Review Produk

Review Pompa ASI Elektrik Spectra Dual Compact vs Spectra Dual S

Hai moms kembali lagi di sesi #CurcolYukMom. Nah moms, mommy baru aja melahirkan baby kembar dan kurang lebih sudah 17 hari mommy mencoba memerah ASI menggunakan pompa ASI elektrik dari Spectra. 2 tahun lalu mommy juga sempat review pompa ASI dari Spectra varian S2+ dan S9. Dan kali ini mommy mencoba keluaran terbaru dari Spectra yaitu Spectra Dual Compact dan Dual S. Jadi di sini mommy akan memberikan persamaan, perbedaan, kelebihan dan kekurangan setelah mommy mencoba selama 17 hari menggunakan 2 tipe dari merek terbaru Spectra.

Sebelumnya kita ngomongin tentang persamaannya lebih dulu ya. Persamaan dari kedua tipe terbaru Spectra ini adalah isi di dalam 1 box Spectra sama persis enggak ada bedanya, entah itu yang Dual Compact atau Dual S, yaitu

  • Dalam box Spectra kita bisa mendapatkan 1 unit pompa ASI Spectra
  • 2 buah selang
  • 2 buah backflow protector yang kemasannya terpisah saat kita dapatkan jadi harus kita rakit sendiri
  • 2 buah corong buat pompa
  • 2 silicone valve
  • 2 buah botol susu
  • 1 buah charger untuk masing-masing tipe Spectra
  • Tuas manual 1 buah
  • Garansi 3 tahun. 1 tahun untuk mesin, 6 bulan untuk adaptor.

Sekarang kita akan masuk ke perbedaannya. Perbedaan dari Spectra Dual Compact dengan Spectra Dual S. Untuk mengetahui perbedaan dari kedua tipe Spectra kita masuk ke dalam Spesifikasinya ya moms

Spesifikasi Spectra Dual Compact (Harganya Rp. 2.510.000) :

  • Bisa digunakan tanpa harus mencharger karena Spectra Dual Compact memiliki baterai cadangan
  • Memiliki 12 level exspression
  • Memiliki 5 level massage
  • Tidak memiliki fitur cycle atau kecepatan hisap
  • Tidak memiliki fitur night lamp
  • Semua tombol sudah touch screen
  • Bisa auto off dalam 30 menit. Misal kita lupa mematikan, dalam waktu 30 menti bisa auto mati sendiri
  • Kekuatan massage dan exspression bisa diatur berbeda antara payudara kanan dan kiri

Spesifikasi Spectra Dual S (Harganya Rp. 3.050.000) :

  • Saat menggunakan harus sambil dicharger karena Spectra Dual S tidak memiliki baterai cadangan
  • Memiliki 15 level exspression
  • Memiliki 5 level massage
  • Memiliki 5 level cycle untuk kecepatan daya hisapnya
  • Memiliki night lamp dengan 3 tingkatan
  • Semua tombol sudah touch screen
  • Bisa auto off dalam 30 menit. Misal kita lupa mematikan, dalam waktu 30 menit bisa auto mati sendiri
  • Kekuatan massage, exspression dan kecepatan daya hisap bisa diatur berbeda antara payudara kanan dan kiri

Setelah kita bahas spesifikasi dari kedua tipe pompa ASI dari Spectra ini mari kita bahas kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe.

Kelebihan Spectra Dual S

1. Kekuatannya Lebih Besar

Level lebih besar untuk exspressionnya bisa sampai level 15, dan dia juga punya kekuatan daya hisap. Nah itu akan membuat kita sebagai seorang ibu untuk bisa mengatur level yang menurut kita nyaman karena masing-masing payudara tipenya berbeda-beda ya moms. Dengan menggunakan Spectra Dual S ini kita akan lebih nyaman dan kita akan merasa produksi ASI yang dikeluarkan akan lebih maksimal

2. Hospital Grade

Pompa ASInya lebih halus daripada yang Dual Compact. Jadi kalau buat para ibu yang baru melahirkan dan kemudian memasuki masa menyusui, mau memerah ASI menggunakan Spectra Dual S yang sudah hospital grade ini menjadi nyaman, memompanya juga lembut dan halus jadi enggak terlalu sakit menurut mommy. Jadi kita enggak akan merasa kaget dan trauma untuk memompa ASI kembali.

3. Tidak Membuat Puting Sakit

Puting kita enggak sakit, enggak lecet, otomatis kita akan happy breastfeeding banget.

4. Individual Settings

Level dari masing-masing payudara bisa diatur berbeda sama halnya dengan Spectra Dual Compact.

5. Elegant

Bentuknya elegan, bulat sempurna, pokoknya keren dibandingkan pompa ASI lain bahkan dibandingkan dengan Spectra Dual Compact sendiri.

Kekurangan Spectra Dual S

1. Berat

Ini berat banget moms, mungkin ada 3 kg ya moms. Ini enggak efektif untuk dibawa kemana-mana. Berat dan besar.

2. Harus Dicolok Listrik

Kalau enggak kita charger ini enggak bisa dioperasikan, otomatis kalau dibawa keluar susah banget. Masa iya kita harus cari yang ada tempat chargernya mending kalau tempatnya tertutup ya moms. Jadi kurang efektif karena enggak memiliki baterai cadangan.

3. Sedikit Berisik

Suaranya lebih kencang dibanding yang Dual Compact jadi kalau kita tengah malam perah ASI ya sedikit agak lebih berisik.

4. Harganya Lebih Mahal

Bagaimana dengan spectra dual compact

Kelebihan Spectra Dual Compact

1. Kecil dan Ringan

Enggak sampai 1 kg paling 0.5 kg beratnya moms. Efektif dibawa kemana-mana dan enggak terlalu besar jadi enggak makan terlalu banyak space diperlukan.

2. Awet Baterainya

Jadi dia bisa dioperasikan tanpa harus dicharger. Dia ada baterai cadangan di dalam dan ini awet seharian. Kita seharian pompa sampai 12x masih tahan moms, jadi ini oke banget dibawa pergi-pergi.

3. Harganya Lebih Murah

Jika dibandingkan Spectra Dual S, Spectra Dual Compact lebih murah ya moms.

4. Enggak Berisik

Enggak lebih berisik dibanding Spectra Dual S. Jadi kalau kita pompa tengah malam pun kita enggak akan ganggu suami dan baby kita.

5. Individual Settings

Untuk level exspression dan massagenya bagian payudara kanan dan kiri bisa diatur berbeda. Jadi enggak harus sama kekuatannya.

