Motherhood

Cara Ampuh Menidurkan Bayi untuk Ibu Millenial

Hai moms, kembali lagi di #CurcolYukMom. Nah moms anak yang susah tidur pasti menjadi salah satu masalah besar buat kita para orangtua, apalagi kita sudah capek-capek dari pagi memandikan, menyusui, kasih makan tapi masih susah tidurnya. Sebenarnya bagaimana sih cara menidurkan anak kita dengan cara mudah? Berikut adalah beberapa cara versi mommy untuk menidurkan baby :

  1. Digoyang-goyang
  2. Dinyanyikan
  3. Dielus-elus dahinya
  4. Diusap-usap punggungnya
  5. Tepuk-tepuk bokong bayi

5 cara itu yang biasa mommy gunakan untuk membuat baby Uwi tidur, dan biasanya waktu tidur Uwi adalah setelah makan siang. Biasanya setelah makan siang pasti tidak lama dia mengantuk dan rewel minta tidur. Nah jika belum mengantuk kiita sebagai orangtua tidak bisa memaksa anak kita untuk tidur.  Kita harus sabar dan mengajaknya bermain terlebih dahulu agar anak lelah dan mengantuk, baru kita bisa menggunakan cara-cara di atas ya moms.

Baby Uwi tergolong anak yang baik karena Uwi gampang sekali tidurnya, cara tidur favorit Uwi adalah dengan cara diusap-usap punggungnya sambil mommy peluk. Nah setelah Uwi tertidur pulas baru mommy pindahkan ke ranjang agar Uwi lebih nyaman tidurnya. Semoga bermanfaat ya moms!

Motherhood

Challenge Menidurkan Bayi kurang dari 5 Menit

Bayi yang tertidur merupakan kesempatan emas untuk kita sebagai parents terutama moms untuk melakukan hal lainnya di rumah. Mengingat ketika si Kecil bangun atau rewel akan sulit bagi kita untuk melakukan pekerjaan rumah tangga ya moms. Cara untuk menidurkan bayi pun sangat beragam, mulai dengan menimang hingga bayi akhirnya tertidur. Namun cara ini terbilang membutuhkan waktu yang cukup lama. 

Moms tidak perlu khawatir, karena kali ini mommy akan melakukan challenge untuk menidurkan baby Uwi selama kurang dari 5 menit. Challenge ini juga bisa menjadi contoh cara yang efektif untuk moms semua agar bisa menidurkan si Kecil dengan mudah.

Langkah pertamanya, kita harus ganti terlebih dahulu popok yang sedang digunakan oleh si Kecil agar mereka tidur lebih nyaman dan meminimalisir kebocoran pada popok saat mereka tidur. Kedua, kita bisa mengelus atau memberikan belaian pada punggung si Kecil secara pelan-pelan dan membuat posisi mereka senyaman mungkin agar mereka cepat tertidur. 

Cara ini sangat efektif dan merupakan posisi favorit baby Uwi untuk tidur lho moms. Mommy juga bisa melakukan posisi dan cara lain yang menjadi hal favorit si Kecil agar mudah dan cepat tertidur, misalnya seperti penggunaan sapu tangan atau tissue untuk mengipas dan membelai si Kecil, dan lain sebagainya. Karena cara apapun yang kita lakukan untuk membuat si Kecil tertidur, kembali lagi kepada keinginan dan kenyamanan masing-masing anak itu sendiri.

Ingin tau video lengkapnya? Jangan lupa cek video di bawah ini ya moms, semoga membantu!

Motherhood

Pengalaman Shopping with Louisse Scarlett : Belanja Untuk Adiknya

Hai moms, kali ini mommy mau membagikan pengalaman mommy berbelanja dengan anak mommy baby Louisse Scarlett. Ternyata ada pengalaman seru ketika mommy bisa berbelanja bareng baby Louisse, dia membantu mommy untuk memilihkan barang-barang kebutuhan bulanan, termasuk kebutuhan adiknya baby Uwi.

