Food · Review Produk

Minuman Kekinian di Sydney : Yogurt Campur Nasi Ketan!

Hai moms, kali ini mommy akan review minuman kekinian di Sydney yaitu Yogurt melanjutkan episode flashback jalan – jalan ke Australia tahun lalu. Moms tahu yogurt? Iya yogurt yang biasa kita beli di minimarket terdekat. Nah tapi, yogurt kali ini beda dari biasanya moms. Apa bedanya? Yogurt yang ini adalah yogurt dicampur nasi ketan!

Karena mommy penasaran dengan minuman kekinian yang ada di Australia, akhirnya mommy memutuskan untuk beli yogurt ketan ini moms. Yogurt yang mommy beli adalah dari Yees Yogurt.

Yogurt dicampur ketan berwarna ungu ini dibandrol dengan harga AUD 6,3 atau setara dengan Rp. 63.000. Selain itu mommy juga beli yogurt taro seharga AUD 6,9 atau setara dengan Rp. 69.000. Dan yang terakhir mommy beli yogurt campur bird nest atau sarang burung walet harganya AUD 19,9 atau setara dengan Rp. 199.000. Seperti apa rasa dari yogurt – yogurt yang mommy beli? Yuk simak reviewnya berikut ini.

Pertama kita coba dulu yang yogurt campur taro, rasanya oke lah menurut mommy. Rasanya ya seperti biasa yogurt yang sering kita beli lalu hanya dicampur dengan taro aja.

Selanjutnya kita coba yang paling populernya yaitu yogurt + nasi ketan. Moms, nasi ketan dimakan biasa saja kadang ada yang enggak enak ya moms, tapi ini dicampur ke minuman, kebayang enggak sih rasanya?

Setelah mommy coba, nasi ketannya sendiri teksturnya sudah lembut tapi masih ada rasa ketannya ya moms. Kalau untuk yogurtnya sendiri ya rasa yogurt aja sih moms, enggak terlalu asam dan enggak terlalu manis. Jadi untuk yogurt dicampur nasi ketan ini lumayan mahal menurut mommy, tapi ya rasanya masih oke lah mommy suka dan rasanya enggak seaneh yang mommy bayangkan ternyata.

Kita lanjut lagi yang paling mahal yang mommy beli. Sebenarnya yang lebih mahal lagi ada moms yaitu yang burung walet rasa bunga mawar itu harganya Rp. 300.000. Tapi karena beberapa pertimbangan akhirnya mommy menjatuhkan pilihan mommy ke yogurt + sarang burung walet.

Setelah mommy mencicipi, rasanya sangat mengecewakan, karena yogurt biasa cuma ditambah sarang burung walet dan sarang burung waletnya itu kecil – kecil banget dan sedikit banget. Kalau di Jakarta kita beli sarang burung waletnya aja untuk diminum paling Rp. 30.000 – Rp. 40.000 per botol, dan kita benar – benar merasakan sarang burung waletnya. Tapi enggak papa ya moms, namanya juga nyoba. Karena memang minuman ini sedang naik daun banget, dimana – mana banyak yang jual.

Untuk mommy, mommy masih lebih memilih yang yogurt dicampur nasi ketan. Tapi kalau misalnya dibilang mommy bakal addicted sama ini atau enggak, jawabannya adalah enggak. Paling cuma sekali minum di sini aja dan enggak minum lagi. Kalau sampai di Jakarta buka pun itu paling nyobain sekali dan enggak bakal sesering minum milk tea yang pada umumnya ya moms.

Sekian review mommy kali ini, semoga bermanfaat.

Food · Review Produk

Review KOI Dessert Bar Karya Chef Asal Indonesia

Melanjutkan cerita flashback saat liburan ke Australia tahun lalu, mommy juga akan review salah satu minuman yang pastinya sudah enggak asing lagi buat kalian semua, yaitu KOI. Pada waktu itu mommy berkesempatan untuk pergi ke KOI Dessert Bar yang lokasinya bersebelahan dengan Mall Central Park persis di 46 Kensington St, Chippendale NSW 2008, Australia. Tapi dikarenakan KOI Dessert Bar itu padat orangnya, banyak peminatnya jadi kita enggak dapat tempat duduk akhirnya kita takeaway aja pesanan kita.