Kekurangan Spectra Dual Compact

1. Tidak Punya Pilihan untuk Kecepatan Daya Hisap

Spectra Dual Compact tidak memiliki fitur kecepatan daya hisap seperti yang ada di Dual S, jadi cuma ada level exspression dan massage aja.

2. Lebih Sakit Sedikit

Kalau kita baru mulai memerah ASI ini agak sedikit lebih sakit dibanding Spectra Dual S. Sebenarnya sakitnya masih bisa diterima ya moms karena kita pertama kali nyoba agak sedikit sakit, tapi lama kelamaan kita agak lebih nyaman sih moms. Jadi cuma perbedaan begitu aja, so far tetap oke untuk merek ini dibanding pompa lain.

Setelah kita bahas kelebihan dan kekurangan dari Spectra Dual S dan Dual Compact mari kita bandingkan dengan pompa ASI elektrik yang lain. Apa saja perbedaannya?

1. Pompa ASI Lain Tidak Memiliki Hospital Grade

Pompa ASI lain bisa membuat puting lecet, sakit dan akhirnya trauma. Mommy sudah coba beberapa pompa ASI elektrik lain enggak ada yang selembut dan senyaman merek Spectra. Makanya 3x mommy punya anak, ketiganya mommy stay sama Spectra.

2. Pompa ASI Lain Tidak Memiliki Individual Settings

Kelebihan kedua Spectra dibanding pompa ASI lain enggak bisa dipilih level kekuatan hisap, massage bahkan kecepatan hisap payudara kanan dan kiri, cuma Spectra yang baru mengeluarkan fitur tersebut kanan dan kiri payudara yang berbeda.

3. Pompa ASI Spectra Corong Dapat Digunakan pada Botol Susu Merek Lain

Kita enggak perlu buang duit karena corong dari Spectra bisa kita gunakan pada botol susu merek lain.

4. Pompa ASI Spectra Mempunyai Suara yang Lembut

Walaupun tadi mommy bilang pompa ASI Spectra tipe Dual S agak sedikit berisik tapi kalau dibandingkan dengan pompa ASI elektrik merek lain ini enggak terlalu berisik moms.

5. Pompa ASI Spectra Mempunyai 3 Level Corong

Pompa ASI elektrik dari Spectra memiliki 3 buah level corong yaitu small, medium dan large otomatis bisa disesuaikan dengan masing-masing puting payudara ibu.

6. Awet

Kalian mau pakai terus disimpan lagi untuk anak selanjutnya enggak akan rusak. Jadi oke banget dibandingkan pompa ASI lain.

Jadi pompa ASI Spectra oke dibandingkan pompa ASI lain. Dan tentunya dengan kita memilih pompa ASI yang nyaman, bikin kita enjoy, otomatis bisa menjadi peralatan tempur kita untuk memberikan ASI eksklusif untuk anak kita. Ingat jangan salah pilih pompa ya moms.

Food · Review Produk

Review Jujur Yomie Rice Yogurt. Anak Kecil Suka dan Sehat

Hai aunty uncle ketemu sama cece dan Uwi di mukbang special with cece dan uwi. Hari ini cece Louisse dan Uwi mau minum yogurt dari Yomie Rice. Cece pertama kali cobain yang rasa Chewy Purple Rice Yogurt, sedangkan Uwi cobain rasa Pure Red Bean Yogurt.

Setelah kita cobain ternyata rasanya enak dan wangi. Terus di dalamnya ada purple ricenya, cece suka banget. Uwi juga cobain yang Chewy Purple Rice Yogurt dan dia juga suka aunty uncle.

Cece Louisse juga coba yang punya Uwi. Bedanya dengan yang Chewy Purple Rice Yogurt tadi ada di isinya, kalau punya Uwi ada red bean bukan purple rice tapi tetap enak rasanya. Harganya yang Chewy Purple Rice Yogurt Rp. 52.000 kalau yang Pure Red Bean Yogurt Rp. 54.000. Isinya banyak juga loh aunty uncle.

Selain kedua yogurt di atas ada rasa yang lain lagi loh aunty uncle, yaitu Straw to My Berry dan Pure Jujube Yogurt.

Straw to My Berry harganya Rp. 54.000, ini rasanya segar ya aunty uncle. Kalau Pure Jujube Yogurt selain ada buah jujube (angco atau kurma china) ditambah yogurt jadi lebih sehat. Rasanya juga enak harganya sama ya aunty uncle Rp. 54.000 juga.

Selanjutnya cece dan Uwi akan cobain rasa yang lain lagi yaitu Manggo Let’s Go dan Melon! Melon!

Mango Let’s Go ini harganya Rp. 58.000 dan rasanya segar banget, mangganya juga banyak loh aunty uncle. Kalau untuk yang Uwi cobain yaitu Melon! Melon!, Uwi enggak suka nih aunty uncle. Melon! Melon! ini harganya Rp. 54.000.

Yang terakhir kita cobain adalah Chiara Lemon Lime Tea dan Grape a Tea.

Chiara Lemon Lime Tea harganya Rp. 32.000, rasanya asam dan Grape a Tea harganya juga Rp. 32.000 rasanya asam juga aunty uncle. Jadi di Yomie ada juga yang bukan yogurt kayak yang barusan cece dan Uwi minum. Aunty uncle ini review dari cece dan Loewy. Buat aunty uncle yang suka yogurt boleh banget cobain. See you di next mukbang special with cece dan Uwi berikutnya.

Review Produk

Menghindari Keracunan Hand Sanitizer | Review Acquassimo Baby vs Acquassimo Premium

Kasus keracunan di dunia semenjak pandemi Covid-19 terus meningkat dengan sangat tajam. Anak-anak di bawah umur 2 tahun dan bayi menyumbang 2/3 kasus keracunan di dunia. Banyak di antaranya anak-anak di bawah 2 tahun dan baby tidak sengaja tertelan hand sanitizer, terkena mata atau menghirup hand sanitizer yang mengandung alkohol sehingga menyebabkan diare, demam tinggi, gangguan pernapasan, gangguan penglihatan, bahkan mengancam nyawa anak-anak kita.

Karena masalah tersebut mommy jadi ingin mengenalkan produk hand sanitizer spray yang sangat aman untuk baby, anak, bahkan orang dewasa. Pasti sudah enggak asing buat kita semua ya moms, yaitu Acquassimo. Jadi yang hari ini mommy mau bahas Acquassimo telah mengeluarkan produk baru yang buat mommy happy.

Selama ini Acquassimo yang kita kenal adalah Acquassimo untuk baby ya moms. Dan kali ini Acquassimo sudah launching Acquassimo Premium. Pasti pada nanya apa bedanya dengan Acquassimo Baby? Sama-sama buat baby? Apa keunggulannya? Apa istimewanya?