Louisse sangat bersemangat sambil berkata “ini buat didi (adik)” lucunya dia tidak melupakan adiknya yang sedang ditinggal berbelanja, sangat perhatian dan care sekali kepada didinya. Dia membuntuti mommy dengan memegang baju mommy agar tidak terpisah.

Ketika sedang asik berbelanja tiba-tiba baby Louisse mengeluarkan tissue basah dan mengepel tempat itu dengan lucunya dia berusaha membersihkan tempat kami berbelanja, tak habis pikir ya moms perilaku bayi kecil kita, selalu membuat hal-hal yang lucu dan menggemaskan. Nah mau lihat bagaimana keseruan kami berbelanja? Yuk langsung saksikan video di bawah!

Motherhood

Bercermin dari Masalah #JusticeforAudrey dari Sisi sebagai Orangtua

Masih ingat kejadian yang sempat viral dengan hashtag #JusticeforAudrey moms? Kejadian tersebut adalah tentang seorang anak yang dibully oleh anak-anak SMA. Pembullyan tersebut adalah dijambak, dipukul hingga diseret kepalanya. Kalau ditanya, mommy itu bela siapa korban atau pelaku. Jujur mommy enggak bela siapa-siapa, mommy cuma prihatin dengan kejadian ini. Karena yang mommy lihat, mental, sifat dan sikap anak-anak terutama dari remaja itu sudah mulai menurun, sikap bagaimana menghormati, menghargai satu sama lain sudah berkurang.

Kalau ditanya ini sebenarnya salah siapa sih moms? Salah orangtuanya atau sekolahnya atau gurunya yang mengajar atau lingkungannya?

Mommy di sini sebagai seorang ibu yang sudah punya 2 anak, mommy juga sudah tahu bagaimana mengurus anak walaupun anak mommy ini belum remaja. Tapi kalau dari keseharian baby Louisse kan sekarang sudah sering banget dia pukul adiknya sendiri. Itu jujur mommy marah sama baby Louisse kenapa dia harus pukul adiknya, dia masih kecil, dia masih dalam tahap tumbuh kembang apalagi bagian kepalanya yang cukup bahaya kalau misalnya dipukul terus. Apakah mommy langsung marahin baby Louisse? No. Jadi gini, mommy mempelajari dari seminar-seminar yang lain bahwa ketika kita ingin mengajari anak kita ketika mereka sedang berbuat salah, kita jangan marah dengan dia tapi kita harus baik-baik bicarakan dengan dia.

Sama halnya penanganan dengan anak-anak yang sudah beranjak dewasa, remaja khususnya. Menurut mommy sendiri peran yang paling penting untuk menentukan sikap dan sifat anak kita dari kecil hingga beranjak dewasa itu dari orangtuanya terlebih dahulu. Jadi untuk kasus #JusticeforAudrey ini kemungkinan besar dari pelaku yang sudah SMA yang mengeroyok Audrey, menurut mommy karena anak-anak tersebut kurang kasih sayang, kurang perhatian.

Kenapa mereka menyakiti Audrey?

Karena mereka ingin menunjukkan bahwa mereka itu berkuasa, menunjukkan bagaimana besarnya kekuatan mereka pada public, kepada teman-teman mereka. Kenapa mereka harus melakukan seperti itu? Karena mereka butuh perhatian dari orang-orang sekitarnya, dikarenakan mungkin perhatian dari orangtuanya kurang sehingga mereka melakukan hal tersebut. That’s why mommy bilang peranan orangtua kepada anaknya dari kecil hingga beranjak dewasa itu sangat penting.

Jadi menurut mommy bagaimana kita menanamkan sifat dasar pada anak kita dari dia kecil itu sangat penting. Memang sih mungkin berat apalagi untuk working mommy. Working mommy memang mungkin jarang banget bisa di rumah, tapi moms tetap kita harus tanya sama diri kita sendiri, mana yang lebih penting, bekerja atau anak kita. Sama dengan mommy, mommy juga working mommy kok. Mommy itu dulu setiap hari ke kantor, non stop kerja dari pagi sampai malam, ketemu customer dan lain-lain, benar-benar sibuknya minta ampun.