Menu yang mommy pesan adalah Black Forest yang mana di dalamnya ada dark cherries, chocolate crumb, dark chocolate brownies, cherry creme diplomat dan berry consome jelly. Dan untuk harganya, 1 porsi dibandrol seharga Rp. 130.000, lumayan mahal ya moms tapi bagi orang Sydney itu biasa saja, normal.

Untuk rasanya crunchy bagian atasnya, terus ada perpaduan cherrynya di bawah, browniesnya juga berasa. Kalau kalian suka Black Forest banget makan ini mungkin akan kecewa ya, soalnya agak eneg dan seriously makan 3 sendok aja sudah bikin mommy eneg. Kurang rekomen ya kalau dari mommy.

Selanjutnya mommy juga beli Strawberry Pillow, yang di dalamnya ada strawberry lychee mousse, strawberry jam, lychee pieces, strawberry jelly dan almond dengan harga Rp. 105.000.

Untuk penampilannya, setelah mommy perhatikan di KOI Dessert Bar ini keunikannya adalah semua dessert dia, cake dia mengkilat dan cantik. Untuk rasanya segar, ada crunchynya juga dari biskuit yang ada di bawahnya. Buat kalian pecinta dessert tapi enggak suka yang bikin eneg, Strawberry Pillow ini sangat mommy rekomendasikan, karena segar, enak dan enggak bikin eneg.

Lanjut ke dessert selanjutnya yaitu Nomtella, di dalamnya adal dark choco brownies, espresso mousse, salted caramel dan hazelnut. Harga dessert ini adalah Rp. 105.000.

Dari penampilannya seperti yang mommy sudah katakan tadi, coklatnya mengkilat dan pastinya cantik. Rasa kopi, brownies dan caramelnya berasa banget. Kalau mommy bukan tipe yang suka kopi, tapi buat kalian suka kopi dan mau coba yang manis – manis enggak coklat doang, dessert yang satu ini cukup oke untuk dicoba. Tapi kalau untuk mommy kurang gitu suka.

Dessert selanjutnya adalah Mango Yuzu. Di dalam Mango Yuzu terdapat almond sable, manggo mousse, jelly dan yuzu curd dengan harga Rp. 120.000.

Untuk penampilannya seperti dessert – dessert yang lain ya moms, cantik. Untuk rasanya segar dan mommy suka.

Selain pesan dessert mommy juga pesan minuman, dan mommy pesan milk tea shake yang rasa Sesame Black dan White Chocolate. Harga AUD 6 atau Rp. 60.000/350 ml.

Untuk yang rasa Sesame Black pas diminum rasanya seperti masih ada gumpalan – gumpalan dari sesame blacknya tapi tetap enak. Kalau yang White Chocolate juga sama masih ada gumpalan – gumpalan white chocolate, rasanya segar dan manisnya pas enggak over.

Ini semua adalah review mommy tentang KOI Dessert Bar. Untuk semua yang mommy review ini mommy menghabiskan total Rp. 600.000 an lebih. Kalau untuk harga orang Sydney segitu murah, tapi bagi kita orang Indonesia lumayan ya moms hanya untuk dessert. Untuk kalian yang memang pecinta dessert, must try banget. Kalau untuk keunikan makanannya itu unik – unik banget, cantik banget, kalau rasanya ada beberapa yang mommy suka ada juga yang enggak suka. Yang paling mommy suka adalah yang Strawberry Pillow dan Mango Yuzu.

Semoga bermanfaat ya moms.

Review Produk

Naik Pesawat Garuda Indonesia Jakarta – Sydney Bawa Anak Nyaman Enggak Ya?

Hai moms, kali ini mommy mau flashback saat mommy mau liburan ke Australia. Ini adalah kunjungan ke-4 mommy ke Australia tapi ini adalah pertama kalinya untuk mommy bawa Louisse dan Loewy, mama mertua dan juga mama sendiri ke Australia ya moms. Pada saat perjalanan ke Australia kemarin mommy naik Garuda Indonesia ke Australia.

Jadi pas mommy beli tiket untuk Jakarta ke Sydney harga PP nya Garuda Indonesia saat itu adalah Rp. 10.000.000/orang. Untuk ukuran tiket Garuda Indonesia Rp. 10.000.000 ini menurut mommy masih worth it ya karena biasanya Qantas Airlines bisa sampai Rp. 11.000.000++. Jadi mommy dapat Rp. 10.000.000 karena promo itu sudah termasuk murah. Dan itu adalah tiket direct/langsung dari Jakarta ke Sydney jadi kita enggak perlu transit – transit lagi moms dengan lama perjalanan adalah 6,5 jam.