Jadi Acquassimo Premium ini digunakan start dari anak usia 5 tahun sampai dewasa. Memang memberikan efek buat orang dewasa kan enggak ada alkoholnya mana bisa membunuh virus? Nah jadi mommy mau cerita sedikit sebelum jelasin lebih lanjut tentang Acquassimo Premium dan Acquassimo Baby.

Pernah enggak sih moms saat anak-anak habis dari luar rumah otomatis tangannya kotor dan mereka pasti cuci tangan dulu. Nah anak cuci tangan, mommy juga cuci tangan pakai alkohol, yang sering terjadi alkohol di tangan kita belum kering anak-anak mau makan. Mommynya suka enggak sengaja pegang makanan yang mau dimakan sama anak, otomatis kandungan alkohol pada hand sanitizer yang di tangan kita akan menempel di makanan anak kita. Dan anak kita akan dengan tidak sengaja tertelan alkohol saat memakan makanannya. Dan itu lah yang menjadi kekhawatiran kita sebagai orangtua. Belum lagi kalau alkohol belum kering di tangan tapi kita pegang mata atau hidung anak kita. Bahaya kan moms?

Lalu kenapa sih Acquassimo menjadi andalan keluarga mommy untuk mengatasi kekhawatiran tersebut?

  1. Acquassimo sudah terbukti dapat membunuh kuman sebanyak 99.9%
    Acquassimo sendiri sudah dikembangkan di Jepang dengan teknologi modern sehingga menghasilkan air sanitasi yang dapat membunuh kuman sampai 99.9%. Enggak cuma sampai di sana aja moms, sempat di Korea dilakukan tes sterilisasi virus dengan menggunakan strain virus Influenza A pada Acquassimo ini. Jadi oleh Korea Conformity Laboratories, 5 menit setelah penyemprotan Acquassimo di ruangan virus tersebut terbunuh moms. Jadi Acquassimo sudah terbukti dapat membunuh virus.
  2. Kandungan yang terdapat pada Acquassimo
    Untuk produk Acquassimo sendiri ada yang Baby dan Premium kurang lebih bahan utamanya sama yaitu Water dan Hypochlorus Acid yang mana pH nya adalah 5.0-6.5. Bedanya Acquassimo Baby ini Available Chlorine adalah 10-30 ppm sedangkan Acquassimo Premium Available Chlorine adalah 30-60 ppm. Kandungan awal itu cuma water dan Hypochlorus Acid. Nah Hypochlorus Acid ini adalah asam yang sudah diproduksi oleh tubuh manusia secara alami. Jadi tubuh kita memang sudah memproduksi Hypochlorus untuk melawan kuman, hanya saja kandungan Hypochlorus yang biasa diproduksi di dalam tubuh manusia itu ada di produk Acquassimo sehingga efektif untuk melawan kuman hingga 99.9%. Lalu produk Acquassimo ini bebas dari pengawet bahan kimia, enggak ada alkohol dan enggak memiliki Sodium Hypochloride.
  3. Kefektifan Acquassimo
    Ketika anak sedang di masa suka banget masukin tangan ke dalam mulut, apa-apa masuk mulut padahal sebenarnya kalau kita enggak menjaga kebersihan otomatis anak kita akan gampang kena diare. Nah untuk anak mommy sendiri, Louisse dan Loewy enggak pernah ada kasus diare karena semua perlengkapan baby mommy itu dari mainan sebelum dimainin disemprot dulu, lalu perlengkapan MPASInya juga. Kalau kita keluar kita cuci tangan menggunakan Acquassimo kalau kita enggak menemukan air mengalir. Enggak cuma baby, mommy sendiri pada saat belum ada Acquassimo Premium mommy pakai Acquassimo Baby dan kefektifannya oke moms. Karena mommy di luar kotor-kotor mommy semprot tangan dulu sebelum pegang makanan dan dikasih ke anak. Mommy dan anak-anak tetap fit jarang sakit, bahkan di saat pandemi ini kita masih keluar moms, jadi ada beberapa kali mommy ajak anak keluar tapi kita selalu bawa Acquassimo, sebelum dan sesudah pegang sesuatu, mau makan dan setelah makan selalu semprot Acquassimo. Buat mommy sendiri itulah keefektifan setelah kita pakai Acquassimo selama ini dan itu menjadi salah satu faktor utama kenapa Acquassimo menjadi andalan keluarga mommy.

Acquassimo itu cairannya hampir persis kayak air ya moms, mau yang varian Baby maupun yang Premium dia benar-benar persis air. Enggak ada bau apapun, enggak lengket. Memang enggak cepat kering cuma kalau sampai tertelan oleh baby kita itu aman karena kandungannya cuma air dan Hypochlorus Acid yang memang sudah ada di dalam tubuh manusia. Untuk kasus tertelan itu sering terjadi pada baby mommy. Mommy sering semprot cepat-cepat dan kadang enggak ngelap kan mainannya (memang Acquassimo sendiri mengklaim enggak perlu dilap gakpapa), masih dalam keadaan basah, anak main mainannya terus tiba-tiba masukin mainan ke dalam mulut itu enggak masalah moms, enggak pernah ada masalah serius kesehatan. Jadi buat mommy sendiri sudah membuktikan di keluarga, kita enggak pernah sakit walaupun tertelan, aman aja dan buktinya kita sehat sampai hari ini.

Lalu untuk Acquassimo itu sendiri kemasannya bervariasi ada yang untuk traveling, ada kemasan refill yang besar untuk taruh di rumah dan harganya cukup terjangkau moms. Nah mommy sempat melakukan eksperimen apakah benar Acquassimo tidak mengandung alkohol.

Jadi mommy sudah menyiapkan cairan x yang mengandung alkohol, Acquassimo dan masker. Jadi cairan x tersebut mommy semprotnya ke masker dan mommy teteskan beberapa tetes air ke masker, hasilnya masker tersebut bocor. Sedangkan saat mommy semprotkan Acquassimo ke masker yang satunya dan mommy teteskan beberapa air juga ke masker, masker tersebut tidak bocor.

Kenapa itu bisa terjadi? Artinya apa? Jadi kalau masker pertama bocor itu karena cairan x yang disemprotkan ada kandungan alkoholnya sedangkan masker kedua itu cairan yang disemprotkan yaitu Acquassimo tidak mengandung alkohol. Terbukti ya moms Acquassimo aman. Hasil ini sama ya moms antara Acquassimo Baby dan Premium.

Untuk lebih jelasnya moms bisa lihat eksperimen yang mommy lakukan di video berikut ini.