Tapi semenjak mommy hamil, mommy bertanya sama diri mommy, mommy lebih pilih mana kerja untuk dapat uang atau mendidik anak mommy. Setelah itu mommy memutuskan untuk melepaskan pekerjaan mommy itu walaupun benar-benar berat banget, karena menurut mommy itu dulu setiap jam adalah uang, mommy kerja setiap jam itu pasti akan menghasilkan uang sangat banyak. Tapi demi anak mommy relakan itu semua dan mommy cari solusi lain bagaimana bisa kerja menghasilkan uang walaupun tidak sebanyak yang dulu tapi tetap bisa cukup dan bisa menomor satukan anak.

Mommy sendiri ini juga termasuk orang yang sangat tidak sabar, emosional. Tapi semenjak punya anak, karena mommy dibekali dengan beberapa seminar tentang parenting dan mommy ingin memberikan yang terbaik untuk anak mommy sehingga anak mommy jangan buruk nanti tumbuh kembangnya, mommy belajar apa yang kita lakukan di rumah akan ditiru anak kita kalau misalnya moms dan dads di rumah dan sering berantem, saling mencaci dengan bahasa yang buruk itu akan dipelajari oleh anak kita.

Jadi kalau misalnya kita ingin anak kita tumbuh kembang dengan baik dengan pola pikir, ucapan dan perbuatan yang baik tentunya harus dimulai dari mommy dan daddy kalau bisa kurangi untuk mengatakan sesuatu yang buruk, yang kasar. Sebaliknya perbanyaklah untuk berkata-kata hal-hal yang positif karena itu akan dipelajari oleh anak-anak kita.

Ingat loh moms, jangan bilang anak kita kecil enggak tahu apa-apa, enggak ngerti apa-apa, jangan salah. Justru dari kecil begini adalah waktu dia belajar dan daya tangkap belajarnya itu bagus banget.

Semoga kejadian #JusticeforAudrey ini bisa memberikan 1 pembelajaran untuk mommy dan daddy agar menyadari betapa pentingnya mendidik anak kita, mengajari anak kita, memberikan perhatian kepada anak kita dari dia kecil sehingga bisa menghindari perbuatan-perbuatan yang negatif tersebut seperti bullying dan berkelahi.

Pastinya kita sebagai orangtua, enggak mau kan anak kita bisa terjerumus dengan hal-hal yang negatif? Kalau dikatakan kita menyalahkan sekolah karena tidak bisa mendidik anak dan akhirnya malah terjadi perkelahian, bullying dan sebagainya, sebenarnya sekolah itu adalah media perantara kegiatan sosial anak.

Nah moms semoga dengan kejadian #JusticeforAudrey ini kita sebagai orangtua tentunya bisa menyadari betapa pentingnya untuk mendidik anak kita sedari kecil untuk menanamkan sifat-sifat sosial, sifat-sifat luhur, sifat-sifat baik dari kecil hingga beranjak dewasa nantinya. Jadi moms, setiap hari jangan lupa tanamkan nilai-nilai sosial, nilai-nilai luhur pada anak kita dan terus mengajak anak kita berbicara hal-hal yang positif yang tentunya bisa mendidik dia.

Motherhood

Stop Kekerasan pada Anak!

Moms sempat melihat video yang sempat viral mengenai anak kecil yang menjadi korban kekerasan oleh ibunya sendiri demi photoshot? Kejadian ini berasal dari negara China dan anak yang menjadi korban ini bernama Niu Niu. Niu Niu ini adalah seorang model baju anak yang sudah cukup terkenal moms di China. Dia menjadi model iklan untuk website Alibaba. Sehari-harinya menurut yang mommy tahu, Niu Niu menyelesaikan foto untuk 300 baju. Dalam 1 hari itu dia bisa menghasilkan uang sebanyak 10-30 juta.

