Fakta-Fakta · Pregnancy

Bahaya Rumput Fatimah Bagi Ibu Hamil dan Janin

Kali ini mami akan sharing berita yang sempat viral di Tiktok yaitu tentang ibu hamil minum air rendaman rumput fatimah lalu tiba-tiba membuat detak jantung janin negatif alias meninggal di dalam rahim. Nggak hanya itu, ternyata sang ibu juga mengalami syok karena mengalami pendarahan dan harus menjalani operasi karena mengalami ruptur rahim sehingga dia harus mendapatkan transfusi darah dan menghabiskan 20 kantong darah.

Pasti yang sudah menonton video di Tiktok juga bingung kok bisa sampai begitu, dan mungkin ibu hamil jadi ngeri ya dan bertanya-tanya apa itu rumput fatimah?

Rumput fatimah adalah rempah-rempah asal indonesia dengan nama latin Labisia Pumila. Rumput fatimah memiliki kandungan oksitosin yang dapat merangsang persalinan. Sebenarnya moms, rumput fatimah ini memiliki kadar oksitosin yang tidak terukur, ketika kita merendam rumput fatimah semakin lama maka akan membuat zat oksitosin yang terlarut dalam air semakin terkonsentrasi, sehingga sebenarnya penggunaan rumput fatimah ini harus berdasarkan dari dokter nggak boleh sembarangan.

Efek samping rumput fatimah

1. Membuat kontraksi lebih cepat

Kandungan senyawa fitosemikel dalam rumput fatimah ini gunanya untuk mendorong kontraksi lebih cepat dibanding biasanya. Sehingga kalau kontraksi ini kita paksa untuk lebih cepat dari biasanya tentunya akan membahayakan untuk janin dan sang ibu bahkan bisa membuat janin meninggal dalam rahim.

2. Membuat janin stres

Seperti yang tadi mami jelaskan bahwa rumput fatimah ini mengandung zat oksitosin, ketika kita mengonsumsi rumput fatimah otomatis zat oksitosin tersebut akan membantu proses kontraksi uterus. Dengan meningkatnya oksitosin otomatis kontraksi rahim akan meningkat juga. Dengan kondisi seperti ini akan membuat janin di dalam kandungan menjadi stres.

3. Rahim akan kekurangan darah

Akibat dari kontraksi terus menerus akan menyebabkan atonia uterus yang dimana karena kita mengonsumsi air rendaman rumput fatimah akan membuat otot uterus kita gagal mempertahankan kontraksi setelah melahirkan, akibatnya akan membuat pembuluh darah di daerah plasenta nggak bisa ditekan lagi dan akan membuat rahim kita akan kekurangan darah.

4. Menyebabkan pendarahan hebat

Orang jaman dulu percaya dengan kita meminum air rendaman rumput fatimah bisa membuka jalan lahir lebih cepat dari baisanya. Tapi beda halnya kalau rumput fatimah ini direndam terlalu lama, maka akan membuat zat oksitosin meningkat. Hai ini sangat berbahaya terhadap nyawa janin dan juga dapat membuat sang ibu mengalami pendarahan yang hebat.

5. Terjadinya ruptur rahim atau rahim robek

Dengan adanya kontraksi yang hebat di rahim tentunya akan membuat rahim bekerja lebih keras dari biasanya, dan dengan kita meminum air rendaman rumput fatimah yang direndam secara berlebihan otomatis akan membuat kontraksi cukup hebat dan membuat rahim kita kelelahan. Dan tentunya akan memicu hal yang berbahaya terhadap rahim kita yaitu ruptur rahim yang mana dapat membuat kerusakan pada rahim atau robeknya dinding rahim.

6. Menyebabkan kematian ibu dan janin

Rendaman air rumput fatimah terkenal sebagai obat tradisonal untuk memicu kontraksi tapi kalau kontraksi terlalu sering akan membuat bayi kekurangan oksigen, apalagi kalau kontraksi terus berlanjut itu akan membuat bayi gagal jantung dan nyawanya tidak tertolong lagi begitu pula dengan ibu. Dengan pecahnya rahim itu akan membuat goncangan pada ibu yang mana akan mengancam nyawa ibu.

Ini adalah all about air rendaman rumput fatimah. Jadi buat ibu hamil atau siapapun yang berencana meminum air rendaman rumput fatimah, boleh aja tapi semua ini harus dikonsultasikan dulu dengan dokter kandungan jangan sembarangan agar ibu dan janin selamat sampai persalinan.

Pregnancy

Barang Penting yang Harus Dibawa ke Rumah Sakit Saat Persalinan

Sebagai ibu hamil bukan cuma mental dan fisik yang harus kita siapkan untuk persalinan tapi perlengkapan yang harus kita bawa ke rumah sakit itu juga nggak kalah pentingnya. Jangan sampai kita terburu-buru dan meremehkan perlengkapan yang harus dibawa, alhasil kita bisa merepotkan diri kita sendiri atau pendamping kita untuk bolak balik ke rumah sakit karena banyak perlengkapan yang ketinggalan. Maka dari itu hari ini mami akan share apa aja perlengkapan penting yang mesti dibawa ke rumah sakit.

Perlengkapan penting wajib dibawa untuk persalinan

1. Dokumen penting

Ini penting banget kita bawa ya moms, ada KK, buku registrasi rumah sakit, buku untuk pendaftaran rumah sakit, KTP, sejumlah debit, kredit, asuransi, semua lengkap di 1 map. Jadi ini semua yang harus kita bawa ke rumah sakit pada saat kita mau melahirkan.

2. Perlengkapan alat komunikasi dan dokumentasi

Jadi di dalam tas ini mami sudah siapkan ada kamera, power bank, kabel cas. Kalau sampai ini nggak dibawa nggak bisa dokumentasi, padahal kan persalinan adalah salah satu momen membahagiakan dan harus diabadikan, ya kan moms?

3. Perlengkapan pakaian mami

Nah di sini mami punya pakaian menyusui yang harus dibawa ke rumah sakit karena setelah kita lahiran pasti kita harus menyiapkan diri kita untuk mengASIhi anak kita. Mami menyiapkan baju untuk 3 hari. Semua bajunya khusus untuk menyusui dan mami beli di @mooimom.

4. Perlengkapan pakaian dalam

Mami punya pakaian dalam dari Mooimom. Jadi 1 set, celana dalamnya juga khusus ya moms agar tidak melukai jahitan sesar kita, biar kita nggak ngundang keloid juga. Bra menyusui itu penting banget untuk memudahkan kita menyusui anak kita dan tentunya bisa memperlancar aliran ASI kita.

5. Korset pasca melahirkan

Mami punya korset terbaik di Amerika yaitu Belly Bandit. Bahannya dari bambu, lembut banget dan nggak melukai luka bekas jahitan kita.

6. Kain menyusui

Mami punya kain menyusui dari @mooiofficial. Yang mami suka dari Mooi ini bahannya enak banget, lembut dan yang paling penting nggak bikin mami kepanasan karena bahannya adem.

7. Breast pads

Mami punya breast pads dari Mooimom. Ini penting banget karena setiap kejadian menyusui apalagi ASI sudah keluar bawaaanya dingin terus karena ASI nya bikin basah baju dan breast pads ini membantu banget, mesti banget punya dan harus dibawa.