Food · Review Produk

Mukbang Spesial Uwi dan Cece, Nyobain Magnum Ruby yang Belum Ada di Indonesia

Hai aunty uncle ketemu sama cece dan Uwi di sesi mukbang spesial dengan cece dan Uwi. Hari ini kita mau makan es krim. Ini adalah es krim Magnum rasa Ruby. Ini rasanya enak. Di bagian luarnya warna pink, di dalamnya ada coklat putihnya.

Jadi aunty uncle es krim ini belum ada di Indonesia, kita impor tapi tenang aja pasti bakal ada di Indonesia. Ini rasanya buah berry, segar banget.

Harganya agak mahal sih ya, 1nya 55rb. Walaupun mahal tapi beneran enak banget loh aunty uncle, Uwi aja sampai belepotan makannya. Enggak bikin bosen rasanya. Rekomen banget. Nah itu dia review dan mukbang es krim bareng cece dan Uwi. See you di next mukbang bareng cece dan Uwi.

Review Produk

Review Drew CF8050 Pure 1 Air Purifier. Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Hai moms ketemu lagi di sesi #CurcolYukMom. Pada kesempatan kali ini mommy mau review tentang Air Purifier. Jadi moms selama pandemi Covid-19 produk Air Purifier merupakan produk yang paling kita cari, termasuk keluarga mommy. Kenapa? Karena Air Purifier bisa membantu mempertahankan ruangan di rumah kita memiliki sirkulasi udara yang baik walaupun ventilasi udara kita kurang bagus. Dan tentunya dapat memberikan udara yang sehat, yang fresh ke keluarga kita. Apalagi kalau Air Purifiernya memiliki sistem teknologi yang dapat membunuh virus, kuman, bakteri, penyakit, pokoknya yang dapat membahayakan tubuh kita, yang dapat membuat daya tahan tubuh kita menjadi melemah.

Pada kesempatan hari ini mommy akan review Air Purifier dari Drew CF8050 Pure 1 Air Purifier. Jadi untuk harganya sendiri mommy beli dengan harga Rp. 1.880.000 dan kalau untuk segi harga memang untuk Air Purifier ini termasuk standar ya moms, kurang lebih.

Jadi pada saat mommy buka kemasannya ada kata-kata yang cukup menarik buat mommy yaitu semua orang layak untuk mendapatkan udara yang bersih dan sehat. Di dalam box mommy mendapatkan produk Air Purifier dari Drew. Kemudian di sini mommy dapat manual book, kartu dimana kalau kita register di website Drew kita bisa mendapatkan 1 tahun garansi untuk produk Drew Pure 1 ini.

Setelah unboxing selanjutnya mommy mau review apa saja kelebihan dan kekurangan dari Drew CF8050 Pure 1 Air Purifier. Yuk simak reviewnya berikut ini.

Kelebihan Drew CF8050 Pure 1 Air Purifier

1. Bentuknya

Seriously unik dan compact. Bentuknya bagus banget, buat mommy keren, beda sama yang lain. Drew CF8050 Pure 1 Air Purifier ini ada 2 warna pilihan yaitu abu dan putih. Mommy ambil yang putih dan ternyata warna putihnya elegan juga. Air Purifier ini enggak seberat dengan Air Purifer yang lain, gampang dibawa kemana-mana bahkan diletakkan di bagian ruangan manapun elegan.

2. Filternya

Kalau Air Purifer yang sebelumnya mommy beli biasanya filternya cuma filter biasa aja ya moms belum lagi agak ribet kita mesti tiap hari bersihin, tiap hari masukin air baru bisa dinyalain dan kita baru bisa mendapatkan udara yang segar. Tapi kalau Air Purifer Drew Pure 1 CF8050 ini memiliki sistem HEPA HIS 13 Filter yang mampu membersihkan hingga 99.9% partikel udara, enggak perlu kita isi air segala macam. Enggak perlu kita repot-repot bersihin setiap hari. Cara bukanya juga gampang banget ya moms. Cara mengganti filternya juga gampang kalau seandainya sampai rusak dan kita mau ganti.

3. Memiliki UV Sterilizer

Yang dimana dapat membunuh virus dengan cara mematikan DNA dari virus tersebut atau patogen-patogen dan enggak cuma itu, dia juga bisa menonaktifkan agar virus atau patogen yang terfilter sehingga mereka tidak dapat berkembang biak lagi. Jadi makin happy ya moms, selain kita bisa mendapatkan udara yang segar ternyata udara yang kita dapatkan juga terbebas dari kuman penyakit bahkan virus.

4. Memiliki Lampu Tidur

Sinar lampu di bagian pinggir Air Purifier bisa jadi lampu tidur di kamar. Jadi lampu tidurnya sendiri kalau menurut mommy bisa ngasih relaksasi, beda auranya. Menurut mommy ini cukup membantu dalam proses mommy tidur, tidur nyenyak, udara segar bebas dari virus.

Kekurangan Drew CF8050 Pure 1 Air Purifier

1. Terlalu Kecil

Jadi Air Purifier ini hanya bisa menjangkau 15 meter persegi. Sedangkan kalau kita beli dengan harga Rp. 1.880.000 kita bisa mendapatkan Air Purifier dengan merek lain yang lebih besar bentuknya dan dapat menjangkau hingga 40-50 meter persegi. Jadi kalau buat mommy sendiri ini agak terlalu kecil.

2. Belum Touch Screen

Mommy memiliki beberapa produk Air Purifier kita ngomong dengan harga yang sama ya moms. Air Purifier jaman now, kebanyakan sudah touch screen sedangkan kalau dari Drew Pure 1 ini belum touch screen.

3. Tidak Bisa Dikontrol dari Jarak Jauh

Kalau Air Purifier jaman now sudah bisa dikontrol dari jauh dengan aplikasi sedangkan dari Drew ini enggak bisa. Jadi kalau kita mau kontrol tetap harus deketin dan pencet-pencet sendiri pengaturannya.

4. Tidak Bisa Dilock untuk Anak

Namanya anak-anak level penasarannya cukup besar ya moms, pasti kerjaannya pencet-pencet terus. Nah jadi kekurangannya di sini enggak ada lock yang dimana untuk lock semua tombol yang sudah kita pilih, kalau di Air Purifier lain ada sistem lock untuk anak kecil jadi anak enggak bisa sembarangan pencet-pencet biar pengaturannya enggak berubah.

5. Belum Otomatis

Jadi mommy ada Air Purifier, kalau misalkan mommy lagi barbequean di rumah otomatis asap full di ruangan Air Purifier mommy yang satu lagi bisa dengan otomatis anginnya kenceng sendiri dan bisa cepet sirkulasi udaranya. Sedangkan ini kita mesti manual.