Jujur kita dari sisi orangtua, tahu anak kita bisa menjadi seorang model dan mendapatkan uang sendiri kita pasti happy banget. Dan mommy juga pernah merasakan seperti itu kepada baby Louisse. Mommy merasa senang ketika baby Louisse sedari kecil sudah bisa mendapatkan penghasilan sendiri lewat foto endorse. Tapi lama kelamaan setelah dijalani apalagi sudah mendapatkan beban yang lebih banyak lagi seperti mamanya Niu Niu yang harus menyelesaikan foto untuk 300 baju per hari pasti mulai ada tekanan dan rasa stres karena beban tidak kunjung terselesaikan.

Karena hal tersebut, mamanya Niu Niu akhirnya memukul Niu Niu dengan gantungan baju karena Niu Niu tidak mau diajak bekerjasama seperti yang terlihat dalam video yang beredar. Namanya anak kecil kan moodnya berubah-ubah ya moms, kita yang sudah dewasa saja disuruh foto terus menerus kalau memang capek enggak bisa dibohongi lagi mukanya, apalagi anak kecil.

Kalau mommy lihat dari sisi orangtuanya Niu Niu, mungkin dia stres banget karena Niu Niu enggak mau kerjasama. Mamanya juga sudah capek apalagi sudah tahap bisa jadi seorang model itu kan enggak gampang. Di China juga kompetisinya cukup sulit juga that’s why mungkin mamanya sampai melakukan sesuatu yang kurang baik.

Tapi moms kalau kita lihat dari sisi seorang anaknya, baby Louisse aja di usia 8 bulan atau 1 tahun kemarin untuk foto-foto itu susah banget moms. Untuk mendapatkan 1 foto yang cantik, itu dibalik layar ada beberapa tim yang bikin dia ketawa, nari-nari sampai kita yang di belakang layar itu keringetan, lepek dan capek.

Apalagi untuk anak usia 3 tahun, anak usia 3 tahun itu adalah usia dimana dia mau eksplor di lingkungan dia, teman-teman dia, main sama teman-teman dia, kalau Niu Niu dikasih beban sehari 300 baju untuk foto berarti dia enggak punya waktu untuk main dalam 1 hari pun loh moms. Jadi setiap hari kerjaan dia di depan kamera, harus senyum terus walaupun capek, kasihan kan moms.

Jadi wajar enggak sih Niu Niu berontak? Wajar. Baby Louisse aja berontak kalau mommy sudah suruh dia foto produk dan fotonya itu lama banget. Karena memang foto lama itu karena baby Louisse enggak mau ketawa-ketawa, itu kadang bisa makan waktu 10-15 menit, dan itu aja dia sudah enggak betah apalagi Niu Niu yang harus sampai berjam-jam moms.

Kalau ditanya mommy sendiri pernah enggak sih marahin baby Louisse sampai pukul? Yes, pernah. Mommy kesal, dan itu wajar ya namanya juga manusia biasa. Saat foto baby Louisse, mommy sudah capek-capek sampai lepek suruh dia ketawa tapi dia enggak mau ketawa, that’s why mommy sampai marah-marah ke dia. Sudah marah mommy juga pernah pukul dia, walaupun enggak kencang memang.

Sampai daddy tanya ke mommy kenapa mommy pukul baby Louisse dan menanyakan kenapa kok tega melakukan itu. Dari situ mommy sadar, masa iya hanya demi uang, endorse, mommy rela pukul-pukul anak sendiri. Sejak saat itu mommy ubah mindset mommy, kalau memang baby Louisse enggak mau ya sudah mommy enggak akan paksa, kalau dia mau baru mommy foto. That’s why mommy itu kalau foto 1 hari 1 produk paling banyak 2 lah maksimal, atau bahkan enggak sama sekali karena baby Louisse enggak mau difoto dan mommy enggak paksa. Kalau dipaksa terus, mommy nya capek baby nya juga kesal, dia juga capek.

Nah semoga dari kejadian Niu Niu ini bisa menampar semua mommy-mommy di dunia agar tidak melakukan kekerasan pada anaknya hanya demi melakukan foto pencitraan di media sosial, hanya demi mendapatkan uang endorse atau iklan. Semoga moms bisa menyadari bahwa anak kita itu jauh lebih berharga daripada nilai pencitraan di media sosial bahkan jauh lebih berharga daripada uang.