8. Pembalut nifas

Mami punya dari Softex maternity ini pembalut nifas yang mami pakai after persalinan. Memang sih di rumah sakit biasanya menyediakan tapi tetap kita bawa untuk cadangan ya moms karena kita nggak tahu darah yang kita keluarkan pasca melahirkan banyak atau nggak.

9. Membawa tas kosong pakaian kotor

Tas yang mami pakai dari @Allegra.Official kenapa nggak plastik karena untuk mencegah global warming ya moms.

10. Perlengkapan mandi

Memang sih ada beberapa yang mengatakan setelah persalinan 1 bulan kemudian baru mandi tapi kalau mami 3 hari kemudian harus mandi. Ada sabun, sikat gigi, shampoo, sabun cuci muka dan lotion.

11. Perlengkapan make up

Yang mami bawa sebenarnya skincare lalu ada pembersih muka, bedak, foundation, eyeshadow dan lipstick. Kenapa mami harus bawa ini? Iya karena setelah persalinan mami mau foto-foto sama anak mami jadi mami harus tetap terlihat segar nggak pucat.

12. Perlengkapan menyusui

Mami punya dari @spectrababyidn. Spectra ini sudah menemani perjalanan mami menyusui dari anak pertama sampai si Kembar. Yang pastinya sebelumnya mami pakai Spectra itu selalu membuat mami sukses mengASIhi anak mami, full ASI.

13. Kantong ASI

Kantong ASI ini mesti dibawa ke rumah sakit karena ketika ASI kita sudah keluar kantong ini untuk menyimpan ASI kita. Mami menggunakan dari Mooimom juga nih moms.

14. Perlengkapan cordlife

Mami pakai bank tali pusat dan darah dari Cordlife, mami sudah menggunakan ini dari anak kedua sampai anak kembar. Kenapa? Karena ini untuk wanti-wanti aja kalau sampai amit-amit anak mami atau keluarga ada yang mengalami penyakit yang sulit disembuhkan jadi mesti dibawa, karena saat persalinan nanti kita kasih ke dokter atau suster untuk menyimpan darah dan tali pusat anak kita.

15. Perlengkapan bayi

  • Baju
    Mami punya baju dari @kazel_babywear. Tentunya kita harus memilih baju yang bahannya lembut dan nyaman digunakan untuk baby kita dan pastinya nggak menyebabkan alergi. Mami biasanya akan pilih yang lengan panjang.
  • Topi
    Mami punya dari @mooiofficial
  • Kaus kaki
  • Sarung tangan
  • Bedong
    Bedong si Kembar mami gunakan dari @mooiofficial juga. Bahannya nggak diragukan, halus dan lembut
  • Selimut
    Selimutnya dari @babybee_beecorp
  • Bantal dan guling
    Bantal yang mami pakaikan untuk baby dari @mooiofficial yang anti peyang beserta gulingnya
  • Popok
    Walaupun dari rumah sakit disediakan popok untuk baby mami tetap stock popok dari Genki
  • Skincare
    Skincare baby mami percayakan pada Buds
  • Tisu basah
    Tisu basah mami siap sedia dari Enblanc, mami beli di @babygoodsid

16. Disinfectan spray

Untuk membunuh virus dan kuman. Mami beli di @babygoodsid

17. Thermometer

Bisa order di @littlegiant_id untuk mengecek suhu tubuh baby dan ibunya

18. Masker

Shopee : kuke store harga cuma 17rb isinya 50 pcs

19. Nursing pillow

Mami beli di @babybee_beecorp

Nah itu dia perlengkapan yang wajib dibawa menjelang persalinan. Jangan sampai lupa ya moms.

Kesehatan · Pregnancy

Jangan Menahan Buang Air Kecil Saat Hamil, Bisa Terkena Penyakit Berbahaya!

Sering buang air kecil itu adalah keluhan yang umum dan wajar dirasakan oleh semua bumil. Keluhan BAK akan terus bertambah seiring bertambahnya usia kehamilan.

Kok bisa bumil BAK terus?

Di trimester 1 bumil akan memproduksi hormon hcG dalam tubuhnya. Yang mana hormon tersebut membuat produksi urin meningkat dan disertai dengan pembesaran ukuran rahim sehingga frekuensi BAK lebih banyak dari sebelum kita hamil. Sedangkan di trimester kedua rahim kita makin besar, begitupun baby kita yang semakin besar makin tertekan, yang mengakibatkan semakin tertekannya saluran kemih sehingga akan membuat frekuensi BAK bertambah.

Sedangkan di trimester 3, darah akan lebih banyak mengalir ke otot panggul terutama bagian ginjal. Ginjal akan menyaring darah lebih banyak dari biasanya dan itulah yang membuat frekuensi BAK akan lebih banyak lagi dari trimester 1 dan 2. Selain itu di trimester 3 baby akan semakin besar lagi, makin menekan bagian kantong kemih, uretra dan otot pelvis kita.

Sehingga nggak aneh kalau sampai kita ketemu bumil apalagi yang di usia kehamilan trimester 3 sering BAK. Lagi ngobrol, ketawa tiba-tiba air seni keluar dengan sendirinya, dan itu mami rasakan moms. Jadi ketika mami hamil di usia trimester ketiga jalan 8 bulan frekuensi BAK makin sering dibandingkan trimester sebelumnya apalagi ini hamil kembar.

Kenapa bumil nggak boleh menahan BAK?

Namanya bumil, frekuensi BAK banyak banget apalagi sudah trimester 3. Ketika bumil sedang kepepet, di jalan kita mau BAK nggak mungkin kita langsung buang, pasti kita tahan minimal sampai menemukan tempat untuk kita bisa BAK baru kita BAK, ya kan moms? Tapi ternyata praktek menahan BAK pada bumil itu sangat salah atau tidak diperbolehkan karena dapat menyebabkan Infeksi Saluran Kemih.

Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi yang terjadi di salah satu bagian saluran berkemih kita atau uretra (saluran pelepasan air seni) dan biasanya ISK ini rentan terjadi pada wanita dibanding pria dan akan lebih rentan lagi terjadi pada bumil. Kok bisa?

  1. Karena ibu hamil memiliki sistem daya kekebalan tubuh lebih lemah
  2. Ibu hamil sering menahan BAK

Kenapa bumil kalau menahan BAK bisa menyebabkan ISK?

Jadi ketika bumil menahan BAK itu membuat bakteri tinggal lebih lama di saluran kemih kita, sehingga dapat memicu berkembang biaknya bakteri dari ISK itu.