Dan di sini karena enggak ada aplikasi yang tadi mommy bilang untuk kontrol dari jarak jauh mommy enggak bisa tahu keadaan ruangan yang sedang disirkulasi udara untuk Air Purifier Drew Pure 1 itu udaranya di level berapa. That’s all untuk pendapat pribadi momy, tapi so far ini gemas banget cocok buat kasih hadiah ke orang.

Food · Review Produk

Review Pisang Goreng Bu Nanik dan Pisang Goreng Djakarta, Enakan Mana?

Hai moms hari ini mommy dan baby Louisse mau review Pisang Goreng Madu Bu Nanik dan Pisang Goreng Djakarta. Jadi untuk Pisang Goreng Djakarta ada 2 best sellernya, mommy coba yang Pisang Goreng Meses Susu dan Pisang Goreng Original.

Sebelum kita coba, jadi ini mommy pesan di waktu yang bersamaan dengan Gojek. Untuk Pisang Goreng Djakarta mommy pesan di cabang PIK itu datangnya cepat banget. Kalau Pisang Goreng Bu Nanik, ini Gojeknya sendiri aja bilang antri 1 jam, sampai ke rumah mommy ya totalnya bisa 2 jam-an lah moms.

Oke, langsung aja mommy coba ya, yang pertama kita coba adalah Pisang Goreng Bu Nanik, dari penampilannya kelihatan enak banget. Dan setelah dicobain memang enak ya moms. Nah setelah mommy makan, sesuai namanya ini bercampur dengan madu. Menurut mommy enak dan rasanya unik, beda banget dengan pisang goreng yang kita makan biasanya. Selain itu pisangnya lembut banget di mulut mommy.

Untuk Pisang Goreng Bu Nanik ini punya sejarahnya, kalau enggak salah ini memang pemiliknya namanya Bu Nanik. Dulunya Bu Nanik ini punya penyakit diabetes jadi dia enggak bisa makan gula. Akhirnya kalau makan pisang goreng dia selalu pakai dengan madu. Dari sana banyak banget orang yang coba pisang goreng madunya dan suka.

Akhirnya sampai sekarang dia punya toko di Tanjung Duren dan ngantrinya panjang banget, soalnya memang enak banget dan itu toko satu-satunya. Jadi masih original, langsung dibuat dari tangan Bu Nanik sendiri resepnya. Untuk mommy sendiri doyan banget. Kalau untuk harganya, 1 pisangnya seharga 6rb jadi dihitungnya per satuan soalnya gede banget. Kalau misalnya dari harganya sendiri worth it, karena sizenya juga besar.

Sekarang mommy mau cobain Pisang Goreng Djakarta. Pertama kali mommy mau cobain yang Original dulu.

Dari sisi harga, dalam 1 kotak ini ada 9 pisang dengan ukurannya kecil harganya 21rb. Di dalamnya ini ada serbuk coklat (gula palem), pisangnya sendiri rasanya sudah renyah, kalau dimakan berbarengan dengan serbuk gulanya tadi berasa lebih enak. Buat mommy dari segi rasa oke, untuk segi unik juga unik karena pertama kali lihat ada pisang goreng di atasnya dikasih gula palem ini. Tapi kalau dari harga itu enggak worth it menurut mommy lebih mahal. Beda banget dengan Pisang Goreng Bu Nanik yang ukurannya lebih besar makan satu sudah kenyang. Kalau ini makan 2 aja masih enggak kenyang karena kecil banget.

Selanjutnya kita cobain yang Pisang Goreng Meses Susu.

1 kotak ini isinya ada 8 pisang goreng dengan harga 24rb. Rasanya oke aja, bedanya kalau ini enggak ada gula palem cuma ada meses dan susu. Kalau disuruh milih mommy lebih milih yang original tadi. Tapi buat kalian yang suka manis boleh lah dicoba.

Nah, jadi kalian mau cobain yang mana?

Review Produk

Review Jujur UV Spectra Sterilizer Setelah Penggunaan Selama 3 Tahun

Hai moms ketemu lagi di sesi #CurcolYukMoms. Moms setuju enggak sih, kita sebagai ibu pasti akan memberikan yang terbaik untuk buah hati kita, entah itu soal ASI, makanan, minuman, pakaian, pokoknya semua perlengkapan baby itu harus steril. Bebas dari virus dan kuman penyebab penyakit. Lalu bagaimana cara mensterilkannya?

Salah satu metode yang sudah dikenal sejak lama adalah metode konvensional yaitu metode membersihkan, mensterilkan perlengkapan baby kita dengan cara direbus air panas. Nah cara konvensional ini sudah pernah mommy lakukan, dan jujur memang kurang efektif untuk diterapkan di jaman now. Selain kurang efektif, juga agak ribet, memakan waktu, belum lagi kalau sampai kita salah dalam merebus perlengkapan dan peralatan baby kita, dikhawatirkan perlengkapan atau peralatan baby kita malah akan melepaskan senyawa residu yang cukup membahayakan buah hati kita.

Untungnya kita sekarang di era serba digital ini dilengkapi oleh teknologi yang dapat mensterilkan perlengkapan dan peralatan baby kita secara mudah, aman dan dapat membunuh virus, kuman dan bakteri hingga 99.9%. So kita para moms enggak perlu khawatir. Cara apa itu? Dengan menggunakan UV Sterilizer.

Jadi UV Sterilizer ini adalah salah satu metode jaman now untuk mensterilkan perlengkapan dan peralatan baby kita. Bahkan dengan UV Sterilizer kita dapat mensterilkan benda yang tidak bisa disterilkan dengan metode konvensional tadi salah satunya benda elektronik seperti HP.

Hari ini mommy akan review UV Sterilizer yang sudah menemani perjalanan mommy sebagai seorang moms selama 3 tahun lebih. Apa itu? Spectra UV Sterilizer.

Jadi Spectra UV Sterilizer ini sudah menemani perjalanan mommy sebagai seorang moms dari awal sampai hari ini selama 3 tahun lebih. Untuk Spectra UV Sterilizer ini mommy punya 2 warna karena kebetulan mommy ada 2 baby kembar jadi pasti butuh 1 lagi. Nah ini ada warna putih dan abu.

Dari segi harga Spectra UV Sterilizer sendiri ini adalah Rp. 3.550.000. Kenapa mommy lebih memilih Spectra UV Sterilizer sampai hari ini? Sebelum mommy kasih tahu alasannya, yuk kita lihat spesifikasi lengkap dari Spectra UV Sterilizer ini.

Spesifikasi Spectra UV Sterilizer

1. Lampu UV Osram Buatan Italia

Spectra UV Sterilizer memiliki lampu UV Osram 2 buah di dalamnya dan lampu ini efektif untuk membunuh kuman virus penyakit 99.9%.