Motherhood

Shopping with Kids At The Supermarket

Hai moms, kali ini mommy mau share pengalaman mommy ketika berbelanja dengan ke 2 anak mommy, tentunya mommy tidak sendirian karena mommy ditemani suami mommy. Senang sekali rasanya bisa mengajak anak-anak belanja bulanan bersama.

Hal yang paling disukai anak-anak adalah ketika mereka naik ke keranjang belanja dan kita dorong dari belakang, sambil mendorong mommy bertanya sama cece Louisse “Cece mau beli apa?” dan dengan pintar anak mommy menjawab, dia ingin membeli coklat, popok, mie, ice cream, strawberry, pepaya dan telur.

Ada lagi hal-hal lucu yang dilakukan suami mommy, dia menyekat bagian kiri dan kanan keranjang baby Uwi dengan tissue agar baby Uwi tidak miring-miring yang jadinya terlihat seperti roller coaster.

Mommy membiarkan cece Louisse membantu mommy untuk mengambil barang-barang bulanan yang akan kita beli, yang pastinya dia juga mengambil barang-barang yang dia mau juga, seperti biskuit pocky dan susu. Dengan semangat cece Louisse membantu mommy, tanpa menggunakan sepatu dia berlari kesana kemari.

Berbeda dengan baby Uwi yang tidur karena lelah berbelanja ya moms. Nah bagaimana sih keseruan kami saat belanja bersama? Yuk langsung saksikan videonya!

Motherhood

Kids Feeding a Dog

Hai moms kali ini mommy mau membagikan keseruan ke 2 anak mommy yaitu cece Louisse dan baby Uwi ketika sedang memberika makan anjing Poddle peliharaan kami yang bernama Vuitton.

Sebelumnya mommy sudah menyiapkan makanan anjing di sebuah wadah, dan mommy memanggil kedua anak mommy untuk bersama-sama memberi makan Vuitton. Awalnya baby Uwi mengira bahwa makanan yang disediakan untuk Vuitton adalah biskuit untuk dia makan, jadi dia ingin sekali untuk mengambil dan memakannya.

Vuitton sangat bersemangat ketika kita sedang memberikan dia makan, dia sampai bisa berdiri untuk mengambil makanannya. Dan mommy juga mengajarkan kepada anak-anak mommy untuk berani memberikan makan kepada Vuitton, dan kedua anak mommy akhirnya berani lho moms untuk memberi makan anjing peliharaan kita.

Nah ada sedikit kejadian lucu nih moms waktu kita memberi makan anjing peliharaan kita. Jadi ceritanya ketika mommy sedang memberikan makan kepada Vuitton dan tidak memperhatikan mangkok makanan Vuitton, baby Uwi berhasil mengambil makanan anjingnya dan hampir saja berhasil memakannya, tapi mommy dengan cepat berhasil menghentikannya, sampai-sampai videographer ikutan auto lari lho moms. Untuk yang mau liat bagaimana keseruan kita memberi makan Vuitton yuk langsung saksikan video di bawah ini!

Motherhood

Lucu Banget! Anak Kecil Potong Rambut Sambil Tahan Ngantuk

Hai moms kita sebagai orangtua pasti sering sekali menemani anak kita untuk potong rambut. Kali ini mommy mau menceritakan bagaimana lucunya cece Louisse waktu dia potong rambut. Setelah melakukan banyak kegiatan, sebelum pulang mommy bawa cece untuk potong rambut. Kita sebagai orang dewasa saja pernah mengantuk ketika potong rambut, yang lucunya adalah cece sampai menahan ngantuk dan sampai akhirnya setelah selesai potong rambut cece tertidur di pelukan mommy. Lucu dan gemas sekali lho moms.