Ciri-ciri ISK :

  1. Infeksi saluran kemih itu bisa menyebabkan nyeri panas saat kita BAK
  2. Ada darah dalam urin kita
  3. Demam
  4. BAK berbusa
  5. Warna urin keruh
  6. Merasakan nyeri di bagian perut bawah
  7. Terus merasa ingin BAK
  8. Buang air kecil tidak merasa tuntas

Jadi di tanggal 23 November 2020, di usia kehamilan mami hamil kembar 31 minggu, mami baru aja merasakan gejala ISK ini. Jadi mami sempat terjadi kontraksi kelahiran prematur tapi diiringi nyeri perut bagian bawah. Lalu memang yang biasanya mami sering BAK, saat itu frekuensi lebih sering lagi. 1 jam bisa 15x bolak balik ke toilet hanya untuk BAK. Mami pada saat BAK panas dan nyeri banget, kayak susah banget BAK tapi pengen BAK. Lalu pada saat mami sudah membersihkan organ miss V mami itu rasanya agak sakit. Dari sana berulang kali sepanjang malam mami BAK terus nggak berhenti sampai akhirnya mami dibawa ke RS, mami tes lab.

Hasil tes lab

Untuk hasil infeksi itu paling aman di bawah 5. Tapi angka mami sudah 4.7 sudah mendekati ke infeksi. Makanya mami merasakan gejala seperti itu. Dan dokter langsung memberikan mami antibiotik sebagai penanganan awal jangan sampai infeksi berlanjut sampai benar-benar ISK.

Apa sih penyebab ISK ini?

Jadi ISK ini disebabkan bakteri E Coli yang biasanya ada di saluran cerna dan bakteri E Coli ini pindah ke saluran uretra kita atau saluran kantong kemih kita biasanya karena kita kurang memperhatikan kebersihan bagian organ intim atau miss V kita.

Memang benar ISK itu bahaya?

ISK ini kalau misalnya nggak ditangani lebih lanjut dapat menginfeksi ginjal kita yang dapat membuat kontraksi, kelahiran bayi prematur, berat badan bayi rendah dan tentunya dapat membahayakan nyawa ibu dan calon baby kita. Dan kalau infeksi ini tetap dibiarkan itu juga dapat membuat kerusakan ginjal kita secara permanen. Kalau untuk ISK ini ada contoh kasus salah satunya artis Irish Bella. Irish Bella ini mengalami ISK sehingga membuat kedua baby kembarnya meninggal di dalam perut ibu. Jadi moms belajar dari pengalaman ini, kita harus hati-hati soal ISK dan jangan sampai kita cuek soal ISK, karena kita nggak mau sampai membahayakan kita pribadi dan calon baby kita.

Penanganannya bagaimana?

  1. Kita harus tahu dari awal gejala-gejala ISK ini kemudian segera datang ke dokter untuk diberikan antibiotik seperti mami. Mami konsumsi antibiotik sehari 2x.
  2. Jaga kebersihan organ intim kita
  3. Cuci tangan sesering mungkin
  4. Gunakan pakaian dalam berbahan katun
  5. Hindari minuman/makanan berkafein karena kafein itu bersifat geuretik (menarik cairan dalam tubuh) yang membuat kita terus menerus ingin BAK
  6. Lakukan double-P, jadi kalau sampai kita BAK, sudah BAK kita BAK lagi, tuntaskan BAK jangan sampai ada yang tersisa sehingga kita tidak akan membuat bakteri tertinggal di saluran kemih kita yang akan membuat mereka berkembang biak dan menginfeksi saluran kemih kita.

Nah itu dia seputar ISK dari ciri hingga penanganannya, semoga bermanfaat ya.

Pregnancy · Seputar Program Bayi Tabung

Sempat Gagal, Ini Perjuangan Tya Ariestya Menjalani Program Bayi Tabung

Siapa sih yang nggak tahu sama selebriti moms, Tya Ariestya? Pasti moms semua tahu ya. Tya Ariestya adalah satu dari banyak wanita yang juga memutuskan untuk mempunyai buah hati lewat bayi tabung. Di kesempatan hari ini, mami mau sharing obrolan mami bersama Tya tentang bayi tabung. Bagaimana perjuangannya, seperti apa tantangannya hingga apa yang membuatnya memutuskan untuk melakukan bayi tabung? Yuk simak obrolannya berikut ini.

Apa alasan Tya Ariestya memilih untuk bayi tabung?

Tya Ariestya : Pada saat itu edukasi tentang bayi tabung bisa dibilang hampir nggak ada sama sekali dan waktu itu umur aku 29 tahun. Nikah umur 28 tahun dan pada saat menikah dapat suami yang well prepared. Dia sebelum menikah harus cek semuanya sampai akhirnya ketahuan kalau aku punya kelainan hormon yang namanya PCOS (gangguan hormonal yang menyebabkan pembesaran ovarium dengan kista kecil di tepi luar).

Ada hormon yang nggak seimbang, masa suburnya jadi nggak jelas boleh dibilang malah nggak punya masa subur, terus bisa dibilang hormon laki-lakinya lebih banyak dari hormon perempuan. Biasanya ada beberapa tanda bahwa kita menderita PCOS seperti tumbuh bulu halus di sekitar mulut (kumis) dan di sekitar puting payudara. Biasanya wajahnya lebih berminyak dan berjerawat serta kelebihan berat badan. Cuma ketika aku divonis PCOS berat badanku hanya 46 kg. Jadi ternyata aku itu punya genetik diabetes.

Akhirnya saat menikah kita sudah tahu kan kalau aku akan kesulitan hamil tapi enggak mau baru nikah langsung bayi tabung. Kita punya target, suami aku waktu itu 34 tahun dia bilang untuk coba alami sambil aku minum obat. Jadi kita pergi ke dokter aku minum obat PCOS, aku dapat obat diabet terus aku dikasih vitamin tambahan.

Selama 1.5 tahun tidak putus minum obat itu sampai akhirnya naik berat badan. Muka jerawatan, minyakan dan setelah 1.5 tahun suami memutuskan untuk ke dokter untuk ikut program hamil berbantu. Untuk case aku, ditawarin beberapa macam inseminasi atau bayi tabung dengan persentase keberhasilan.

Ketika inseminasi keberhasilannya itu rata-rata 10% sedang untuk bayi tabung rata-rata keberhasilan 40% dengan kondisi aku pada saat itu PCOS dan memang sperma suami waktu itu lagi nggak bagus karena waktu itu suami aku perokok. Jadi dokter menyarankan aku untuk bayi tabung, karena untuk inseminasi persentase di kondisi aku menurun dari yang 10% jadi paling cuma 5%. Sementara di kondisi bayi tabung dari 40% bisa naik ke 60% karena aku rajin olahraga dan masih muda. Semakin muda persentase keberhasilan semakin tinggi. Memang kalau secara harga itu bisa kayak 1:3. Mungkin inseminasi kalau jaman aku dulu tahun 2015 adalah 10-19 juta, bayi tabung itu sekitar 60-80 juta.

Akhirnya aku dan suami mikir kita masih muda kalau kita bayi tabung sekarang kita masih punya banyak waktu. Yang pertama chance keberhasilan semakin tinggi, kedua ketika kita tidak berhasil kita masih punya semangat nih untuk coba lagi dan untuk kumpulin uangnya lagi. Akhirnya memutuskan untuk bayi tabung.

Habisin berapa untuk 3x bayi tabung sampai hamil?

Tya Ariestya : Kalau di kehamilan aku pertama sekitar 60 jutaan sampai hamil, dan yang kedua waktu itu aku sudah punya simpanan. Kalau bayi tabung ketika PCOS telurnya lebih banyak, yang biasanya orang-orang cuma punya telur 1 atau 2 kita bisa sampai 30 an. Jadi waktu yang pertama itu dapat banyak, cuma memang qualitynya biasanya PCOS itu lebih di bawah dibanding yang normal.