2. Kipas Kualitas Terbaik

Ada 3 buah kipas. Kipas yang di atas bernama ventilator fan yang berfungsi untuk mengurangi bau akibat penyinaran. Sedangkan 2 kipas yang di bawahnya yang ukurannya lebih kecil berfungsi untuk mengeringkan peralatan yang disterilkan sehingga proses pengeringan pun jauh lebih cepat.

3. Sistem Penyimpanan

Spectra UV Sterilizer dapat menjaga perlengkapan dan peralatan baby kita di dalam selama 10 jam tetap steril moms. Jadi di sini kita lihat ada mode storage, ini bisa menjaga selama 10 jam. Jadi proses ini akan berulang, UV selama 1 menit, ventilator selama 1 menit dan itu akan diulang 2 jam sekali selama 10 jam ke depan.

4. Permukaan Stainless Steel

Jadi di sini UV Sterilizer Spectra lekukannya tanpa siku moms. Dan ini berfungsi untuk membuat sinar UV pada saat penyinaran dapat direfleksikan ke seluruh permukaan UV Sterilizer ini, sehingga membuat seluruh permukaan benda yang di dalam dapat tersinari dengan sempurna.

5. Fitur

Jadi biasanya kalau mommy sendiri di rumah pencet auto karena mode auto ini akan dimulai dari prosses pengeringan dulu baru ke proses UV dan untuk waktunya ini ada yang 20 menit, 30 menit dan 40 menit. Selain auto ada mode untuk dry, untuk pengeringan aja dan pilihan waktunya ada 10 menit, 20 menit dan 30 menit. Lalu ada mode UV dengan pilihan waktu 10 menit dan 15 menit. Dan terakhir adalah mode storage, ini akan terus berlangsung selama 10 jam penyimpanan perlengkapan dan peralatan baby kita tetap steril selama 10 jam dan prosesnya itu akan di UV 1 menit, di ventilator 1 menit dan akan diulang setiap 2 jam sekali dan akan berulang selama 10 jam ke depan.

Apa yang Membuat Mommy Setia Menggunakan Spectra UV Sterilizer?

1. Aman dari jangkauan anak-anak

Yang namanya UV Sterilizer ini kan pakai sinar UV, sinar UV itu enggak boleh terkena dengan kulit kita, kalau sampai terkena kulit kita akan terbakar. Nah sedangkan untuk Spectra UV Sterilizer, ketika mommy melakukan proses sterilizer, kan terkadang kita lupa dan main buka aja padahal prosesnya belum selesai. Nah ketika kita buka proses tersebut mati sementara lalu ketika kita tutup proses tersebut akan berlanjut lagi, enggak mati walaupun sudah kita buka. Proses tetap berjalan seperti biasanya melanjutkan proses yang tadinya sudah berjalan. Dan ini akan berlangsung di semua mode, enggak cuma di mode auto. Ini yang benar-benar bikin mommy jatuh cinta, karena mommy enggak menemukan di brand-brand lain. Jadi perlengkapan baby kita tetap steril, aman dan mudah banget.

2. Tempat Penyimpanan Besar

Kalian enggak akan kecewa dengan tempat penyimpanannya karena memang besar banget. Untuk kalian yang mempunyai 2 anak, 1 UV Sterilizer saja cukup moms.

3. Desain Elegan

Enggak aneh-aneh tapi bagus. Enggak berat.

4. Awet

Ini sangat awet banget moms. Bahkan mommy sendiri selama 3 tahun lebih enggak pernah rusak. Mesin tetap bekerja bagus dan yang paling penting Spectra UV Sterilizer ini membuat keluarga kita bebas dari penyakit aneh moms.

So, mommy merekomen banget untuk kalian para new mom yang sedang mencari UV Sterilizer apa yang bagus dan awet, Spectra UV Sterilizer adalah jawabannya. Semoga bermanfaat ya moms review dari mommy kali ini

Review Produk

Favorite Toddler Cup Baby Louisse : Dr. Brown’s

Hari ini mommy akan memberikan 1 sharing kenapa mommy selalu menggunakan toddler cup dari dr. brown’s? Alasan menggunakan toddler cup dari dr. brown’s ini bertujuan untuk mommy melatih baby Louisse agar mandiri dari sejak kecil, selain itu toddler cup dari dr. brown’s ini juga BPA free, bebas dari zat kimia berbahaya. Jadi moms enggak perlu khawatir lagi. Selain itu mudah banget dicuci, enggak seperti botol-botol yang lain.

Toddler cup dr. brown’s ini membuat baby Louisse lebih mudah beradaptasi dengan dengan botol minum, biasanya dia menolak kalau untuk minum dari botol lain tapi kalau dari toddler cupnya dr. brown’s baby Louisse suka dan merasa seperti minum dari botol susu.

Tidak mudah berantakan. Tidak mudah bocor, aman dibawa kemana-mana. Biasa kan kita suka khawatir ya moms toddler cup begini akan mudah bocor dan kena ke tas dan barang-barang kita. Pokoknya toddler cup dr. brown’s menjadi pilihan dan favorit mommy dengan baby Louisse.

Thank you dr. brown’s!

Review Produk

Rahasia Baby Louisse Scarlett Tidur Nyenyak Bisa 11 Jam dari Umur 2 Bulan

Menidurkan baby itu gampang-gampang susah ya moms. Kadang nyenyak atau enggaknya tidur si Kecil juga dipengaruhi oleh perlengkapan tidurnya moms. Maka dari itu mommy selalu enggak lupa untuk pakaikan bedcover set dari @kyoot.official ini untuk Louisse. Mungkin moms semua bertanya-tanya apa hubungan baby Louisse tidur nyenyak dengan bedcover set dari Kyoot ini?

Jadi moms, bedcover set dari Kyoot ini bahannya halus, enggak bikin alergi dan enggak mudah kempes karena 100% good quality. Jadi bukan hal aneh lagi kalau baby Louisse bisa tidur nyenyak selama 11 jam ketika usianya 2 bulan. Selain itu, tema untuk setiap bedcover set nya itu juga lucu-lucu banget pas. Bedcover set dari Kyoot ini lengkap banget moms, ada bantal, guling dan selimutnya. Mommy dan baby Louisse akan langganan terus di Kyoot.

Nah untuk aunty uncle jangan lupa langsung cek di @kyoot.official karena di sana banyak banget pilihan-pilihan koleksi terbarunya dan bagus banget pokoknya. Thank you Kyoot, karena bedcover set ini baby Louisse jadi nyenyak deh tidurnya.

