisa ini kerjanya lambat banget, kenapa? Semakin rendah jumlah ppm atau zat padat yang terkandung dalam air, maka alat ini akan semakin lambat bekerjanya.

Kok bisa sih air minum dari UV filter Pureve itu beda hasilnya dengan air galon kemasan dan air kran yang direbus? Enggak ada endapan sama sekali. Jadi moms Pureve UV filter itu memiliki 5 filter di dalam dispensernya moms.

1. PP Spun

Filter yang pertama ini memiliki ukuran 5 mikron yang berfungsi untuk menyaring kontaminan mikro dalam air.

2. GAC

Jadi filter ini berfungsi untuk menyerap bau, warna pestisida, zat organik dan zat klorin dalam air

3. CTO (Clorin, Taste, Odor)

Jadi filter ini berfungsi untuk menyerap bau, warna pestisida, zat organik dan zat klorin dalam air yang masih tertinggal di tahap filter sebelumnya yaitu filter GAC. Jadi double proteksi dan double cek lagi benar-benar dicek apakah benar warna pestisida, bau, zat klorin dan zat lain itu benar-benar sudah bersih di filter ini loh moms.

4. Membran RO

Jadi filter ini adalah jantung dari filtrasi yang dimana dia itu memisahkan material berdasarkan bentuk dan ukuran molekulnya dengan pori-pori membran sebesar 0,001 mikro. Yang dimana filter RO ini memeras air baku menjadi air murni dan membuang virus, bakteri dan logam berat di air tersebut sehingga air filter dari Pureve aman untuk dikonsumsi.

5. Post Carbon

Jadi kegunaan filter ini adalah meningkatkan citarasa alami air setelah melewati begitu banyak filtrasi

6. UV Water Sterilizer

Ternyata UV ini gunanya untuk menginaktifkan 99.9% virus, bakteri, mikro organisme atau apapaun yang ada di dalam air sebelum kita konsumsi.

Jadi dari pribadi mommy setelah mommy mengenal UV Filter dari Pureve ini untuk mommy konsumsi setiap harinya mommy happy banget karena mommy sudah dikenalkan produk sebagus ini, kenapa enggak kenal dari awal agar bisa minum air yang benar bersih dan sehat. Karena kalau kita terus menerus mengonsumsi air yang memilki zat yang membahayakan untuk tubuh kita, akan menyebabkan ginjal kita berat bekerja, belum nanti akan menimbulkan masalah kesehatana nantinya.

Dan mommy sendiri terbantu banget sama marketing Pureve karena sebelum pemasangan UV filter dispenser Pureve ini mereka ngecek dulu sumber mata air di rumah mommy sudah aman belum, kalau belum kita biasa akan dikasih solusi untuk menggunakan filter dan lain sebagainya. Apapun yang kalian pilih, pilihlah air yang akan dimunim dengan kualitas yang bagus dan menyehatkan tubuh kita dan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan kemudian hari.

Nah buat moms yang penasaran seperti apa eksperimen yang mommy lakukan, klik video di bawah ini ya.

Kesehatan · Review Produk

Review Bonnels Essential Oil : Merk Lokal Terjangkau, Aman dan Alami

Ngomong-ngomong soal essential oil, essential oil itu sudah mulai naik daun semenjak 3 tahun yang lalu ya moms. Mulai banyak banget brand yang mengeluarkan essential oil beserta dengan diffuse nya. Dan variasinya tentunya banyak, dari merk yang cukup bergengsi dan harganya cukup wow sampai yang harganya cukup bersahabat. Dan tentunya tergantung kita lagi sebagai mom yang bijak untuk memilih essential oil dan diffuse yang terbaik untuk keluarga kita. Kali ini mommy akan review salah satu brand yaitu Bonnels Oil, essential oil dan diffusenya.

Kita mulai dari harganya dulu ya moms. Untuk Bonnels Oil 1 paket ini, kalian bisa mendapatkan diffuse beserta oilnya. Diffuse ini bisa dimasukkan 100ml air dan oilnya ada 5 varian dengan ukuran 10ml. 1 paket ini harganya Rp. 1.359.000. Dan kali ini mommy akan memberikan honest review mengenai Bonnels Oil.

Bonnels Oil ini cuma punya 5 varian oil aja, yaitu Happy Tummy, Bugs Away, Deep Sleep, Immune Booster dan Cough & Flu. Kalau misalnya pengen beli oilnya aja untuk ukuran 10ml kalian mau beli per 1 botolnya itu seharga Rp. 198.000. Worth it enggak sih? Beneran berguna enggak sih Bonnels Oil? Yuk simak review dari mommy berikut ini.

