MPASI

Porsi MPASI Bayi Usia 6 Bulan, Cek Moms!

Usia 6 bulan adalah usia yang tepat untuk mulai memberikan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI) kepada bayi. Saat memberikan MPASI, Moms wajib tahu sederet aturannya, salah satunya yaitu porsi MPASI bayi.

Mengutip dari laman The Nourished Child, bayi usia 0-6 bulan membutuhkan sekitar 100-120 kalori/kg setiap harinya, dan pada satu tahun, sekitar 95-100 kalori/kg setiap hari. 

Walaupun membutuhkan kalori yang cukup tinggi, bayi usia 6 bulan sebenarnya tidak perlu makan makanan dalam porsi yang banyak. Porsi makan bayi di awal MPASI masih sangat sedikit, sekitar 1-2 sendok makan untuk sekali atau dua kali makan. 

Alasannya karena tahap awal MPASI ini untuk memperkenalkan rasa dan tekstur makanan kepada bayi. Serta, dirancang untuk membuat bayi terbiasa menerima makanan padat. 

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), berikut ini adalah jumlah makanan yang disarankan per hari di masa awal MPASI bayi atau untuk bayi berusia 6 bulan:

  • 1-2 ons karbohidrat
  • 1-2 ons protein
  • 2-4 ons sayuran
  • 2-4 ons buah

Jadi itu, ya, Moms, porsi MPASI untuk bayi usia 6 bulan. Semoga bermanfaat.

MPASI

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memberikan MPASI kepada Bayi

Memberikan makanan pendamping ASI atau MPASI kepada bayi jangan sembarang dilakukan. Ada banyak hal yang perlu Moms perhatikan agar makanan yang disajikan tetap aman dan memberikan nutrisi yang baik untuk proses tumbuh kembang bayi.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dijelaskan melalui situs resminya, ada beberapa hal yang tak boleh orang tua lewatkan saat memberikan MPASI kepada bayi.

Di antaranya yaitu:

  1. Protein nabati dan hewani diberikan sejak usia 6 bulan.
  2. Telur, daging, dan ikan diberikan dalam keadaan benar-benar matang.
  3. Pemberian jus buah tidak disarankan untuk anak berusia di bawah 1 tahun.
  4. Madu tidak boleh diberikan kepada anak di bawah usia 1 tahun, atau baru boleh diberikan setelah anak berusia 1 tahun.
  5. Disarankan untuk memisahkan talenan yang digunakan untuk memotong bahan mentah dengan bahan matang.
  6. Jangan memberikan bayi makanan yang mengandung kadar lemak tinggi, pemanis, dan penyedap rasa tambahan.
  7. Ibu dapat menggunakan minyak, mentega, serta santan untuk dimanfaatkan sebagai penambah kalori.
  8. Perhatikan kebersihan tangan dan peralatan masak yang digunakan dalam mempersiapkan MPASI bayi.
  9. Tidak lupa juga memastikan kebersihan tangan Ibu sebelum memasak MPASI bayi, serta kebersihan tangan Ibu maupun si kecil sebelum memulai makan. 

Moms, jangan sampai lupa, ya!

MPASI

5 Tips Menyimpan MPASI Bayi dengan Aman

Pemberian MPASI atau makanan pendamping ASI bisa mulai Moms berikan kepada si kecil sejak usia 6 bulan. Dalam memberikan MPASI untuk bayi, ada banyak hal yang perlu Moms perhatikan. Salah satunya yaitu tentang penyimpanan MPASI agar tetap aman dan layak diberikan kepada buah hati.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dijelaskan langsung di situs resminya, berikut inilah tips yang harus orang tua perhatikan agar dapat menyimpan MPASI bayi dengan aman.