Akhirnya telur aku diketemuin sama sperma suami yang jadi embrio ada 4. Grade nya aku lupa, yang dimasukin kalau enggak salah yang execellent dan good, sisanya punya 2 good. 2 dimasukin yang 2 disimpan, yang 2 dimasukin itu jadi Kanaka. Setelah itu di program bayi tabung kedua aku tinggal transfer embrio aja kan 2, tapi enggak jadi. Yang ketiga aku ulang proses dari awal lagi dan jadi Anugerah.

Nah itu enaknya kalau kita coba bayi tabung dari muda semangat kita juga beda, terus juga secara stimulasi obat juga pastinya lebih bereaksi baik.

Apa bedanya dari bayi normal?

Tya Ariestya : Totally nggak ada yang different. Justru dokter Nando lebih meyakinkan kita, dia bilang dengan mendapatkan anak dari proses bayi tabung biasanya orang yang melakukan bayi tabung akan lebih memperhatikan asupan pada saat kehamilan dan sebelum kehamilan. At the end anaknya jadinya pintar. Tapi bukan berarti yang nggak bayi tabung itu tidak bagus ya.

Nah itu adalah sedikit dari obrolan mami dan Tya Ariestya mengenai bayi tabung. Lalu ada kah program bayi tabung yang sedang dijalankan Tya Ariestya saat ini? Masih bersediakah Tya untuk melakukan program bayi tabung untuk yang keempat kalinya? Yuk simak lanjutan obrolan mami dengan Tya Ariestya di video berikut ini.

Pregnancy

8 Tantangan yang Dihadapi Ibu Hamil Kembar

Jadi moms setiap kehamilan punya tantangannya sendiri mau tunggal maupun kembar. Tapi hamil kembar memiliki tantangan dan resiko yang lebih tinggi dibanding hamil tunggal. Pada kesempatan hari ini, di usia kehamilan mami jalan 34 minggu mami mau sharing mengenai pengalaman mami tentang tantangan hamil kembar yang mami alami.

Tantangan hamil kembar

  1. Morning sickness parah
    Di kehamilan kembar ini mami sering banget merasakan mual dan muntah, padahal di kehamilan tunggal mami nggak pernah merasakan itu. Kenapa bisa begitu? Jadi di kehamilan kembar ini, hormon HcG kita lebih tinggi dibanding pada hamil tunggal sehingga akan membuat kita mudah mengalami morning sickness parah. Mami mengalami morning sickness selama 3 bulan pertama dan itu setiap hari. Paling nggak bisa makan seafood, bahkan melihat pun langsung mual. Kalau kalian yang hamil tunggal pernah merasakan morning sickness juga, maka siap-siap jika hamil kembar efeknya akan double moms.
  2. Berat badan naik lebih tinggi dibanding hamil tunggal
    Jadi moms di kehamilan tunggal, 2x mami hamil berat badan naik sampai persalinan 12 kg. Sedangkan di hamil kembar ini, di awal mami sudah positif hamil dokter sudah bilang mami akan naik berat badan start dari 15-20 kg mungkin lebih. Nah jadi mami pribadi sekarang menuju 34 minggu berat badan sudah nambah 15-16 kg dan masih akan terus bertambah. Wajar ya moms naik berat badan banyak karena di kehamilan kembar kita mengandung 2 bayi, air ketuban yang lebih banyak sehingga mengakibatkan ibu hamil kembar akan memiliki berat badan yang double dibanding hamil tunggal.
  3. Kontraksi terus menerus
    Biasanya kontraksi itu akan dirasakan ibu hamil tunggal ketika dekat dengan persalinan tapi berbeda halnya dengan ibu hamil kembar. Mami sendiri sudah rasakan dari awal trimester sampai akhir trimester. Mami kram perut terus, kontraksi terus sampai dokter memberikan resep obat kontraksi. Sama halnya di trimester kedua, kontraksi yang mami rasakan lebih terasa lagi dibandingkan saat awal trimester. Di trimester ketiga kontraksinya lebih parah dibanding trimester kedua. Di trimester 2 mami minum obat kontraksi 2x sehari atas resep dokter sedang di trimester ketiga 4x sehari minum obat kontraksi. Dan di tanggal 23 November 2020 mami sempat merasakan kontraksi persalinan prematur (baca: Kontraksi Persalinan Prematur)
  4. Persalinan prematur
  5. Stretchmark
  6. Anemia
    Ibu hamil kembar sangat beresiko kekurangan darah. Anemia adalah salah satu gejala ibu hamil kekurangan zat besi dan kebanyakan ini dialami ibu hamil kembar. Kekurangan zat besi dalam darah yang rendah sehingga meningkatkan aliran darah. Yang mami rasakan itu suka ngantuk tiba-tiba, pengen tidur, pusing nggak enak banget moms. Jadi mami sendiri sudah melakukan infus untuk penambahan zat besi sebanyak 2x. Jadi mami di trimester kedua melakukan suntikan zat besi di rumah sakit bunda menteng, mami suntuk kurang lebih 1 jam. Setelah suntik badan lebih enak. Di trimester ketiga zat besi mami kurang lagi yang mengakibatkan mami masuk rumah sakit lagi dan suntik zat besi lagi.
  7. Susah tidur
    Ibu hamil kembar susah tidur. Itu mami rasakan sejak trimester pertama, hal ini terjadi karena mami merasakan kram dan kontraksi terus menerus.
  8. Sakit pinggang dan punggung berlebihan
    Sakit pinggang mulai mami rasakan di trimester kedua usia kehamilan 5 bulan. Di usia kehamilan 5 bulan, bagian pinggangnya sakit banget rasanya seperti tertusuk-tusuk dan nggak pernah berhenti sakitnya sampai trimester akhir. Makin parah sakitnya karena beban baby makin berat dan punggung serta pinggang harus menopang berat tersebut.

Beda banget kan tantangan ibu hamil kembar dan hamil tunggal? Jadi persiapkan semua dahulu sebelum hamil kembar ya moms. See di next sesi #CurcolYukMoms.

Pregnancy

Penting untuk Tahu! Tanda Bahaya Kehamilan yang Mengancam Keguguran!

Hai moms kembali lagi di sesi #CurcolYukMom. Nah kali ini mommy akan sharing masalah kehamilan. Berbicara tentang kehamilan, perut nyeri, mual dan muntah adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil. Tapi ternyata moms, dari keluhan para bumil ada beberapa yang merupakan tanda kehamilan wajar dan ada pula yang tidak wajar. Kalau sampai kita enggak aware atau kita mengabaikan tanda kehamilan yang tidak wajar ini dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi.

Nah pada kesempatan hari ini mommy akan share tentang tanda bahaya kehamilan yang harus kita aware. Apa saja tanda kehamilan tidak wajar?