Kalau kita bandingkan dengan tiket AirAsia dan lain – lain beda ya moms pasti mereka lebih murah karena transit sedangkan Garuda Indonesia ini direct, dan untuk direct ini lumayan murah. Selain tiketnya lumayan bersahabat, bagaimana dengan fasilitas di Garuda Indonesia sendiri khususnya untuk yang bawa baby?

Bagaimana soal ketepatan waktu? On time ya moms, paling hanya telat kurang lebih 30 menit untuk terbang, cuma memang pas sampai di Sydney agak crowded di bandaranya jadi pesawat kita diharuskan untuk putar-putar di airportnya selama 1 jam. Yang bikin mommy suka dengan Garuda Indonesia itu juga karena sebentar – sebentar memberi makan dan minum. Jadi pas awal kita dapat minum dan cemilan – cemilan dahulu, lalu kita tidur dan besok paginya kita dapat makanan. Untuk makanannya juga enak. Kalau di maskapai lain yang kemarin sempat mommy review juga, air minum aja enggak dikasih harus kita minta dulu.

Pesawat yang mommy naiki ini adalah pesawat besar, dengan tempat duduk di dalam pesawatnya adalah 2-6-2 dan ada 3 ruang, paling depan business class, tengah dan belakang adalah economy class. Selain itu untuk tempat duduknya sendiri mommy merasa itu lebar banget karena enggak kepentok sama sekali walaupun mommy sambil gendong baby.

Memang kalau Garuda Indonesia ini biasanya sistem booking online lewat handphone kebetulan mommy lupa untuk booking online lewat handphone untuk tempat duduknya. Cuma pas mommy sampai, mommy langsung diprioritaskan karena mommy bawa 2 baby. Pas mommy masuk untuk check in tanpa mommy bilang bahwa mommy bawa baby dan mommy minta di depan, pihak Garuda Indonesia langsung memberi tahu bahwa mereka sudah menyiapkan tempat duduk di depan untuk babynya. Jadi Garuda Indonesia ini memang sengaja menyiapkan area bagian depannya khusus untuk orang tua dan orang yang membawa anak – anak.

Saat lepas landas, pramugarinya juga langsung memasangkan tempat tidur untuk baby Loewy. Selimut juga dapat, enak banget. Jadi mommy sama daddy walaupun bawa 2 anak juga enak, santai. Kalau Louisse kan memang sudah punya tempat duduknya sendiri jadi lebih enak lagi. Kalau selama penerbangan itu juga nyaman. Jadi mommy sendiri merekomendasikan maskapai Garuda Indonesia apalagi untuk para mommy dan daddy yang mau membawa anak traveling untuk perjalanan yang cukup panjang, itu penting banget cari maskapai yang nyaman.

Sekian review dari mommy mengenai maskapai Garuda Indonesia yang telah mengantarkan kami ke Australia dengan nyaman dan aman. Thank you Garuda and see you di next #CurcolYukMom

Baby · Review Produk

Review : Empeng Buah di Shopee

Hai moms, kali ini mommy mau review produk empeng buah termurah di Shopee. Empeng buah ini baik untuk pengenalan rasa untuk baby kita. Jadi baby kita bisa memakan sari-sari buah.

Nah buah yang mommy ingin berikan kepada baby Uwi adalah buah apel. Caranya mudah sekali kok moms, tinggal kupas buah apel, lalu potong kecil-kecil. Setelah itu masukkan potongan kecil apel ke dalam empeng, dan siap dinikmati si Kecil.

Untuk moms yang ingin membeli empeng buah ini, bisa langsung beli di Shopee di toko Ricstore (richardsteven27) ya moms. Terbukti baby Uwi senang sekali lho moms menghisap empeng ini, rasa manis buah membuat baby Uwi sangat anteng.

Empeng buah ini memiliki kelebihan ketika jatuh dari genggaman si Kecil. Apa kelebihannya? Empeng buah ini stabil jadi bagian dot tempat bayi menghisap tidak tersentuh lantai.

Masih banyak buah lain yang moms bisa masukkan ke dalam empeng ini untuk si Kecil nikmati. Baby Uwi banyak belajar makan buah sejak dini. Yuk moms langsung saja beli produk ini di Shopee toko Ricstore (richardsteven27)!