  1. Hati-hati dengan segala bakteri penyebab kontaminasi yang dapat tumbuh di makanan-makanan seperti daging, ikan, telur, susu, kedelai, pasta, dan sayuran. Oleh karena itu, simpanlah berbagai jenis makanan ini di dalam lemari pendingin dengan suhu kurang dari 5 derajat celcius.
  2. Simpan daging dan ikan di dalam wadah plastik, lalu letakkan terpisah dengan makanan yang telah dimasak dan bahan-bahan siap makan.
  3. Seluruh makanan harus disimpan sesuai dengan petunjuk penyimpanan yang tertulis di kemasan, serta tidak boleh digunakan setelah melewati tanggal kedaluwarsa.
  4. Makanan yang disimpan di kulkas tidak boleh digunakan lagi setelah berada di luar kulkas selama 2 jam atau bahkan lebih.
  5. Cairkan makanan beku (frozen food) yang ada di kulkas menggunakan microwave. Makanan yang telah dicairkan harus segera dimasak dan dikonsumsi. Makanan beku yang telah dimasak tidak dianjurkan untuk dibekukan kembali. 

Moms, jangan lupa terapkan tips-tipsnya, ya!

MPASI

Pedoman Pemberian MPASI Bayi Usia 6 hingga 24 Bulan Menurut IDAI

Menginjak usia 6 bulan, bayi mulai bisa diberikan makanan padat atau dikenal dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Dalam pemberian MPASI, Moms wajib tahu pedomannya sesuai usia si kecil. Moms, berikut penjelasan terkait MPASI bayi usia 6 hingga 24 bulan, berdasarkan anjuran dari Ikatan Dokter Anak Indonesia

Pemberian MPASI untuk Anak Berusia 6-9 Bulan

Frekuensi Pemberian MPASI

Berikan 2 sampai 3 kali makan, dan 1 sampai 2 kali selingan setiap harinya.

Porsi MPASI

3 sendok makan, lalu tingkatkan jumlah MPASI secara perlahan hingga menjadi setengah mangkuk berukuran 250 ml.

Tekstur

Berikan MPASI dengan tekstur bubur kental (puree) atau makanan yang dilumatkan hingga halus (mashed)

Aktif/Responsif

  • Ibu hendaknya bersabar dan selalu memberikan dorongan agar bayi mau makan.
  • Jangan memaksa bayi untuk makan.
  • Gunakan mangkuk tersendiri berukuran 250 ml untuk memastikan jumlah asupan bayi.

Pemberian MPASI untuk Anak Berusia 9-12 Bulan

Frekuensi Pemberian MPASI

Berikan 3 sampai 4 kali makan, dan 1 sampai 2 kali selingan setiap harinya.

Porsi MPASI

Berikan MPASI sebanyak setengah mangkuk berukuran 250 ml.

Tekstur

Berikan makanan yang dicincang halus (minced), dicincang kasar (chopped), atau makanan yang dapat dipegang oleh anak (finger foods).

Aktif/Responsif

  • Ibu hendaknya bersabar dan selalu memberikan dorongan agar bayi mau makan.
  • Jangan memaksa bayi untuk makan.
  • Gunakan mangkuk tersendiri berukuran 250 ml untuk memastikan jumlah asupan bayi.

Pemberian MPASI untuk Anak Berusia 12-24 Bulan

Frekuensi

Berikan 3 hingga 4 kali makan, dan 1 sampai 2 kali selingan setiap harinya.

Porsi MPASI

Tingkatkan jumlah MPASI secara perlahan menjadi ¾ mangkuk berukuran 250 ml sekali makan.

Tekstur

Berikan makanan keluarga yang dihaluskan atau dicincang seperlunya.

Aktif/Responsif

  • Ibu hendaknya bersabar dan selalu memberikan dorongan agar bayi mau makan.
  • Jangan memaksa bayi untuk makan.
  • Gunakan mangkuk tersendiri berukuran 250 ml untuk memastikan jumlah asupan bayi.
MPASI

Cara Melatih Perilaku Makan yang Benar pada Anak, Moms Wajib Tahu!

Perilaku makan yang tidak benar atau pemberian makanan yang tidak sesuai usia anak berisiko menyebabkan anak mengalami GTM atau gerakan tutup mulut. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian multisenter Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang dijelaskan melalui laman resminya.

Inappropiate feeding practice atau perilaku makan yang tidak benar sering kali terjadi saat awal pemberian MPASI serta saat fase penyapihan. Sebagai orang tua, tentu saja Moms harus menghindari kesalahan ini agar si kecil tidak mengalami GTM atau sederhananya mogok makan.