1. Pendarahan atau Bercak Darah

Kalau kita bicara soal bercak darah, bercak darah ini bisa menjadi salah satu tanda awal dari kehamilan. Dan ini adalah tanda kehamilan yang wajar terjadi karena embrio sudah berhasil tertanam di rahim kita sehingga kita positif hamil. Biasanya kalau darah yang keluar sedikit, enggak terlalu banyak dan kita enggak merasa nyeri atau sakit di salah satu bagian perut kita merupakan tanda kehamilan yang wajar.

Tapi tanda kehamilan yang tidak wajar ketika kita pendarahan atau bercak darah itu muncul ketika usia kehamilan kita sudah cukup bulan, misalnya usia hamil 2 bulan tapi tiba-tiba kita pendarahan. Nah ini adalah tanda kehamilan yang enggak wajar. Apalagi kalau sampai darah yang keluar itu cukup banyak, darah segar bahkan gumpalan hitam yang keluar dari jalur lahir, kita merasakan nyeri yang hebat di bagian perut kanan atau kiri, kram, pokoknya enggak enak banget. Kemungkinan besar tanda kehamilan yang enggak wajar ini adalah akibat dari plasenta yang sudah terlepas dari rahim kita.

Jadi kalau mommy ngomongin soal pendarahan ini mommy sudah mengalaminya sendiri, bahkan adik dan adik ipar juga mengalaminya di kehamilan awal. Jadi pertama kali hamil mommy, adik dan adik ipar keguguran semua. Waktu itu mommy hamil dan usianya menuju 2 bulan. Saat itu mommy sedang naik tangga tiba-tiba ada darah keluar di celananya. Pada saat itu mommy enggak ngerti, padahal mommy pendarahan cukup banyak, darah segar, gumpalan hitam juga keluar dan perut sakit banget. Karena kurang pengetahuan, pada saat itu mommy merasa fine-fine aja.

Mommy pergi ke RS masih bisa duduk ngantri berjam-jam tunggu dokter. Pas ketemu dokter ternyata embrio yang di rahim mommy sudah enggak ada, tidak ada detak jantungnya dan akhirnya mommy melakukan kuret. Jadi belajar dari pengalaman mommy ya moms, kalau sampai moms sekarang sedang hamil dan mengalami pendarahan atau bercak darah ketika usia kehamilan sudah cukup langsung berbaring, usahakan posisi kaki lebih tinggi dari badan, diganjal bantal gitu moms, minum air manis, segera ke RS paling dekat jangan antri dokter lagi, langsung masuk UGD agar ibu dan bayi bisa terselamatkan.

2. Preeklamsia

Kalau BB kita nambah, kita mengalami pembengkakan di bagian wajah tangan dan kaki ketika hamil itu wajar moms. Tanda yang enggak wajar kalau sampai kita mengalami tekanan darah yang lebih tinggi, kelebihan protein dalam urin kita sehingga menyebabkan nyeri ulu hati, nyeri tengkuk, nyeri bagian perut tengah dan atas, pandangan kita kabur, sakit kepala terus menerus, mual terus menerus, jarang buang air kecil dan sesak napas, ini sudah mengarah ke keracunan kehamilan atau Preeklamsia. Kalau sampai para ibu hamil mengalami tanda seperti itu segera pergi ke RS terdekat dan konsultasi dengan dokter agar tidak mengancam keselamatan ibu dan anak.

3. Keluarnya Cairan dari Jalur Lahir

Tanda kehamilan yang wajar kalau sampai cairan yang keluar dari jalur lahir kita adalah urin. Urin itu bisa keluar karena adanya tekanan dari kantong kemih akibat rahim yang membesar. Jadi mommy sendiri sudah mengalami juga di kehamilan kembar moms, mommy urinnya sering keluar sendiri. Urin mommy keluar sendiri karena rahim ini sudah terlalu tertekan ke kantong kemih, maka dari itu sering banget urinnya keluar tiba-tiba dan ini adalah wajar. Tapi tanda kehamilan yang tidak wajar adalah ketika cairan yang keluar dari jalur lahir itu adalah air ketuban.

Kita bisa tahu ini air ketuban atau urin dengan cara yang mudah yaitu dengan melihat beberapa tanda berikut ini. Pertama, air ketuban itu warnanya bening tapi kental, ada juga kuning kental bahkan hijau kental. Kedua, frekuensi air ketuban yang keluar dari jalur lahir itu biasanya akan lebih banyak dibandingkan urin, beda deh moms. Jadi kalau sampai ibu hamil sudah merasakan ada air ketuban pecah segera ke RS terdekat dan usahakan tetap berbaring ya moms. Nah air ketuban pecah ini dialami bumil di usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan biasanya ini dapat mengakibatkan kelahiran bayi prematur, sindrom gangguan pernapasan, infeksi darah bahkan kematian.

4. Gerakan Bayi Berkurang atau Tidak Ada

Jadi moms tanda kehamilan yang wajar adalah ketika kita usia kehamilan masih di bawah 5 bulan biasanya gerakan bayi enggak ada atau tidak terasa karena kehamilan kita masih termasuk kehamilan muda. Biasanya kita akan merasakan gerakan di dalam perut kita kurang lebih di kehamilan usia di atas 25 minggu atau 5 bulan. Kalau mommy sendiri sudah merasakan gerakan walaupun sedikit sekali start di usia kehamilan 12 minggu atau 3 bulan.

Buat para moms yang sekarang usia kehamilannya sudah 5 bulan ke atas lalu tidak merasakan gerakan sama sekali ini yang enggak wajar ya moms. Kalau sampai ini terjadi segera ke RS terdekat. Biasanya di usia kehamilan 5 bulan babynya aktif banget, per 12 jam minimal ada 10 gerakan entah itu tendangan, pukulan atau putaran, kita bisa merasakan. Moms juga bisa merangsang gerakan baby kita dengan cara miring ke kanan, kiri, kita elus, ajak komunikasi dan kalau sampai gerakan baby kita berubah atau tidak ada sama sekali segera ke RS terdekat agar tidak mengancam keselamatan ibu dan anak.

5. Mual atau Muntah yang Berlebihan

Mual dan muntah wajar saat hamil terutama di awal kehamilan adalah hal yang wajar. Di awal trimester itu biasanya ibu hamil akan merasakan mual dan muntah karena adanya perubahan hormon dalam tubuh akibat dari kehamilan. Mommy pribadi mengalami mual dan muntah pertama kali di kehamilan kembar di 3 bulan pertama, trimester pertama. Tapi walaupun mual dan muntah, mommy masih bisa minum, masih bisa makan walaupun sedikit dipaksa, tapi tetap bisa dapat asupan air dan makanan yang cukup.

Nah tanda kehamilan yang enggak wajar adalah kalau sampai ibu hamil itu mengalami mual dan muntah yang berlebihan, mual dan muntah terus enggak bisa masuk cairan dan makanan sama sekali bisa mengakibatkan ibu hamil dehidrasi dan zat makanan sehingga membuat kesadaran menurun. Ini sangat berbahaya terhadap ibu dan janin, kalau sampai ibu hamil mengalami hal seperti ini segera ke RS terdekat dan segera dapatkan infus cairan makanan agar ibu dan anak terselamatkan.