Review Produk

Pengalaman nge Grab di Malaysia

Hai moms, jaman sekarang transportasi online memudahkan kita untuk bepergian. Namun apakah terdapat perbedaan transportasi online yang ada di Indonesia dengan yang ada di luar negeri? Kali ini mommy akan membagikan pengalaman mommy ketika menggunakan aplikasi “Grab” ketika di Penang, Malaysia.

Awalnya mommy sempat bingung ingin menggunakan transportasi apa? Bus, MRT atau Grab? Untuk pilihan MRT belum tersedia, Bus memang murah tapi memakan waktu yang cukup lama, jadi pilihan terakhir yaitu Grab.

Setelah mommy mencoba menggunakan Grab dengan wifi bandara ternyata langsung terhubung dengan Grab Malaysia lho moms. Jadi penggunaan Grab di Malaysia dengan Grab di Indonesia sama ya moms. Kita tinggal memasukkan alamat yanga ingin kita tuju dan tinggal tunggu mobil datang.

Pengalaman menggunakan Grab di Malaysia sangat memuaskan, pelayanan yang diberikan juga sangat ramah dan baik. Pembayarannya bisa menggunakan Visa atau cash, jadi kita tidak perlu pusing untuk proses pembayarannya.

Untuk kalian yang ingin jalan-jalan ke Penang, Malaysia jangan ragu untuk menggunakan Grab, karena Grab is the best partner transportation. Thank you Grab!

Beauty · Review Produk

Apa sih Perbedaan Fondation Shu Uemura dan Chanel?

Hi moms! Karena banyaknya dari kalian yang request mengenai daily make up apa saja yang sering mommy gunakan, finally mommy memutuskan untuk membuat konten ini. Untuk make up, mommy sendiri pengguna daily make up non stop, dengan kata lain tiada hari tanpa make up ya moms.

Bagi saya, make up itu penting karena dapat meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, menurut mommy make up juga membuat diri kita lebih terlihat dewasa dan tidak childish lho moms. Langsung saja yuk, kita bahas make up apa sih kira – kira yang mommy gunakan setiap hari?

Untuk daily make up, biasanya mommy menggunakan kedua foundation ini, yaitu Shu Uemura & Chanel. Kedua foundation ini memang sering mommy gunakan, tetapi masing – masing dari produk tersebut tentunya memiliki keunggulan dan kekurangan ya moms.

Dimulai dari Shu Uemura Unlimited Fluid Foundation seharga Rp. 700.000,- kalian telah mendapatan foundation ini berisi 35 ml. Shu Uemura lightweight full coverage foundation ini sangat ringan dan memiliki SPF 24. Dengan hasil semi matte dan fully natural finish, formula yang ada di Shu Uemura ini sangat tahan lama lho moms. Sangat cocok untuk mommy – mommy yang sering memiliki kegiatan full seharian tapi jarang memiliki waktu untuk touch up, Shu Uemura Unlimited Fluid Foundation ini sangat bersahabat nemenin hari – hari kalian lho moms!

Selanjutnya, Chanel Foundation seharga Rp. 2.050.000,- dengan isi hanya 12 ml memberikan kalian SPF 15 untuk face coverage moms. Wow! Harga sangat berbeda jauh ya moms dibandingkan Shu Uemura. Langsung saja, mommy akan coba aplikasikan keduanya ke wajah ya, moms (bisa dicek di video bawah ini)

Setelah mommy aplikasikan ke wajah, dari segi tekstur mommy lebih suka dengan Shu Uemura ya moms. Tekstur foundation Shu Uemura lebih soft dan pigmented dibandingkan dengan Chanel. Walaupun foundation Chanel jelas lebih fragranced, tetapi ternyata foundation Shu Uemura lebih memperlihatkan matte finish yang mencerahkan dan waterproof lho moms!

So, bedasarkan hasil aplikasi dari kedua foundation ini, mommy lebih memilih foundation Shu Uemura ya moms. Worth to use and worth to buy! What’s yours moms?