Oleh karena itu, Moms wajib tahu, nih, cara melatih perilaku makan yang benar atau feeding rules pada anak. Berikut ini cara atau hal-hal yang patut diperhatikan oleh orang tua dalam menerapkan feeding rules, mengutip dari laman IDAI.

Hal yang Dapat Dilakukan:

  1. Atur jadwal makanan utama dan makanan selingan (snack) yang teratur, yaitu 3 kali makanan utama dan 2 kali makanan kecil di antaranya. Susu dapat diberikan 2-3 kali sehari (500-600 ml/hari).
  2. Batasi waktu makan anak, tidak boleh lebih dari 30 menit.
  3. Buat lingkungan yang menyenangkan untuk makan. Biasakan makan bersama keluarga di meja makan. Jika tidak memungkinkan untuk makan bersama, sebaiknya tetap latih anak makan di meja makan.
  4. Dorong anak untuk makan sendiri. Bila anak menunjukkan tanda tidak mau makan (menutup mulut, memalingkan kepala, dan menangis), tawarkan kembali makanan tanpa memaksa. Bila setelah 10-15 menit anak tetap tidak mau makan, Moms bisa akhiri proses makan. Latih anak untuk mengenali rasa kenyang dan laparnya sendiri.

Hindari Melakukan Hal Ini:

  1. Jangan memaksa anak makan, apalagi sampai memarahinya.
  2. Jangan membiasakan anak makan sambil melakukan aktivitas lain seperti bermain, menonton televisi, berjalan-jalan atau naik sepeda.
  3. Jangan memberikan minuman lain selain air putih di antara waktu makan.
  4. Jangan menjadikan makanan sebagai hadiah.

Itulah Moms, cara-cara feeding rules yang dapat diterapkan pada anak agar ia memiliki perilaku makan yang baik sehingga bisa meminimalisasi GTM atau mogok makan.

MPASI

Resep Sup Kembang Kol untuk MPASI Anak 1 Tahun

Bahan yang perlu Moms siapkan:

  • Daging ayam secukupnya
  • Wortel 1 buah
  • Kembang kol secukupnya
  • Telur ayam 1 butir
  • Bawang putih 2 siung
  • Jahe secukupnya
  • Daun bawang 1 tangkai
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Geprek bawang putih, iris jahe tipis, wortel potong dadu, iris daun bawang, dan kocok telur.
  2. Bikin kaldu dengan cara masak air, masukan jahe dan daging ayam, masak hingga mendidih. Bila sudah mendidih, angkat daging ayam.
  3. Masukan bawang putih geprek ke dalam air kaldu ayam dan masukan wortel, lalu aduk rata.
  4. Potong daging ayam kecil-kecil.
  5. Masukan ayam yang sudah dipotong ke dalam air sup.
  6. Lalu masukkan kembang kol dan garam, aduk rata.
  7. Masukan telur sambil diaduk-aduk.
  8. Masukan daun bawang, aduk rata.
  9. Diam beberapa saat dan sup kembang kol pun siap disajikan untuk si kecil.

Mudah, kan, Moms membuatnya? Selamat mencoba!

MPASI

Strategi Pemberian MPASI Bayi Menurut IDAI

Saat si kecil berusia 6 bulan, Moms mulai bisa memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Dalam memberikan MPASI bayi, tentu saja Moms tidak boleh asal atau sembarangan.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan ada 4 strategi yang harus diperhatikan oleh orang tua saat memberikan MPASI kepada bayi, yaitu tepat waktu, adekuat, aman dan higienis, serta diberikan secara responsif.

Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya yang tidak boleh Moms lewatkan.

1. Tepat Waktu

Berikan MPASI ketika ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi, yakni dimulai saat usia bayi 6 bulan.

2. Adekuat

Adekuat maksudnya adalah MPASI yang diberikan memenuhi kebetuhan energi, protein, dan mikronutrien anak.

3. Aman dan Higienis

Proses persiapan dan pembuatan MPASI menggunakan cara, bahan, dan alat yang aman serta higienis.