Apa yang mommy suka dari Bonnels Oil?

1. Produk Lokal

Jadi Bonnels Oil ini yang pertama-tama yang bikin mommy bangga adalah produk lokal. Kita sebagai warga negara Indonesia, kita harus mencintai produk dalam negeri. Kalau ada dalam negeri kenapa harus jauh-jauh beli yang di luar negeri. Mahal lagi. Bonnels Oil adalah produk lokal tapi kualitasnya internasional.

2. Oilnya

Dari Bonnels Oil yang mommy suka adalah oilnya. Jadi ini mommy punya 3 oil jagoan yang benar-benar mommy suka banget.

* Cough & Flu

Yang pertama adalah Cough & Flu. Jadi Cough & Flu ini terbuat dari Eucalyptus Essential Oil, Peppermint Essential Oil dan Lemon Essential Oil. Ini yang bikin mommy suka, selama pandemi Covid-19 ini, mommy pakai kan selama 2 bulan ya untuk Bonnels Oil Cough & Flu ini, setiap kali anak mommy mau batuk langsung buru-buru mommy olesin ke telapak kaki anak mommy lalu malamnya mommy diffuse pakai diffuser taruh 8 tetes Cough & Flu. Biasa kan kalau anak sudah mulai bapil, hidung mulai tersumbat mereka bakal susah tidur. Tapi setelah menggunakan Bonnels Oil Cough & Flu, tidurnya enak. Bangun tidur mereka happy dan gejala yang tadinya sudah mulai batuk-batuk hilang enggak jadi sakit. Apalagi untuk si Kecil ya moms, enggak cuma si Kecil daddy dan mommy pun terjaga, sampai hari ini walaupun kita full activity di jaman lagi banyak virus begini, tapi kita tetap terjaga jadi kalian harus punya banget Bonnels Oil Cough & Flu ini.

* Immune Booster

Bonnels Oil Immune Booster ini biasanya mommy diffuse ketika anak mommy sehat-sehat aja. Jadi walaupun keluarga kita sehat-sehat aja tetap komitmen untuk diffuse Immune Booster ini setiap malam. Immune Booster ini terbuat dari campuran Clove Bud Essential Oil, Cinnamon Essential Oil, Eucalyptus Essential Oil, Rosemary Essential Oil dan Lemon Essential Oil.

Namanya aja Immune Booster jadi kegunaannya adalah menjaga kekebalan tubuh kita, anti virus, anti infeksi dan trust me dengan Bonnels Oil mommy enggak sakit-sakit intinya. Jadi setiap malam walaupun kita sehat-sehat aja kita tetap menjaga daya tahan tubuh kita agar tubuh kita enggak mudah terserang virus. Sehari pernah tuh mommy enggak pernah diffuse ini saat di hotel, anak mommy sudah tidur, susah makan terus di hotel tidurnya kurang tenang, besoknya sudah mimisan Loewy dan sakit. Malamnya mommy langsung diffuse besoknya dia langsung sehat lagi, tubuhnya sudah fit lagi, tidurnya juga nyenyak.

* Deep Sleep

Kenapa ini jagoan mommy? Karena selama mommy hamil kembar, gejala susah tidur itu sering banget mommy alami. Mommy itu bisa seminggu 3x enggak bisa tidur moms, dari malam sampai pagi melek terus padahal enggak minum teh dan kafein, benar-benar enggak bisa tidur karena kram perut dan sakit. Selama ini kan cobain diffuse Immune Booster dan Cough & Flu khasiatnya berasa, jadi mommy cobain untuk diffuse Deep Sleep juga untuk mengatasi susah tidur dan oleskan ke telapak kaki mommy sambil dipijit-pijit dan trust me dari yang enggak bisa tidur, akhirnya bisa tidur juga. Sampai hari ini karena Deep Sleep ini sudah rutin mommy pakai kurang lebih 2 minggu, mommy sudah enggak insomnia, enggak pernah enggak tidur lagi. Daddy pun juga kaget akhirnya waktu tidur mommy sudah bagus banget.

Lalu kalau untuk 2 varian Bonnels Oil yang lainnya sih mommy biasa aja ya moms. Kalau yang Happy Tummy ini kan untuk mengatasi masalah pencernaan, perut kembung, susah BAB cuma buat mommy biasa aja, enggak memberikan pengalaman yang benar-benar bagus banget. Sedangkan untuk Bugs Away ini untuk anti nyamuk biar nyamuk enggak suka di dalam ruangan, dan buat mommy ini juga biasa aja. Buat kalian yang pengen beli Bonnels Oil, mommy sangat merekomen 3 oil yang mommy sebutkan tadi, kalian harus stok ini di rumah. Karena ini 1 paket untuk menjaga kita tetap sehat.