Kesehatan · Review Produk

Waspada! Bahaya Minum Air Dispenser dan Air Kran. Ini Solusinya!

Air adalah kebutuhan utama seluruh makhluk hidup di dunia yang harus dipenuhi. Rata-rata setiap manusia membutuhkan 8 gelas atau setara denga 2 liter air yang harus dipenuhi untuk menunjang sistem organ dalam tubuh kita. Air itu memang penting, tapi kita enggak boleh sembarangan memilih air yang kita konsumsi.

Menurut ketua departemen kesehatan publik WHO Maria Neira mengatakan bahwa air yang terkontaminasi itu sebagai penyebab kematian 500rb jiwa penduduk tiap tahunnya. Kenapa sih kita enggak boleh sembarangan memilih air untuk kita konsumsi apalagi untuk ibu hamil, anak-anak, balita, orangtua bahkan untuk orang-orang yang memiliki daya imun yang rentan? Mommy jelaskan alasannya ya moms.

Kita mulai dari air galon kemasan dulu ya moms. Namanya air galon kemasan memang sumber mata airnya terpercaya yaitu dari pegunungan dan lain sebagainya ya moms.

Tapi sayangnya menurut penelitian ternyata air galon kemasan plastik itu sudah terpapar dengan microplastics. Yang tentunya kalau kita konsumsi terus menerus akan membahayakan kesehatan belum lagi untuk proses UV dan microfilternya yang belum maksimal sehingga seperti bukti nyata yang kita lihat sekarang ini moms, air galon kemasan masih memiliki endapan zat besi, mangan yang tertinggal, belum lagi zat logam lainnya yang berbahaya untuk kesehatan. Apa yang kita lihat selama ini bersih ternyata enggak moms.

Bagaimana dengan air kran yang direbus? Bukannya air yang kita rebus itu bakterinya pada mati ya?

Jadi moms memang air yang kita rebus ada beberapa bakteri yang terbunuh karena suhu panas air mendidih tersebut. Tapi yang harus kita ingat, ada beberapa bakteri yang tetap bertahan hidup meskipun air itu direbus sampai mendidih, belum lagi klorin dan zat logam lain itu enggak bakal hilang.

Lalu bagaimana dengan air minum isi ulang? Jadi kalau air minum isi ulang kita pasti langsung kebayang depot air minum isi ulang ya moms yang biasa di jalanan itu.

Biasanya air minum isi ulang itu diproses dengan UV filter ini mikroba enggak bisa bertahan hidup lagi nih moms. Bahkan UV filter ini dapat membunuh kontaminan berbahaya seperti bakteri e-colli. Cuma yang jadi masalahnya air minum isi ulang itu kan biasanya di jalanan ya moms yang dipertanyakan adalah apakah alat pembersihnya itu sering dibersihkan? Alat penyaring filternya sering dibersihkan?

Jadi contoh ya moms, kita ke tempat air minum isi ulang nih namanya tempat depot air minum isi ulang kan melayani banyak customer, misal customer pertama ingin mengisi air lalu dia menggunakan pembersihnya nih, dibersihin galon dia terus diisi ulang. Lalu pas giliran kita, galon kita, kita kasih ke pegawainya, lalu si pegawai bersihin galon kita. Nah alat pembersihnya ini disterilkan dulu enggak? Kalau sampai enggak disterilkan nanti alat pembersih yang habis dia pakai untuk bersihin galon pertama ada bakterinya, yang ada bakterinya nempel di galon kita moms.

Belum lagi yang namanya alat penyaring atau filter juga harus sering-sering dibersihkan apalagi kalau sering digunakan kalau enggak ya sama aja bohong. Sudah gitu yang namanya depot air minum isi ulang itu biasanya di pinggir jalan yang macet, penuh dengan polusi udara dan debu yang bisa masuk ke dalam galonnya saat galon sedang diisi ulang. Dan masalah utamanya lagi, sumber air yang digunakan depot air minum isi ulang ini terpercaya enggak nih moms? Udah melalui uji lab belum?

Terus mana yang lebih baik untuk kita konsumsi?

Jadi untuk mengetahui mana yang baik untuk kita konsumsi mommy sudah melakukan eksperimen. Sekarang mommy sudah menyiapkan 1 gelas air kran yang sudah direbus lalu ada 1 gelas air galon kemasan di rumah yang selama ini mommy pakai. Mommy akan uji dengan menggunakan alat uji elektrolisa air. Jadi kegunaan alat uji elektrolisa air ini adalah untuk mengumpulkan zat padat terlarut yang kasat mata.

Kita akan masukkan kurang lebih 2 menit alat ini ke dalam gelas berisi air tadi. Di dalam gelas yang berisi air kran rebus ini alat elektrolisa bekerja lebih cepat, kenapa? Karena zat padat yang terlarut dalam air tersebut banyak banget dan kotor banget makanya bekerjanya lebih cepat dibandingkan gelas berisi air galon kemasan. Dalam waktu 30 detik di gelas air kran sudah menguning warnanya. Dalam waktu 1 menit 30 detik di bagian air kran itu sudah mendidih banget dan warnanya berubah hitam. Sedangkan untuk gelas berisi air galon mulai menguning di waktu 2 menitan. Di waktu 4 menit baru mulai terlihat berwarna hitam.

Jadi kenapa untuk air galon kasusnya lebih daripada air kran karena jumlah zat padat terlarutnya itu lebih besar di air kran. Sekarang yang kita lihat, air kran berubah menjadi hitam dan endapannya banyak banget sedangkan air galon berubah menjadi warna keruh kuning lalu di atasnya ada endapan kuning dan hitam sedikit.

Apa sih yang dimaksud dengan endapan ini?

Jadi air yang selama ini kita minum walaupun air kran yang sudah direbus dan dipercaya bakteri akan mati, ternyata masih ada beberapa bakteri yang bertahan hidup di suhu air mendidih dan ada beberapa zat padat yang enggak akan hilang walaupun direbus. Sedangkan air galon yang selama ini kita lihat bersih, harusnya juga sehat karena dari mata air pegunungan nyatanya masih memiliki kandungan zat besi dan mangan. Zat besi dan mangan ini kalau terus menerus diminum setiap harinya hanya akan membuat kerja di ginjal kita berat. Lama-lama yang ada gagal ginjal apalagi yang memiliki daya tubuh rendah atau yang memiliki masalah ginjal.

Berapa jumlah zat padat yang terlarut di air kran yang sudah direbus sama air galon kemasan?

Sekarang kita akan uji untuk tahu total jumlah zat padat berapa sih yang terkandung di air yang selama ini kita minum? Jadi mommy ini punya alat bernama TDS. TDS meter ini digunakan sebagai alat cek kemurnian air dan kadar mineral yang ideal untuk semua aplikasi pemurnian air.