4. Diberikan secara Responsif

Moms bisa memberikan MPASI secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar atau kenyang dari si kecil.

Itulah 4 strategi pemberian MPASI bayi menurut IDAI. Yuk, mulai terapkan kepada buah hati tercinta.

Baby · MPASI

Resep MPASI Bayi 6 Bulan Sehat Puree Pear Jambu

Hai semuanya kembali lagi di sesi #MukbangWithKembar. Udah lama banget ya aunty uncle kita nggak ketemu. Nah buat yang kangen sama sesi #MukbangWithKembar yuk merapat karena kali ini mommy akan memberikan resep MPASI sehat untuk si Kembar yaitu Puree Jambu Pear. Langsung simak aja resepnya berikut ini.

Puree Jambu Pear

Bahan :

  • 1 buah jambu pear

Cara membuat :

  1. Bersihkan kulit jambu pear
  2. Setelah kulit dibersihkan, parut jambu pear
  3. Selesai deh, Puree Jambu Pear siap dinikmati si Kembar

Oh iya per baby mommy kasih 1 mangkok dengan ukuran 100ml ya moms. Nah kira-kira si Kembar habis nggak ya 1 mangkok Puree Jambu Pearnya? Yuk langsung lihat di video berikut ini!

MPASI

Resep MPASI 12M+ : Labu Pumpkin Udang

Hai semuanya ketemu lagi sama Uwi dan mami di sesi #MukbangWithUwi. Hayo siapa nih yang udah nunggu-nunggu update terbaru resep MPASI untuk anak usia 1 tahun ke atas? Kali ini mami ada resep baru nih yang pastinya enak dan sehat untuk si Kecil yaitu Labu Pumpkin Udang. Yuk langsung simak aja resepnya berikut ini.

Labu Pumpkin Udang

Bahan :

  • 1/2 buah labu kuning
  • 1/2 buah tomat
  • 1/8 siung bawang bombay
  • 1 siung bawang putih
  • 5 ekor udang
  • Garam secukupnya
  • Kaldu ayam secukupnya

Cara membuat :

  • Parut bawang putih
  • Cincang bawang bombay
  • Potong labu kuning berbentuk kotak
  • Cincang udang
  • Buang bagian tengah dari buah tomat lalu parut tomat
  • Tumis parutan bawang putih dan bawang bombay dengan sedikit minyak hingga harum
  • Setelah harum masukkan udang lalu masak hingga berwarna kecoklatan
  • Masukkan tomat dan garam lalu aduk hingga merata
  • Setelah sudah merata masukan labu kuning aduk lagi hingga merata
  • Masukkan sebagian kaldu ayam lalu aduk merata sampai kaldu meresap
  • Setelah kaldunya meresap tambahkan kembali kaldu ayam yang tersisa, lau aduk hingga merata
  • Tambahkan kaldu ayam lagi bila dirasa perlu

Gampang kan moms resep MPASI kali ini? Yuk cobain di rumah sebagai menu MPASI si Kecil.

Baby · MPASI

Resep MPASI Bayi Usia 6 Bulan Milna Goodmil Beras Merah Ayam

Halo moms ketemu lagi sama mami dan London Luckie di sesi #MukbangWithKembar. Jadi hari ini si Kembar mau makan Milna Goodmil yang varian Beras Merah Ayam nih onti uncle. Berikut cara penyajiannya ke si Kecil.

Milna Goodmil Beras Merah Ayam

Bahan :

  • Milna Goodmil Beras Merah Ayam
  • Air panas

Cara membuat :

  • Masukkan 4 sendok takar Milna Goodmil Beras Merah Ayam ke dalam mangkok
  • Masukkan air panas sebanyak 175ml sesuai instruksi di kemasan
  • Lalu aduk-aduk hingga mengental
  • Siap disajikan

Total per mangkok untuk si Kembar adalah 200ml dengan tekstur lembut, padat dan kental. Luckie nggak suka ya moms sama Milna Goodmilnya, kalau London suka banget. Lihat keseruan kembar mukbang di video berikut ini yuk.