Baby · Kesehatan

Penyebab Feses atau BAB Bayi Berwarna Hijau dan Cara Menanganinya

Pernah nggak sih kalian melihat feses anak kita berwarna hijau bahkan kehitaman? Mami sendiri sudah memiliki 4 anak, dan 4 anak mami semuanya ketika mereka baru lahir mereka mengeluarkan feses berwarna hijau kehitaman. Apakah ini normal? Ya.

Feses pada baby yang baru lahir berwarna hijau kehitaman disebut dengan mekonium, yang mana ini normal dan terjadi di awal kelahiran baby kita hingga usia 1 minggu dan akan berubah menjadi warna kuning, emas dan lain sebagainya seiring bertambahnya usia. Kalau baby sudah berusia 3-4 bulan tapi fesesnya berwarna hijau, apakah aman?

Moms, penyebab dari feses berwarna hijau ada beberapa macam yaitu :

1. Makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui

Ini penting banget loh moms, kita sebagai ibu menyusui apa yang kita makan itu akan menjadi kualitas ASI yang akan diberikan kepada bayi, yang tentunya juga akan mempengaruhi tubuh baby kita. Kalau sampai ibu menyusui terlalu banyak makan makanan berwarna hijau, minum minuman berwarna hijau bahkan suplemen zat besi itu akan mempengaruhi kualitas ASI sehingga itu akan membuat feses baby kita berwarna hijau.

Kalau mami sendiri, belum lama ini mami sempat makan terlalu banyak sayur karena memang mami paling suka sayur dibanding daging dan alhasil si Kembar mengeluarkan feses berwarna hijau. Tapi keadaan ini aman ya moms, jangan khawatir.

2. Bayi sedang tumbuh gigi

Ketika baby kita akan tumbuh gigi biasanya mereka akan memproduksi air liur yang sangat banyak. Saking banyaknya air liur terkadang air liur tersebut akan tertelan ke dalam tubuh baby kita dan ini juga yang akan membuat feses baby kita berwarna hijau karena terlalu banyak menelan air liurnya sendiri moms, dan ini normal.

3. Foremilk atau hindmilk

Foremilk adalah ASI yang keluar pada sesi awal menyusui dan biasanya disebut ASI rendah kalori sedangkan hindmilk adalah ASI yang keluar pada saat sesi menyusui akan berakhir dan biasanya disebut dengan ASI tinggi lemak. Biasanya kalau seorang baby terlalu banyak mengonsumsi foremilk dibanding hindmilk fesesnya akan berwarna hijau. Solusinya adalah usahakan ketika direct breastfeeding di satu payudara itu yang agak lama, biarkan ia menyusu di 1 payudara selama 15-20 menit agar foremilk dan hindmilknya bisa didapatkan semua dengan seimbang.

4. Anak kita baru sakit

Luckie sempat sakit bronkopneumonia dan dirawat di rumah sakit, jadi Luckie banyak menerima infus obat-obatan, belum lagi rasa trauma akibat beberapa kali disuntik, alhasil dia kayak sering kaget gitu moms saat tidur. Nah menurut kepercayaan orang dulu, kalau seorang baby terlalu suka kaget dengan keadaan yang baru apalagi habis dari rumah sakit, dia akan menyimpan rasa kagetnya itu di dalam diri dia dan itu akan tertumpuk. Biasanya kalau baby kita baru pulang dari rumah sakit mereka akan mengeluarkan feses berwarna hijau dan itu dialami oleh Luckie. Itu adalah cara mereka mengeluarkan rasa kaget dan trauma yang ada di dalam diri mereka.

Luckie mengeluarkan feses berwarna hijau pekat banget selama 2 hari. Sempat ada juga yang berwarna hijau kehitaman. Di hari keempat dan kelima mulai ada sedikit warna kuning. Dan ketika mami tanya ke dokter apakah ini aman, kata dokter aman. Kalau menurut kepercayaan orang jaman dulu juga aman, ini adalah akibat dari rasa kaget dan trauma yang ada di dalam diri anak kita dan sedang dikeluarkan. Jadi buat ibu-ibu yang anaknya baru saja mengalami sakit dan mengeluarkan feses berwarna hijau jangan panik dulu.

Lalu kapan saat kita harus waspada? Kalau sampai ketika anak kita mengeluarkan feses berwarna hijau dan dia jadi lemah/lesu, demam, tidak nafsu makan dan fesesnya disertai warna merah. Segera bawa ke dokter kalau sampai menemukan kondisi anak seperti ini ya moms. Nah itu dia tentang feses anak berwarna hijau. Jangan panik dan cari tahu penyebabnya terlebih dahulu. See you di next #CurcolYukMoms.

Baby · Kesehatan

Berbahayakah Jika BAB atau Feses Bayi Berwarna Hijau?

Mommy mau curcol sedikit nih moms, jadi ketika Loewy masih bayi pernah selama 4 hari berturut-turut Loewy BABnya warna hijau. Mommy sempat mikir kalau misalnya Loewy baru lahir BABnya hijau itu wajar tapi ini sudah umur 3 bulan dan tiba-tiba BABnya warna hijau.

Tapi, Loewy aktivitasnya masih lincah dia masih happy enggak demam dan sakit, jadi mommy akhirnya cari tahu penyebab baby kita bisa BAB warna hijau. Nah setelah mommy cari tahu tentang masalah BAB anak kita bisa berwarna hijau, akhirnya mommy menemukan 2 penyebab utama kenapa baby kita yang umurnya di bawah 1 tahun bisa BABnya warna hijau.