6. Keputihan

Keputihan itu wajar banget moms, tapi keputihan mulai enggak wajar apabila kita merasakan keputihan kita sudah ada bau menyengat, rasa gatal terus, apalagi kalau keputihan kita berwarna cokelat dan hijau karena yang dikhawatirkan ada infeksi di bagian miss v kita. Nah kalau sampai itu terjadi kita ke RS terdekat agar tidak mengancam keselamatan ibu dan anak.

That’s all untuk semua tanda bahaya kehamilan semoga bermanfaat. Tetap semangat dan jaga kesehatan jangan sampai tanda kehamilan yang tidak kita aware mengancam keselamatan ibu hamil dan baby kita.

Pregnancy

5 Hal Wajib Dilakukan Setelah Operasi Caesar Melahirkan Biar Luka Cepat Sembuh

Hai moms, congratulations buat para moms yang baru saja melakukan persalinan atau yang akan mulai persalinan, pasti sudah enggak sabar kan untuk ketemu dengan buah hati tercinta yang di dalam kandungan selama 9 bulan. Jadi mommy pribadi baru saja melakukan operasi sesar pada 21 Desember 2020 dan ini adalah operasi sesar mommy yang ketiga kalinya.

Dulu pas mommy pertama kali melakukan operasi sesar di 17 Juni 2017 jujur mommy sempat bingung, habis operasi sesar kita sebagai perempuan harus ngapain. Jadi banyak banget orang jaman dulu, bahkan orangtua mommy mengatakan bahwa kalau habis melahirkan harus bed rest di kasur 30 hari enggak boleh gerak, jalan-jalan, mandi, keramas dan masih banyak lagi pantangannya agar staminanya cepat balik dan nanti saat tua badannya enggak mudah kena penyakit.

Nah itu mitos atau fakta sih moms? Jawabannya adalah mitos. Jadi menurut penelitian bahwa seorang ibu yang baru saja menjalankan operasi sesar atau melahirkan secara normal harus tetap bergerak dan rutin membersihkan diri untuk mempercepat penyembuhan luka operasi sesar kita. Nah berikut adalah 5 hal yang wajib kita lakukan setelah kita menjalankan operasi sesar untuk mempercepat penyembuhan luka operasi sesar.

1. Belajar Bergerak

Setelah kita operasi sesar kita harus banyak bergerak untuk mempercepat penyembuhan luka operasi kita. Bahkan moms dioperasi sesar ketiga kali ini kebetulan mommy operasi di RS Bunda Menteng dengan dokter Aryanando. Nah dokter Aryanando sendiri mau pasiennya recovery dengan cepat. Jadi mommy habis operasi sesar 3 jam kemudian mommy sudah belajar duduk. Perlahan-lahan dari posisi tidur dibangunin sedikit demi sedikit, sampai akhirnya mommy total kurang lebih enggak sampai 5 jam sudah bisa balik ke ruangan dan bisa belajar duduk seperti biasa.

Sakit memang tapi lama kelamaan luka operasi yang mommy rasakan makin berkurang sakitnya, jadi kita enggak diajarkan untuk manja dan enggak boleh bergerak. Nah dari bergerak itu kita bisa belajar untuk menyusui karena setelah kita operasi sesar kita harus segera mengeluarkan ASI untuk memberikannya kepada baby kita. Belajar menyusui, menggendong baby kita, serta makan dan minum untuk mempercepat penyembuhan luka operasi moms.

2. Makan dan Minum

Konon katanya kalau setelah kita operasi sesar kita jangan langsung makan daging dan telur, nyatanya pernyataan ini adalah mitos. Setelah kita operasi sesar kita boleh makan apa saja moms walaupun memang enggak langsung ya moms. Mommy pribadi kemaren setelah operasi sesar 1 jam kemudian sudah mulai dikasih air putih tapi minumnya dikit-dikit jadi kita lihat kita muntah atau enggak. Setelah 1 jam kemudian air putihnya lebih banyak lagi sampai 1 gelas, dilihat lagi kita muntah atau enggak.

Setelah itu kita dikasih permen, lalu kita dikasih air teh hangat manis, setelah sudah oke staminanya sudah oke kita balik ke ruangan kita boleh mulai makan bubur sumsum, kalau enggak muntah kita boleh makan lagi telur, makan daging, nasi dan akhirnya di hari pertama mommy setelah operasi sesar, malamnya mommy sudah makan nasi bahkan makan McD. Walaupun awalnya mommy sempat muntah, lalu stop dan mulai minum dan makan lagi sampai akhirnya muntah itu terkendali dan usus kita sudah bekerja senormal mungkin. Dengan kita makan protein yang sangat banyak itu bisa mempercepat penyembuhan luka operasi sesar kita dan merangsang ASI kita juga loh moms.

3. Mandi dan Keramas

Siapa yang kalau kita habis melahirkan enggak boleh keramas dan mandi 30 hari, mommy sih enggak bisa. Jadi kalau mommy sendiri sudah 3x operasi sesar, setelah selesai mommy pasti mandi dan keramas enggak nunggu 30 hari. Pernyataan 30 hari enggak boleh mandi dan keramas itu adalah mitos moms. Menurut penelitian setelah kita operasi sesar kita malah diwajibkan untuk membersihkan diri secara rutin.

Bayangkan aja moms kita enggak mandi cuma lap basah aja, enggak sikat gigi, enggak keramas otomatis kotor dong. Nah padahal setelah operasi kita juga harus menyusui, merangsang ASI kita, skin to skin dengan baby kita. Kalau misalnya kita sudah skin to skin dengan keadaan badan kita kotor itu enggak bagus moms buat baby kita juga. Jadi faktanya kita harus tetap membersihkan diri secara rutin untuk membantu penyembuhan luka operasi sesar kita lebih cepat. Tentunya mandi dan keramas itu enggak langsung setelah operasi sesar, biasanya 2/3 hari setelah operasi sesar. Pokoknya setelah kateter di urin kita sudah dilepas, infus sudah dilepas dan kita sudah bisa bergerak, berdiri tanpa bantuan suster.

4. Belajar Menyusui

Memang ya moms seorang ibu hebat banget. Setelah seorang ibu harus dioperasi ataupun melahirkan normal, menahan rasa sakit bekas jahitan, seorang ibu harus segera belajar untuk menyusui, merangsang ASI agar cepat keluar dan baby kita bisa minum ASI secepat mungkin. Jadi belajar menyusui itu penting juga moms setelah operasi sesar, skin to skin dengan baby kita, kasih ASI walaupun memang ASI belum ada tetapi kita terus merangsang dengan baby kita menyusui di payudara kita agar hormonnya makin terangsang dan akhirnya ASI bisa keluar.

5. Pakai Korset

Pakai korset setelah operasi sesar itu penting banget karena dapat membantu penyembuhan luka jahitan bekas operasi sesar dan membantu rahim kita yang tadinya bengkak lama kelamaan turun. Jadi mommy setelah melahirkan enggak cuma lagi hamil tapi habis melahirkan pasti pakai korset dan mommy setia pakai korset dari Mooimom. Korset ini selalu mommy pakai after mommy lahiran sebanyak 3x. Mooimom sendiri terbuat dari bambu, kalau ditanya sakit enggak sih luka operasi kalau ditekan begitu menggunakan korset, jawabannya enggak ya moms. Dengan begini mommy bisa berdiri tegak. Jadi memakai korset setelah operasi sesar bisa mempercepat penyembuhan luka operasi sesar.