Kalau untuk diffusenya kalau dari mommy, diffusenya itu untuk harganya ok aja cuma yang bikin ribet adalah ini kan untuk ukuran 100 ml jadi menurut mommy kurang ya moms, karena mommy kan ada pakai brand yang lain, dan muatnya lebih banyak kurang lebih 200 ml dan itu bisa tahan 4-6 jam. Sedangkan kalau Bonnels Oil itu ukurannya kecil, agak susah untuk masukin airnya, mau bukanya juga susah, airnya suka keluar-keluar, kalau di brand lain dia ada penutupnya jadi air yang sedang didiffuse itu enggak keluar-keluar. Jadi otomatis enggak bikin konslet listriknya juga. Cuma memang mini jadi mudah dibawa kemana-mana, cuma menurut mommy kurang sih yang paling best nya adalah 3 oil ini.

Baby · Kesehatan · Review Produk

Review Produk Buds Organics : Paket Cream Ajaib untuk Eczema

Pada kesempatan hari ini mommy akan review Buds Organic untuk kulit sensitif baby sampai anak-anak. Sebelumnya kalau kita membicarakan tentang kulit sensitif kita akan ingat dengan yang namanya Eczema atau Eksim. Eksim ini banyak jenisnya ya moms, yang sering kita dengar adalah dermatitis atopik. Anak mommy, Loewy Axell memiliki gangguan kulit sensitif yaitu dermatitis atopik yang cukup parah. Kalau mommy flashback lagi pas Uwi baru newborn, 3 hari baru pulang dari rumah sakit mommy sudah melihat ini wajah Uwi mukanya itu merah-merah. Mommy kan enggak pernah pengalaman punya eksim ya moms di anak pertama jadi mommy don’t care, mommy pikir itu normal.

Di hari selanjutnya Uwi sering banget tangannya mulai suka main ke daerah pipinya yang merah itu. Lama kelamaan yang terjadi, wajah Uwi yang tadinya merah-merah itu kulitnya mulai terkelupas. Jadi kulitnya kering, terkelupas. Dia terus garuk-garuk sampai akhirnya itu lecet karena sudah saking keringnya dan tipisnya dan digosok-gosok terus bagian mukanya. Lecet, luka, bernanah dan yang parahnya dari yang bagian pipi aja jadi nyebar sampai ke tangan. Dan yang bikin mommy takut lagi itu sampai eksimnya Uwi berubah kayak luka knalpot.

Jadi sebenarnya namanya eksim, pertama jangan digaruk karena kalau digaruk makin parah dan nyebar. Tapi masalahnya siapa sih yang bisa tahan sama gatal, kita yang dewasa aja yang sudah ngerti untuk enggak boleh garuk tetap aja masih garuk, apalagi baby atau anak kita yang belum ngerti sama sekali. Mommy pada saat kulit Uwi sudah terluka gitu sudah cari krim tapi enggak ada yang ampuh, malah mommy merasa kayaknya Uwi makin kegatalan, bukannya berkurang.

After perjalanan yang cukup panjang memilih krim, mommy ketemu sama Buds Organic. Mommy pakai Buds Super Soothing Rescue Lotion. Ini yang pertama kali mommy pakai.

Jadi pas pertama kali pakai, beda sama krim yang lain ya moms. Krim yang lain mommy pakai itu makin parah, Uwi garuk-garuk terus. Tapi habis pakai Super Soothing Rescue Lotion dari Buds Organic ke Uwi itu bagian merahnya, Uwi makin tenang kulitnya. Jadi dia minimal tangannya sudah enggak ke bagian yang gatal-gatal terus. Tidurnya nyenyak. Karena biasa anak kita yang memiliki gangguan kulit sensitif apalagi yang eksimnya lagi parah banget itu tidurnya enggak pernah nyenyak moms, risih, dikit-dikit garuk. Kita orang dewasa aja kalau gatal, kebangun kan untuk garuk-garuk apalagi baby kita.

Pakai Buds Organic Rescue Lotion ini Uwi tenang banget. Setelah 1-2 jam eksim dia yang tadinya merah banget mulai agak reda merahnya, membaiknya cepat. Lalu mommy komitmen untuk olesin sehari 3x dan trust me 2-3 hari kemudian eksimnya Uwi berangsur membaik. Sampai 1 minggu ke depan mommy terus komitmen olesin, itu eksimnya hilang total moms, enggak berbekas. Itu yang membuat mommy pikir ini krim ajaib, mesti stok, setiap hari harus ada di diaper bag.