Food · Review Produk

Review Kopi Kulo

Hai moms semua, hari ini mommy mau review Kopi Kulo. Kali ini mommy pesan berbagai macam varian Kopi Kulo moms yaitu :

  • Avocatto Vanila : Rp. 27.000
  • Cookies N’ Cream : Rp. 23.000
  • Avocatto Choco : Rp. 27.000
  • Coffee Nade : Rp. 23.000
  • Es Kopi Kulo : Rp. 15.000
  • Es Kopi Keju : Rp. 25.000
  • Es Kopi Item : Rp. 12.000
  • Es Coklat Keju : Rp. 25.000
  • Es Matcha Latte : Rp. 20.000
  • Es Matcha Keju : Rp. 25.000
  • Es Kopi Baileys : Rp. 23.000

Oh iya moms, harga di atas merupakan harga awal ketika Kopi Kulo baru muncul ya moms, sedangkan untuk saat ini harganya sudah naik antar Rp.2.000-an – Rp. 3.000-an per porsinya. Oke review kali ini kita mulai dari Avocatto Vanillanya enak moms menurut mommy karena memang kebetulan mommy juga pecinta alpukat. Selanjutnya Avocatto Choconya, untuk alpukatnya sama seperti Avocatto Vanila berasa banget ya moms, cuma bedanya adalah kalau Avocatto Choco tambahannya adalah coklat. Kalau mommy dari 2 pilihan ini lebih prefer yang Avocatto Vanila karena lebih segar.

Untuk Coffee Nadenya menurut mommy kopinya enggak begitu berasa dan agak asam-asam gitu karena ada lemonnya juga. Tapi untuk ukuran mommy yang memang enggak begitu bisa minum kopi ini pas.

Es Kopi Kulo ini wangi cuma agak sedikit strong dari Coffee Nade tadi, jadi buat para pecinta kopi pasti doyan banget. Selanjutnya untuk Es Kopi Kejunya buat mommy yang kurang bisa minum kopi, Es Kopi Keju ini enggak terlalu pahit dan lagi ditambah keju jadi bikin pas rasanya, segar.

Es Kopi Item mommy enggak doyan sama sekali, pahit banget. Untuk Es Coklat Keju buat mommy kurang doyan, rasanya ya kayak coklat bubuk dan ditambah aja keju di atasnya sebagai toping. Kalau untuk Cookies N’ Creamnya menurut mommy enak.

Matcha Lattenya mommy juga biasa aja, soalnya berasa banget ini menggunakan bubuk matcha dan ditambah susu sedikit. Selanjutnya Matcha Keju rasanya ya seperti matcha dicampur keju aja ya moms, enggak spesial. Yang terakhir Es Kopi Baileys mommy enggak suka, baileysnya berasa banget.

Jadi dari semua yang sudah mommy cobain, the best menu Kopi Kulo adalah Avocatto Vanila dan Cookies N’ Cream. Kalau menurut mommy yang paling enggak mommy suka adalah Es Kopi Item, Es Matcha Latte, Es Matcha Keju dan Es Kopi Baileys.

Sekian review dari mommy kali ini, semoga bisa membantu moms yang sedang bingung mau mengonsumsi kopi rasa apa dari Kopi Kulo ya moms.

Food · Review Produk

Review Martabak Manis Sinar Bulan 777 vs Pecenongan 65A

Hari ini mommy dan cece Louisse akan review martabak Sinar Bulan 777 dan Martabak Pecenongan 65A cabang Pantai Indah Kapuk. Yuk langsung aja kita review martabaknya.

Mommy pesan martabak Pecenongan 65A versi kering yang rasa coklat kacang dengan harga Rp. 70.000/6 potong. Sedang martabak klasiknya mommy pesan 1 porsi dengan 2 rasa yaitu setengah rasa coklat kacang dan setengah rasa keju dengan harga Rp. 150.000, isinya 16 potong.

Menurut mommy sendiri oke, karena coklat dan kacangnya bikin wangi di martabak kering ini. Dan yang namanya martabak kering dari ekspektasi mommy adalah garing tapi ini alot saat digigit dan enggak garing malah cenderung lembek, jadi menurut mommy minusnya kurang kering aja dan susah digigit.

Kalau untuk martabak klasiknya enak banget moms. Kenapa? Pertama karena wysmannya berasa banget dan wangi tapi enggak terlalu berminyak. Kedua untuk rasa coklat kacangnya pas, enggak terlalu manis jadi enggak bikin eneg moms dan lembut banget. Untuk martabak yang rasa kejunya juga sama enaknya moms dengan yang coklat kacang karena kejunya ini berasa banget dan enak, wysmannya juga berasa dan lembut banget di mulut.