That’s all untuk 5 hal yang wajib dilakukan setelah kita operasi sesar. Semoga bermanfaat untuk moms semua.

Pregnancy

Perkembangan Hamil Kembar Trimester Akhir : Bulan 7-9

Hai moms kembali lagi di #CurcolYukMom dengan mommy untuk update tahap perkembangan hamil kembar usia 7 bulan. Jadi di usia 7 bulan ini mommy sudah melakukan USG, kedua baby mommy sehat, air ketuban juga masih banyak, plasentanya juga masih oke banget dan di usia 7 bulan ini kedua baby mommy memiliki berat yang sama yaitu 1.7 kg. Jadi mommy membawa beban kurang lebih 3.4 kg di usia kehamilan kembar 7 bulan. Dan untuk kenaikan BB mommy sudah naik sekitar 15 kg.

Nah untuk selain itu yang mommy rasakan di usia kehamilan kembar 7 bulan ini bagian depan, belakang, samping kanan dan kiri badan sakit semua. Benar-benar sakitnya luar biasa, sering sesak nafas, nafasnya lebih agak pendek, jadi mau tidur miring kanan ataupun kiri salah. Pas sudah tidur miring kanan 2 jam terus bangun kram perutnya. Terus pinggang dan punggung sakit luar biasa karena harus menopang BB mommy yang bertambah di bagian perut.

Kalau untuk soal makan masih oke, enggak mual dan muntah cuma lebih ke mudah capek ya moms lebih cepet ngos ngosan juga tapi kalau selain itu mommy still oke. Dari dokter sendiri menyarankan mommy untuk naik kursi roda dari usia 7 bulan ini, cuma mommy berusaha enggak. Dokter menyarankan untuk menggunakan kursi roda karena yang ditakutkan dokter janinnya bisa turun kalau enggak pakai kursi roda. Sebenarnya janin turun enggak papa tapi kalau turun terus dan menekan bagian miss v itu sakitnya luar biasa. But mommy enggak dulu pakai kursi roda, sementara mommy masih makai maternity belt untuk menjaga bagian perut bawahnya kalau jalan jauh.

Di usia 8 bulan, mommy sempat mengalami kontraksi tepatnya usia kehamilan 31 minggu. Jadi sekitar tanggal 23 november 2020 jam 6-7 malam mommy merasa nyeri di bagian perut bawah, lalu bagian kantong kemih mommy terasa tertekan dan ada frekuensi untuk BAK (buang air kecil) sangat besar. Memang biasanya di trimester 3 mommy BAK-nya banyak tapi kemaren itu dalam waktu 1 jam bisa sampai 20x balik ke toilet untuk BAK dan pada saat BAK rasanya nyeri dan panas. Nyeri bagian perut bawah, kencang dan kontraksi. Dan mommy mengalami kontraksi semalaman yang akhirnya mommy masuk ke RS untuk rawat inap di tanggal 24 November 2020.

Di sana mommy tes CTG dan akhirnya diketahui ternyata kontraksi mommy ada di kategori sering dengan level sedang. Karena kondisi seperti itu yang ditakutkan kalau dibiarkan saja akan mengalami kontraksi persalinan prematur, akhirnya dokter memberikan mommy infus anti kontraksi selama 1×24 jam cuma mommy lupa berapa banyak infusnya, tapi terus-terusan. Lalu juga ada suntik pematangan paru bayi sebanyak 4x, tujuannya adalah kalau sampai babynya memang harus lahir prematur minimal paru-parunya sudah siap, sistem pernafasannya sudah siap.

Lalu saat mommy cek dokter untuk usia kehamilan 32 minggu air ketuban semuanya masih aman cuma bedanya baby mommy di usia 32 minggu ini yang baby pertama sebelah kanan BB nya sudah 2.3 kg yang kedua 2 kg. Di usia kehamilan kembar 32 minggu BB mommy sudah nambah 15 kg sama kayak 7 bulan. Jadi sekarang sudah 65 kg. Dan mommy sudah mulai ada stretchmark jadi cukup sedih ya moms. Kemudian yang mommy rasakan semakin bertambah usia kehamilan, yang paling parah bagian punggung kanan setiap hari sakit kemudian bagian perut kanan atas sakit juga sakit terus.

Tanggal 21 Desember 2020 usia kehamilan mommy menuju 35 minggu dan ini adalah hari terakhir mommy bisa bersama dengan kedua janin di dalam perut. Hari ini mommy akan melakukan operasi sesar di RS Bunda Menteng. Dan yang mommy rasakan di trimester akhir ini sebelum persalinan, pinggang itu makin berasa sakit, tidur sudah mulai enggak enak, setiap kali tidur kurang lebih 1-2 jam kayak merasa kram, sakit banget, bangun terus BAK juga banyak dan makin berat, makin enggak enak sering banget kontraksi. Si janin gerak terus, kalau sudah kontraksi keringat dingin banyak banget padahal itu AC dingin tapi bisa keringatan sepanjang malam, jadi tidurnya enggak nyenyak.

Lalu di usia kehamilan menuju 35 minggu ini BB mommy total semua naik 16 kg. Jadi itu yang mommy rasakan di trimester akhir hamil kembar mommy dan finally hari ini semua yang mommy rasakan di hamil kembar ini selesai juga dan mommy akan memulai momen baru yaitu menyusui kedua baby kembar mommy.

Untuk bumil kembar lain jangan pantang menyerah, jangan putus asa, dan menyempatkan waktu untuk melakukan hal lain agar kita enggak stres mikirin perut dan kesakitan yang kita rasain yang kita rasakan saat hamil. Tetap semangat moms!

Pregnancy

Tahap Hamil Kembar Trimester 2 Bulan 4-6

Hai moms kembali lagi di sesi #CurcolYukMom bareng momms. Jadi hari ini mommy mau update untuk perkembangan hamil kembar di trimester kedua. Di trimester 2 ini mommy mau update saat usia kehamilan 4 bulan. Yang mommy rasakan sudah mulai berat di bagian perut tapi kalau untuk mual dan muntah sudah agak berkurang bahkan hampir enggak ada, makan juga sudah lumayan. Dan di 4 bulan kehamilan BB mommy naik sampai 6kg.

Saat di USG di usia 4 bulan baby mommy yang pertama itu panjangnya 2.35 cm dan BB nya 188 gr. Sedangkan baby kedua panjangnya 2.15 cm dan BB nya 215 gr. Di usia ini mommy sempat ada problem. Jadi setelah mommy cek darah, zat besi mommy jelek banget that’s why dokter menyarankan untuk melakukan infus venofer atau infus untuk menambah zat besi di rumah sakit Bunda Menteng untuk memperbaiki zat besi yang ada di dalam tubuh mommy.

Tapi mommy masih aktivitas non stop cuma memang lebih agak berasa pas malam-malam kadang kencang banget perutnya, di bagian perut atas dekat dada mommy sudah mulai ngerasain kakinya jadi suka berasa sakit, perut mommy juga sudah gede banget.