Penyebab BAB anak berwarna hijau

1. Faktor makanan yang dimakan ibunya

Ibu menyusui jika terlalu banyak mengonsumsi sayuran atau makanan minuman yang memiliki pewarna hijau atau suplemen-suplemen bubuk hijau bisa jadi salah satu penyebab BAB si Kecil berwarna hijau. Sebagai contoh mommy waktu jaman belum menyusui pernah BAB dan fesesnya berwarna hijau, setelah diingat-ingat ternyata mommy habis minum-minuman yang berwarna hijau. Nah kelihatan kan walaupun kita enggak sedang menyusui, tapi ketika kita too much makan makanan dan minuman yang berwarna hijau, biasa akan berpengaruh ke warna BAB kita. Sama persis ketika kita menyusui dan kita mengonsumsi too much makanan dan minuman yang berwarna hijau atau yang mengandung zat hijau (klorofil) yang ada di sayuran seperti kubis, bayam, brokoli, pokoknya semua sayuran berwarna hijau akan berpengaruh ke ASI yang diminum si Kecil. Sekedar informasi, klorofil ini biasanya digunakan oleh tumbuh-tumbuhan untuk mendapatkan energi dari matahari agar dia bisa tumbuh kembang moms.

Untuk penyebab pertama ini mommy merasa enggak cocok, karena mommy merasa mommy enggak mengonsumsi too much sayuran, malah semenjak lahiran Loewy mommy makannya daging terus.

2. Jenis ASI yang diminum baby kita

Jadi yang perlu kita ketahui dan mommy juga baru tahu, ASI kita ini ada 2 jenis yaitu foremilk dan hindmilk.

a. Foremilk

ASI yang keluar 5 menit- 6 menit pertama ketika kita menyusui. Jadi pas 5-6 menit pertama foremilk ini akan keluar duluan. Biasanya ini berbentuk encer, warnanya lebih bening, untuk kandungannya sendiri lemak rendah tapi laktosanya tinggi.

b. Hindmilk

Hindmilk biasanya akan keluar setelah foremilk keluar, foremilk habis di 5-6 menit pertama, hindmilk baru keluar. Hindmilk ini adalah ASI yang biasanya berbentuk lebih kental, berwarna putih pekat dan kandungan lemaknya tinggi, laktosanya rendah.

Di kasus mommy, mommy merasa cocok banget dengan penyebab kedua ini moms. Kenapa? Loewy itu termasuk baby yang lelet kalau minum ASI, jadi kalau minum ASI itu dia lama dan 5-10 menit minum ASI dia sudah ngantuk dan mau tidur otomatis yang Loewy minum hanya foremilk saja. Salahnya mommy adalah mommy itu DBF (direct breastfeeding) ke Loewy, setiap kali Loewy mau minum ASI, mommy selalu kasih payudara yang paling kencang yang paling banyak ASInya. Ternyata itu salah.

Kalau untuk kasus Loewy seperti ini, harusnya mommy memberikan DBF dari payudara yang enggak terlalu kencang atau gunakan payudara yang terakhir dihisap baby kita. Contoh: 2 jam sebelumnya Loewy minum di sebelah kanan nah saat Loewy bangun lagi, kasih lagi yang sebelah kanan agar foremilknya sedikit banget dan dia lebih banyak menghisap hindmilknya.

Kalau mommy kasih bagian yang paling kencang otomatis Loewy cuma minum foremilk. Terlalu banyak foremilk, maka laktosa yang diminum oleh baby kita akan tinggi juga, terlalu banyak laktosa akhirnya bisa menyebabkan kolik. Itu benar, Loewy kolik, sering kentut, sendawa terus dan banyak angin. Mommy merasa juga dalam beberapa hari itu BABnya Loewy lebih banyak cairannya daripada ampasnya dan berwarna hijau.

Setelah mommy tahu 2 penyebab utama yang membuat BAB baby bisa berwarna hijau, mommy cari solusinya.

Solusi agar si Kecil tidak minum terlalu banyak foremilk

Ketika mommy akan memberikan direct breastfeeding, mommy akan berikan payudara yang terakhir dia hisap agar dia bisa minum lebih banyak hindmilk yang tinggi lemak atau jika 2 payudaranya sudah kencang bisa dipompa dulu 5-10 menit pertama. Sudah dipompa selama 5-10 menit pertama, baru kita lakukan DBF agar yang diminum oleh baby kita adalah yang tinggi lemak yaitu hindmilk dan bukan foremilk.

Kenapa mommy enggak bawa ke dokter aja?

Nah untuk kondisi yang mengharuskan mommy bawa ke dokter adalah apabila:

1. BABnya sudah lewat dari 1 minggu masih hijau terus padahal mommy sudah ubah pola DBF nya

2. Kalau misalnya demam tinggi akan langsung bawa ke dokter

3. Ada gangguan di kulit, gangguan pernafasan dan rewel terus

Jika ketiga kemungkinan itu dialami Loewy maka mommy akan bawa Loewy ke dokter. Jadi kalau misalnya baby kita sudah enggak lincah seperti biasanya, sudah sakit, demam, panas segera bawa ke dokter.

Untuk moms yang baru punya newborn baby terus BABnya warna hijau, itu enggak perlu khawatir sama sekali, karena baby kita yang baru lahir itu biasanya akan mengeluarkan BAB yang berwarna hijau pekat yang biasa disebut dengan Mekonium. Setelah dia mengonsumsi ASI dari ibu 2-3 hari biasanya BABnya masih berwarna kuning atau hijau muda, ini yang dialami oleh kedua baby mommy. Louisse dan Loewy selama 1 minggu pertama BABnya warna hijau muda, dan itu enggak masalah. Selang 1 minggu pertama, BABnya akan berwarna kuning, coklat, kuning tua dan itu sudah normal dan enggak perlu khawatir.

Semoga bisa bermanfaat ya untuk moms yang juga mengalami hal serupa seperti mommy dan see you di #curcolyukmom lain waktu moms!