Selanjutnya kita review martabak Sinar Bulan 777. Martabak Sinar Bulan 777 ini mommy beli yang versi kering rasa coklat kacang dengan harga Rp. 39.000/6 potong dan martabak klasik rasa coklat, kacang, keju dan wijen dengan harga Rp. 105.000/10 potong.

Untuk martabak kering Sinar Bulan 777 rasanya enak dan mommy cukup suka. Yang mommy suka sesuai dengan ekspektasi mommy yaitu enak, garing dan wangi. Sedang yang martabak klasiknya juga enggak kalah enak moms. Coklat, kacang, keju dan wijennya berasa banget, wysmannya juga berasa dan lembut juga, walaupun memang lebih lembut yang martabak Pecenongan 65A tadi.

Dari 2 merek martabak yang baru saja mommy review, kalau disuruh memilih mommy lebih memilih Sinar Bulan 777 karena lebih enak dan sesuai ekspektasi mommy. Kenapa? Kalau dilihat dari martabak keringnya, seperti yang sudah direview tadi kalau martabak Pecenongan 65A itu enggak garing dan susah digigit sedangkan martabak Sinar Bulan 777 ini garing banget dan wangi, selain itu harganya juga lebih murah padahal size dan jumlah martabaknya sama. Kalau untuk martabak klasiknya mommy lebih memilih Sinar Bulan 777 karena lebih murah tapi enggak kalah enak juga moms, size martabaknya juga lebih besar.

Nah itu dia review martabak dari mommy dan cece Louisse, semoga bermanfaat.

Food · Review Produk

Review Jujur : Martabak Boss vs Martabak Sinar Bulan 777

Mommy dan daddy adalah martabak lover, so hari ini mommy dan daddy akan review Martabak Sinar Bulan 777 dan Martabak Boss. Dari kedua brand tersebut mommy sudah beli 2 jenis martabak ya moms yaitu martabak yang kering dan versi klasik yang banyak minyaknya itu. Nah penasaran bagaimana review mommy dan daddy tentang 2 martabak ini? Yuk simak ulasannya berikut

Nah pertama-tama kita coba yang Martabak Boss dulu ya moms. Jadi mommy pesannya lewat aplikasi Gojek yang best sellernya Martabak Boss yaitu Martabak Matcha. Dari harga 1 kotak martabak matcha yang versi klasiknya adalah Rp. 150.000/14 potong. Kalau untuk martabak kering yaitu rasa kacang, coklat, keju harganya Rp. 40.000/6 potong.

Jadi untuk mommy sendiri, mommy itu suka martabak kering soalnya lebih garing dan enggak terlalu berminyak, tapi untuk Martabak Boss sendiri yang versi martabak keringnya agak sedikit mengecewakan karena manis banget dan enggak garing sama sekali. Padahal biasanya kalau mommy beli martabak yang kering mau mommy simpan sampai besok juga masih garing banget tapi kalau Martabak Boss ini lembek banget, kurang menurut mommy.

Kalau untuk martabak matchanya yang versi klasiknya selain isinya matcha ada juga tambahan keju ya moms. Untuk rasanya walaupun namanya martabak matcha enggak ada rasa matchanya sama sekali, cuma berasa topping kejunya. Dan untuk harga 150.000 biasanya pakai mentega wysman, tapi di martabak matcha versi klasiknya Martabak Boss, enggak ada bau-bau mentega wysmannya dan lengket juga lembek.

Selanjutnya kita review Martabak Sinar Bulan 777. Untuk martabak kering Sinar Bulan 777 harganya Rp. 37.000/6 potong dengan rasa coklat kacang. Untuk rasanya lebih wangi dan enggak terlalu manis tapi masih kurang garing menurut mommy. But it’s okay masih bisa dimakan ya menurut mommy dan kalau disuruh makan 2 atau 3 potong lagi masih sanggup.

Kalau untuk versi klasiknya Martabak Sinar Bulan 777 harganya Rp. 105.000/10 potong dengan ukuran yang gede. Untuk yang klasik ini mommy pesan yang isinya kacang, coklat, keju dan wijen. Dari rasanya lebih enak, lebih wangi, wysmannya juga berasa tapi martabaknya lebih berminyak.

Nah itu dia review martabak kali ini, semoga bermanfaat buat para moms yang sedang bingung mencari-cari mau beli martabak yang mana. Sampai jumpa di review-review selanjutnya moms.