Bahkan enggak cuma eksim ya moms, karena kulit Uwi sensitif kalau Uwi digigit sama serangga langsung bengkak banget. Setiap kali digigit gitu aja mommy langsung pakaikan Super Rescue Lotion dan 1-2 jam mulai kempes, beberapa hari kemudian hilang bahkan enggak berbekas sama sekali. Habis mommy ketemu sama Super Rescue Lotion ini mommy percaya dong, berarti Buds Organic itu benar-benar terbuat dari bahan organik, tidak memiliki bahan kimia seperti pewarna dan pewangi karena kalau anak kita eksim atau kulit sensitif itu pewarna dan pewangi itu enggak boleh ada di dalam body lotion dia, sabun dia atau shampo dia moms nanti yang ada makin parah. Makanya mommy langsung buru-buru beli sabun dan shampo 2 in 1 khusus untuk kulit sensitif. Super Soothing Hydrating Cleanser.

Yang mommy suka bahannya organik jadi untuk anak-anak yang memiliki kulit sensitif cocok banget. Jujur ya moms kalau untuk sabunnya sendiri mommy enggak tahu perubahannya seperti apa tapi yang mommy rasakan kulit babynya jadi lebih halus, lembut, dan lembab karena memang kalau anak kita memiliki kulit yang sensitif kita enggak boleh sembarangan pakai sabun dan shamponya apalagi kalau sabun dan shamponya memiliki pewarna, pewangi atau bahan kimia berbahaya itu bisa memicu eksim dia kambuh atau makin parah. Jadi itu penting juga buat kita sebagai moms untuk memilih sabun dan shampo yang tidak ada bahan kimia berbahaya atau minimal tidak memicu eksim itu kembali atau kambuh atau membuat eksim makin parah.

Sabun 2 in 1 dari Buds ini mommy cukup rekomen karena ini sudah 1 paket gitu loh moms untuk sabun dan shampo. Jadi waktu Uwi newborn dia pakai 1 paket ini dan ini yang membantu eksim Uwi perlahan-lahan membaik moms.

Nah ada yang baru nih moms dari Buds Organic jadi ini ada Super Soothing Deep Moisturising Cream ini kegunaannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak dan mencegah peradangan kulit pada baby kita.

Jadi ini biasanya baby Uwi mommy pakai untuk lotion harian moms. Jadi minimal kulit dia bisa lembab terus, enggak kering karena eksim itu berawal dari kulit kering. Sempat itu mommy kan cuek karena Uwi kan sudah hampir enggak pernah eksim lagi, jadi mommy enggak pakain Uwi body lotion lagi. Mommy biasa pakain body lotion yang lain selain dari Buds Organic tapi sempat berhenti, yang terjadi kemaren kelenjar getah bening Uwi di belakang telinga bengkak (moms bisa baca ceritanya di sini : Benjolan di telinga Uwi). Karena kulit kering di bagian pantat dia kering lalu digaruk menjadi luka. Dari sana dokter bilang kalau anak yang kulitnya sensitif usahakan untuk selalu lembab dan usahakan daily lotion itu tetap ada. Jadi daily lotion untuk anak-anak kita yang memiliki kulit sensitif itu penting banget dan mommy cukup merekomen Buds Organic Super Soothing Deep Moisturising Cream ini untuk lotion hariannya.

Dan yang terakhir untuk varian barunya ini adalah yang Soothing Intensive Cream.

Ini yang kemaren pas Uwi kelenjar getah beningnya bengkak sama mata penuh dengan luka mommy pakai ini. Jadi Soothing Intensive Cream ini apa sih bedanya sama Super Soothing Rescue Lotion? Kalau Super Soothing Rescue Lotion ini biasanya untuk mengobati eksim yang ruamnya ringan, sedangkan kalau Soothing Intensive Cream ini untuk mengobati eksim yang kategorinya lebih parah lagi, jadi penyembuhannya itu dia lebih intensif lagi, lebih dalam dan lebih cepat lagi pemulihannya. Dan mommy sendiri sudah mencoba yang Soothing Intensive Cream itu oke banget. 1-2 hari itu eksim yang di pantat yang luka berat banget itu hilang total moms. Sudah enggak berbekas juga sekarang.

Pengalaman mommy, mommy percaya banget sama produk dari Buds Organic ini. Produk ini membantu eksimnya Uwi lama kelamaan teratasi, lebih terhandle bahkan eksimnya enggak separah dulu. Thank You Buds Organic!