Perkembangan usia di 5 bulan kehamilan, mommy berat badannya sudah 58 kg yang mana mommy sudah naik 8 kg. Hamil kembar ini hampir setiap hari mommy merasakan kontraksi yang cukup lumayan yang bikin enggak bisa tidur, jadi untuk gangguan insomnia masih ada aja karena kontraksi dan kram perut yang enggak berhenti. Dan mommy juga sudah mulai pakai maternity belt untuk menjaga biar janinnya enggak turun karena memang ini sudah kayak usia 8 bulan hamil. Kemudian yang bagian deket dada ini sudah berasa banget tulang kaki babynya ditendang-tendang jadi setiap kali duduk tegak, kalau duduk kelamaan di bagian bawah dada sakit banget.

Lalu di usia 5 bulan ini mommy sudah infus venofer sebanyak 2x untuk menambah zat besi mommy dan kalau untuk BB baby pertama mommy sudah 411 gr dan baby kedua sudah 480 gr. Sudah kelihatan mukanya juga moms saat di USG. Nanti di usia kehamilan 6 bulan mommy akan melakukan tes NIPT untuk mengetahui apakah down syndrome atau kelainan di kedua baby mommy. Walaupun terasa berat banget merasa lebih agak capek cepet capke daripada kemaren cuma mommy harus tetap semangat.

Di usia 6 bulan mommy melakukan tes NIPT dan bersyukur tidak ada masalah apa-apa dengan kehamilan mommy. Perkembangan baby di usia kehamilan 6 bulan ini adalah pendengaran janin sudah sempurna, rambut pada bagian kepala, alis dan bulu mata kini sudah mulai tumbuh lebih lebat dari sebelumnya dan bayi sudah bisa membuka serta menutup kelopak matanya.

Itu dia perkembangan kehamilan kembar mommy di trimester kedua, ditunggu update perkembangan kehamilan kembar trimester ketiga ya moms.

Pregnancy

Tahap Hamil Kembar Trimester Pertama Bulan 1-3

Banyak teman-teman yang ingin tahu perkembangan mommy selama hamil kembar, maka dari itu sekarang mommy mau sharing mengenai tahap perkembangan hamil kembar di trimester 1. Pada tanggal 22 Juli 2020 usia kehamilan mommy sudah full 3 bulan.

Untuk moms yang mungkin belum tahu, mommy akan flashback sedikit. Mommy hamil kembar dengan prosedur bayi tabung, mommy melakukan embrio transfer pada tanggal 27 Mei 2020. Mommy memasukkan 2 telur grade excellent ke rahim mommy dan di tanggal 10 Juni 2020 mommy mendapatkan kabar gembira dari dokter Nando bahwa mommy berhasil hamil kembar.

Dari embrio transfer 3 hari kemudian mommy testpack yaitu tanggal 30 Mei 2020, mommy cek ternyata sudah ada garis samar alias positif. Jadi dari sana mommy sudah merasakan berbagai tanda kehamilan kembar ini. Beda banget sama kehamilan pertama dan kedua mommy.

Apasih bedanya kehamilan kembar dengan kehamilan tunggal?

  1. Mual dan Muntah Terus Menerus
    Jadi yang paling mommy ingat itu di 2 bulan pertama kehamilan, mommy full muntah dan mual enggak berhenti. Biasanya mommy kalau hamil enggak pernah mual dan muntah ya moms, fine aja. Tapi di kehamilan kembar ini mual dan muntah terus, bahkan mommy yang notabene suka banget sama ikan di kehamilan kembar ini bisa benci banget sama ikan. Cukup melihat ikan di depan mata langsung muntah, cium bau ikan langsung mual, jadi benar-benar enggak suka banget sama ikan, mau itu ikan salmon, ikan tuna, ikan apapun mommy benci banget pada saat itu.
  2. Perut Enggak Nyaman
    Mommy juga merasa perut itu enggak enak karena susah makan kan moms, mual, muntah, perut enggak enak, enggak suka sama makanan tertentu, jadi perut bawaannya enggak enak terus. Dan mommy merasakan kram perut itu terus menerus moms. Dari mommy embrio transfer tanggal 27 Mei 2020 mommy kram dan kramnya itu enggak berhenti sampai 2 bulan pertama. Jadi selama 2 bulan pertama usia kehamilan, mommy kram tiap hari. Sehari bisa 10-12x kram. Sekali kram bisa 10-15 menit dan kramnya lumayan moms.
  3. Insomnia
    Di kehamilan kembar ini mommy insomnia. Biasanya kalau ibu hamil tidur enak ya moms. Mommy di hamil pertama dan kedua enak dan panjang banget tidurnya. Tapi di kehamilan kembar ini kram perut, BAB enggak lancar mungkin karena rahimnya terlalu penuh jadi ususnya agak pelan kerjanya yang akhirnya sembelit, kembung, BAB susah, bisa enggak BAB 3 hari. Karena sembelit, kembung, susah BAB dan kram perut itu tadi mommy enggak bisa tidur. Kalau misalnya dihitung dalam seminggu ada 2-3x mommy enggak bisa tidur, benar-benar enggak tidur moms dari malam melek terus sampai pagi. Terus enggak tidur lanjut mommy aktivitas bikin konten dan lain-lain di siang hari. Sering juga mommy sudah tidur kayak tidur ayam jadi tidurnya enggak nyenyak.
  4. Pusing
    Nah kalau di trimester pertama itu kurang lebih 1 bulan pertama, pusingnya parah. Jadi seumpama mommy tiduran berbaring lalu mau bangun untuk buang air kecil, karena pada saat mommy hamil kembar buang air kecilnya itu frekuensinya lebih banyak dibandingkan hamil biasa, itu pas mommy bangun mommy sempat kayak mau pingsan, kepala putar-putar, eneg banget, pusing banget, detak jantung kencang banget. Itu mommy rasain di 1 bulan pertama.

Nah sampai di usia kehamilan 3 bulan untuk mual dan muntah sudah mereda ya moms, bahkan sudah enggak pernah. Cuma paling yang masih mommy rasain adalah insomnia dan susah BAB. Berat badan mommy di trimester 1 naik 3 kg jadi total sekarang sudah 53 kg. Untuk bentuk perut masih oke ya moms, jadi enggak terlalu besar banget cuma kata dokter akan mulai membesar, langsung bengkak di trimester 2 dan 3, jadi nanti kita update lagi.

Ini adalah foto USG pertama kali mommy di 10 Juli 2020 yang dimana mommy dinyatakan berhasil hamil kembar. Ada 2 kantong di rahim.

Lalu ini ada foto USG dan video USG mommy di usia 2 bulan, detak jantung sudah terdengar, kedua baby sehat, berat badan dan tinggi badan sesuai.

Dan di foto dan video USG kedua dokter sempat membocorkan kayaknya salah satu baby boy dan baby girl tapi untuk memastikan akan ditunggu foto dan video USG di trimester kedua kalau sudah kelihatan.

Itu dia tahap perkembangan kehamilan kembar yang mommy rasakan. Semoga sharing kali ini bisa menjawab pertanyaan moms yang penasaran dengan tahap perkembangan kehamilan kembar ya.