Review Produk

Malaysia Airlines Recommend Enggak Ya Kalau Bawa Bayi?

Hai moms, siapa di sini yang berencana bepergian ke luar negeri tapi bingung mau menggunakan maskapai apa? Nah kali ini mommy mau flashback untuk review bagaimana perjalanan mommy dari Indonesia ke China dengan menggunakan Malaysia Airlines. Yuk simak reviewnya berikut ini.

Kenapa mommy pilih Malaysia Airlines? Karena murah. Benar-benar murah banget, mommy ke China itu beli tiket 2 minggu sebelum keberangkatan, dan sebelumnya mommy cek Xiamen Airlines harganya 10 juta/orang, sedangkan untuk Malaysia Airlines 5 juta/orang. Mommy sekali pergi bawa banyak orang jadi totalnya lumayan juga moms, maka dari itu mommy pilih Malaysia Airlines untuk ke Fuzhou, China.

Untuk perjalanan Malaysia Airlines ini sendiri, mommy harus pergi ke Malaysia dulu untuk transit. Jadi mommy melakukan penerbangan jam 4.25 pagi dari Indonesia, sampai di Malaysia kurang lebih jam 7.25 pagi waktu setempat. Lalu akan melanjutkan penerbangan dari Malaysia ke Fuzhou dari jam 10 pagi waktu Malaysia sampai Fuzhou China jam 2 siang waktu China.

Nah memang agak enggak enak ya moms, karena penerbangannya jam 4.25 pagi, jadi kita yang orang dewasa dari malamnya enggak tidur sama sekali karena jam 2 pagi sudah harus sampai ke bandara. Itu memang capek banget.

Malaysia Airlines itu bangkunya 3 baris 3 baris duduknya moms karena memang pesawatnya adalah pesawat kecil. Karena itu mommy request tempat yang agak lega karena mommy bawa 2 baby, tapi ternyata mommy cuma dapat 1 aja dan mommy dapat di tempat paling depan, cuma ya memang kecil banget.

Jadi karena penerbangan internasional, tempat duduk paling depan itu lebih lega daripada yang di belakang, spacenya sama seperti kalau kita naik pesawat Garuda yang ekonomi, kurang lebih seperti itu moms. Nah kalau untuk daddy, karena badannya besar jadi ya tetap terasa sempit ya moms.

Untuk makanannya lumayan oke lah moms, karena Chinese food kan jadi masih sesuai dengan lidah mommy. Cuma yang jadi masalah adalah tempat untuk taruh makanannya itu rentan rusak moms, enggak kokoh. Apalagi keadaan mommy sambil gendong baby, itu susah banget mau makannya.

Itu adalah review saat penerbangan dari Indonesia ke Malaysia. Kalau untuk Malaysia ke Fuzhou China sempat ada delay 1 jam di pesawat karena katanya ada yang salah dengan sistem operasi pesawatnya. Nah di pesawat ini mommy dikasih selimut dan bantal, padahal jenis pesawatnya sama moms dengan penerbangan sebelumnya, tapi di penerbangan Jakarta-Malaysia enggak dikasih bantal dan selimut, tapi untuk Malaysia-Fuzhou China dikasih selimut dan bantal. Jadi menurut mommy pelayanannya kurang profesional.

Di pesawat yang menuju ke China ini mommy duduk di bagian ekonomi yang belakang, jadi mommy enggak dapat tempat duduk yang di depan padahal mommy sudah request dan itu sempitnya luar biasa, enggak bisa gerak. Padahal baby sudah nangis-nangis tapi dari pramugarinya tidak memprioritaskan moms.

Saat mau makan juga susah banget, lebih parah daripada penerbangan dari Indonesia ke Malaysia, kaki baby Uwi pun sampai kejepit. Buat mommy sendiri dari makannya dan pesawatnya sudah enggak nyaman, padahal itu penerbangan hampir 5 jam tapi dengan keadaan seperti itu moms.

Menurut mommy, untuk kalian yang ingin bepergian jauh dan bisa menghabiskan lebih dari 3 jam, lebih baik cari yang nyaman apalagi kalau sambil bawa baby, kasihan babynya juga. Mungkin kalau untuk yang tidak membawa baby masih oke, tapi kalau moms membawa baby mommy tidak merekomendasikan.

Itu dia review mommy menggunakan Malaysia Airlines, semoga bermanfaat.