Untuk kalian yang baru pertama kali mengajak anak kalian potong rambut dan takut, berikut beberapa tips agar anak potong rambut di salon tanpa rewel :

1. Biasakan mengajak anak ke salon atau ke barber shop

Agar anak mau duduk manis dan tenang saat rambutnya dipotong, moms perlu   memperkenalkan situasi salon atau pangkas rambut terlebih dulu. Sebab, hair dresser yang dianggap asing bisa jadi sosok menakutkan bagi anak.

Moms bisa membawa si Kecil berikut mainan atau buku untuk menjaganya fokus setiap Moms ke salon atau pangkas rambut, tapi pastikan ada orang yang menjaganya agar dia tak membuat keributan atau kekacauan di sana.

Mungkin awalnya anak akan menangis atau bahkan mengamuk, namun lama-lama ia akan beradaptasi dan terbiasa dengan suasana salon atau pangkas rambut.

2. Tawarkan kepada anak, apakah mau ikut potong rambut bersama Moms atau ayahnya

Bagaimanapun juga, sebelum mengajak anak ke salon atau pangkas rambut, moms perlu bertanya dulu apakah ia mau ikut bersama moms atau dads. Jangan tiba-tiba langsung membawanya ke sana tanpa pemberitahuan sebelumnya, karena anak bisa menganggap salon atau barber shop sebagai tempat yang menyeramkan.

3. Lakukan negosiasi atau ‘suap’

Kadang, moms perlu melakukan negosiasi atau suap agar anak mau diajak ke salon atau barber shop. Misalnya, dengan menjanjikan anak akan dibelikan es krim jika bisa bersikap manis saat rambutnya dipotong. Jangan lupa memenuhi janji moms ya, jika si   Kecil berhasil menuruti omongan moms.

4. Jangan ajak anak-anak dalam keadaan mengantuk, lapar atau lelah

Pastikan juga salon atau pangkas rambut tidak dalam keadaan padat dan antre. Sebab, anak bisa jadi rewel berat dan acara potong rambut bisa jadi batal.

5. Kenakan pakaian yang nyaman untuk anak

Bawakan baju ganti untuk anak karena sisa rambut yang menempel pada baju bisa menyebabkan gatal.

Yuk lihat keseruan cece Louisse menahan ngantuk saat potong rambut di video berikut ini!

Motherhood

TIps Membawa Anak Pertama Kali Nonton Film di Bioskop

Moms and Dads mau ajak si Kecil nonton di bioskop untuk yang pertama kalinya? Tapi takut nanti bagaimana kalau si Kecil malah rewel dan membuat kehebohan di bioskop. Nah bagi moms and dads yang mau mengajak si Kecil menonton di bioskop yuk simak tips ala mommy berikut ini waktu pertama kali ajak baby Louisse nonton di bioskop.

Tips membawa anak menonton bioskop

1. Pilih hari dan jam yang tepat

Jadi kemarin itu mommy membawa baby Louisse menonton bioskop di hari minggu ketika mommy dan daddy sudah enggak sibuk kerja, emang sudah ada waktu luang. Nah untuk waktunya kita pilih yang siang hari, yang paling awal dimulai filmnya. Penting banget untuk pemilihan hari dan waktu. Kalau kita pilih weekdays, mommy dan daddy lagi sibuk-sibuknya kerja itu susah jadi pilih hari weekend yang adalah hari santai dan kita jadi bisa memberikan perhatian yang full kepada anak kita. Jangan sampai salah pilih jam, karena kalau kita pilih jam dari sore sampai malam yang ada nanti anak kita rewel karena sudah jam dia mau tidur. Nah mommy ajak baby Louisse jam 12 siang dia semangat banget, masih segar jadi dia nonton dari awal sampai 3/4 film, sisanya tidur. Tapi dia itu anteng banget dan enggak rewel.

2. Jangan lupa beli cemilan

Kalau misalnya baby kita belum boleh makan popcorn atau minuman yang terlalu manis seperti yang dijual di dalam bioskop, boleh bawa cemilan yang khusus buat baby dan bawa susu buat baby kita. Bukannya enggak boleh bawa makanan ke dalam bioskop? Boleh kok moms kalau untuk baby kita, soalnya mommy juga bawa cemilan dan susu untuk Louisse.