Kita mulai dari air kran rebus dulu ya moms, setelah mommy cek jumlah zat padatnya adalah 358 ppm sedangkan air galon kemasan adalah 80 ppm.

Bagaimana cara tahu jumlah zat padat yang diperbolehkan untuk kita konsumsi setiap harinya?

  1. Jumlah zat padat >140 ppm = air minum biasa
  2. Jumlah zat padat >500 ppm berbahaya bagi kesehatan
  3. Jumlah zat padatnya itu 26-100 ppm itu adalah air minum yang mengandung mineral anorganik.
  4. Jumlah zat padatnya 1-25 ppm itu adalah air minum organik yang hanya sedikit mengandung unsur anorganik dan 0 ppm itu adalah air minum murni.

Semakin rendah ppm semakin bagus untuk diminum, semakin mudah diserap tubuh kita, semakin mudah juga untuk mengikat oksigen dalam tubuh. Air minum yang kita konsumsi dengan jumlah ppm makin sedikit akan semakin baik untuk tubuh kita, baik untuk lansia apalagi penderita ginjal karena itu enggak akan membuat ginjal kita bekerja berat moms.

Walaupun sebenarnya ini kelihatan sepele dan sering banget dibiarkan, tapi sebenarnya kalau sampai kita abaikan itu yang namanya bakteri e colli dan bakteri salmonella bisa masuk ke air yang kita konsumsi setiap hari dan bisa menyebabkan masalah serius untuk kesehatan kita kelak. Nah kalau begini gimana ya? Air galon enggak bagus, air kran yang direbus juga enggak bagus, air minum isi ulang juga kurang bagus, solusinya gimana?

Gunakan UV filter di rumah. Jadi mommy sendiri setelah melihat eksperimen yang mommy lakukan terhadap air galon kemasan, air galon plastik, air kran yang direbus, air galon yang juga sudah direbus, akhirnya mommy memberanikan diri untuk menggunakan UV filter Pureve di rumah.

Jadi ini adalah air filtrasi yaitu air yang sudah melewati 5x filter dan UV kita lihat hasilnya. Nah pertama kita coba dengan alat uji TDS untuk tahu ini ppm nya berapa. Dan ternyata ppm nya adalah 7ppm, jadi seperti yang mommy sudah bilang tadi 1-25 ppm itu adalah air organik yang masih memiliki sedikit unsur anorganik dan 0 ppm adalah air murni, semakin rendah ppm dia akan semakin mendekati ke arah air murni dan semakin bagus untuk kesehatan kita.

Selanjutnya kita akan uji dengan alat uji elektrolisa air untuk mengumpulkan zat padat yang terlarut yang kasat mata di air filtrasi di Pureve ini. Mommy akan coba selama 5 menit dan hasilnya di 1 menit 30 detik mulai ada perubahan warna ya moms yang akan kita lihat ada atau tidaknya endapan di air filtrasi Pureve ini. Setelah 5 menit berubah menjadi kuning. Pertanyaannya kok jadi kuning? Emang bagus diminum?

Jadi alat uji elektrolisa ini mengandung besi dan alumunium kalau sampai terkena air yang mengandung oksigen itu otomatis akan terjadi oksidasi dan itu terjadi di semua air mineral, air minum yang kita konsumsi walaupun air murni sekalipun. Kalau kena alat uji elektrolisa pasti ada proses oksidasi atau proses karat. Tapi yang pertama kali sekarang kita lihat adalah di air ini bersih enggak ada endapan sama sekali.

Lalu alat uji eletrolisa ini kerjanya lambat banget, kenapa? Semakin rendah jumlah ppm atau zat padat yang terkandung dalam air, maka alat ini akan semakin lambat bekerjanya.

Kok bisa sih air minum dari UV filter Pureve itu beda hasilnya dengan air galon kemasan dan air kran yang direbus? Enggak ada endapan sama sekali. Jadi moms Pureve UV filter itu memiliki 5 filter di dalam dispensernya moms.

1. PP Spun

Filter yang pertama ini memiliki ukuran 5 mikron yang berfungsi untuk menyaring kontaminan mikro dalam air.

2. GAC

Jadi filter ini berfungsi untuk menyerap bau, warna pestisida, zat organik dan zat klorin dalam air

3. CTO (Clorin, Taste, Odor)

Jadi filter ini berfungsi untuk menyerap bau, warna pestisida, zat organik dan zat klorin dalam air yang masih tertinggal di tahap filter sebelumnya yaitu filter GAC. Jadi double proteksi dan double cek lagi benar-benar dicek apakah benar warna pestisida, bau, zat klorin dan zat lain itu benar-benar sudah bersih di filter ini loh moms.

4. Membran RO

Jadi filter ini adalah jantung dari filtrasi yang dimana dia itu memisahkan material berdasarkan bentuk dan ukuran molekulnya dengan pori-pori membran sebesar 0,001 mikro. Yang dimana filter RO ini memeras air baku menjadi air murni dan membuang virus, bakteri dan logam berat di air tersebut sehingga air filter dari Pureve aman untuk dikonsumsi.

5. Post Carbon

Jadi kegunaan filter ini adalah meningkatkan citarasa alami air setelah melewati begitu banyak filtrasi

6. UV Water Sterilizer

Ternyata UV ini gunanya untuk menginaktifkan 99.9% virus, bakteri, mikro organisme atau apapaun yang ada di dalam air sebelum kita konsumsi.

Jadi dari pribadi mommy setelah mommy mengenal UV Filter dari Pureve ini untuk mommy konsumsi setiap harinya mommy happy banget karena mommy sudah dikenalkan produk sebagus ini, kenapa enggak kenal dari awal agar bisa minum air yang benar bersih dan sehat. Karena kalau kita terus menerus mengonsumsi air yang memilki zat yang membahayakan untuk tubuh kita, akan menyebabkan ginjal kita berat bekerja, belum nanti akan menimbulkan masalah kesehatana nantinya.

Dan mommy sendiri terbantu banget sama marketing Pureve karena sebelum pemasangan UV filter dispenser Pureve ini mereka ngecek dulu sumber mata air di rumah mommy sudah aman belum, kalau belum kita biasa akan dikasih solusi untuk menggunakan filter dan lain sebagainya. Apapun yang kalian pilih, pilihlah air yang akan dimunim dengan kualitas yang bagus dan menyehatkan tubuh kita dan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan kemudian hari.

Nah buat moms yang penasaran seperti apa eksperimen yang mommy lakukan, klik video di bawah ini ya.