3. Pilih tempat duduk yang tepat

Usahakan pilih tempat duduknya jangan terlalu dekat dengan layar karena mata baby kita masih dalam tahap tumbuh kembang, kita juga enggak mau baby kita masih kecil matanya sudah rusak kan? Maka dari itu mommy pilih seat yang paling belakang agar jaraknya agak jauh dan kepala baby kita ketika mau nonton enggak pegal karena harus mendongak terus.

4. Jangan lupa bawa selimut

Namanya bioskop dingin ya moms, kita yang dewasa aja kadang pakai jaket karena kedinginan. Nah jadi jangan lupa bawa selimut untuk baby kita.

5. Jangan lupa mengajak baby kita mengobrol sepanjang film

Jadi setiap adegan, kita kasih tahu dia bahwa ini enggak bagus, ini enggak baik, enggak boleh diikuti ya. Pokoknya kita seperti mengajarkan anak tetapi pelan-pelan juga agar kita enggak mengganggu orang di sebelah. Selain bisa menghibur baby kita, kita juga bisa memberikan pelajaran dan kosakata yang baru lagi untuk baby kita moms ketika menonton sambil mengobrol ini.

6. Jangan lupa minta ijin kalau kita mau pergi ke toilet

Jangan langsung pergi saja ya moms karena anak bisa menangis dan akhirnya ganggu semua orang. Karena ini sempat terjadi dengan mommy, ketika mommy mau ke keluar sebentar dan tidak pamit ke baby Louisse dia menangis. Jangan diikuti ya moms.

Sekedar informasi, untuk baby kita usia di bawah 2 tahun masih free tiket, kalau di atas 2 tahun sudah harus bayar moms. Bagi mommy sendiri mengajak si Kecil nonton bioskop itu boleh asal baby kita sudah mulai excited dengan dunia luar apalagi kalau misalnya baby kita sudah mulai suka keluar, mau cari hiburan boleh dibawa asal di atas 1 tahun, karena kalau di bawah 1 tahun masih agak susah. Baby Louisse di umur dia yang 2 tahun sudah oke menurut mommy.

Inilah beberapa tips mengajak baby Louisse nonton di bioskop. Semoga bermanfaat.

Motherhood

Louisse and Mommy Pretend Play Dress Up and Make Up Toys

Pernah enggak sih moms lagi asik-asik mimpi terus tiba-tiba kebangun dan sadar kalo itu hanya mimpi? Apalagi jika mimpinya bahagia dan senang, pasti sedih dan kecewa ya saat terbangun. Ceritanya waktu itu mommy lagi bermimpi menjadi Elsa, eh tiba-tiba mommy terbangun dan mommy sangat sedih. Mendengar mommy yang sedih, cece Louisse lari dan bertanya kepada mommy ada apa? Dan mommy menjawab “i want to be Elsa”. Lalu dengan segera cece menarik tangan mommy ke lemari yang di dalamnya terdapat baju Elsa, setelah itu kita langsung disulap menjadi Elsa.

Tapi masih ada yang kurang? Owh ternyata rambut mommy belum tertata dengan rapi, namun kembali cece membawa mommy ke meja rias magic kecil kemudian dengan semangat cece mulai menata rambut mommy, ada sisir dan hair dryer kecil yang lucu juga. Masih ada yang kurang juga sepertinya, ternyata muka mommy belum ada riasannya, masih terlihat biasa. “it’s okay mommy i make up you” kata cece, lalu dengan semangat cece memberi mommy riasan ke muka mommy, dan hasilnya sangat memuaskan.

Setelah itu mommy yang menata rambut dan merias wajahnya, kami menghabiskan waktu bersama dengan senang dan bahagia. Terakhir sebagai pelengkap cece memberikan mommy sepatu yang cantik. Setelah itu mommy dan cece bermain bersama-sama menjadi Elsa. Mau lihat bagaimana keseruan mommy dengan cece Louisse? Yuk langsung saksikan video di bawah.