Pregnancy

8 Tantangan yang Dihadapi Ibu Hamil Kembar

Jadi moms setiap kehamilan punya tantangannya sendiri mau tunggal maupun kembar. Tapi hamil kembar memiliki tantangan dan resiko yang lebih tinggi dibanding hamil tunggal. Pada kesempatan hari ini, di usia kehamilan mami jalan 34 minggu mami mau sharing mengenai pengalaman mami tentang tantangan hamil kembar yang mami alami.

Tantangan hamil kembar

  1. Morning sickness parah
    Di kehamilan kembar ini mami sering banget merasakan mual dan muntah, padahal di kehamilan tunggal mami nggak pernah merasakan itu. Kenapa bisa begitu? Jadi di kehamilan kembar ini, hormon HcG kita lebih tinggi dibanding pada hamil tunggal sehingga akan membuat kita mudah mengalami morning sickness parah. Mami mengalami morning sickness selama 3 bulan pertama dan itu setiap hari. Paling nggak bisa makan seafood, bahkan melihat pun langsung mual. Kalau kalian yang hamil tunggal pernah merasakan morning sickness juga, maka siap-siap jika hamil kembar efeknya akan double moms.
  2. Berat badan naik lebih tinggi dibanding hamil tunggal
    Jadi moms di kehamilan tunggal, 2x mami hamil berat badan naik sampai persalinan 12 kg. Sedangkan di hamil kembar ini, di awal mami sudah positif hamil dokter sudah bilang mami akan naik berat badan start dari 15-20 kg mungkin lebih. Nah jadi mami pribadi sekarang menuju 34 minggu berat badan sudah nambah 15-16 kg dan masih akan terus bertambah. Wajar ya moms naik berat badan banyak karena di kehamilan kembar kita mengandung 2 bayi, air ketuban yang lebih banyak sehingga mengakibatkan ibu hamil kembar akan memiliki berat badan yang double dibanding hamil tunggal.
  3. Kontraksi terus menerus
    Biasanya kontraksi itu akan dirasakan ibu hamil tunggal ketika dekat dengan persalinan tapi berbeda halnya dengan ibu hamil kembar. Mami sendiri sudah rasakan dari awal trimester sampai akhir trimester. Mami kram perut terus, kontraksi terus sampai dokter memberikan resep obat kontraksi. Sama halnya di trimester kedua, kontraksi yang mami rasakan lebih terasa lagi dibandingkan saat awal trimester. Di trimester ketiga kontraksinya lebih parah dibanding trimester kedua. Di trimester 2 mami minum obat kontraksi 2x sehari atas resep dokter sedang di trimester ketiga 4x sehari minum obat kontraksi. Dan di tanggal 23 November 2020 mami sempat merasakan kontraksi persalinan prematur (baca: Kontraksi Persalinan Prematur)
  4. Persalinan prematur
  5. Stretchmark
  6. Anemia
    Ibu hamil kembar sangat beresiko kekurangan darah. Anemia adalah salah satu gejala ibu hamil kekurangan zat besi dan kebanyakan ini dialami ibu hamil kembar. Kekurangan zat besi dalam darah yang rendah sehingga meningkatkan aliran darah. Yang mami rasakan itu suka ngantuk tiba-tiba, pengen tidur, pusing nggak enak banget moms. Jadi mami sendiri sudah melakukan infus untuk penambahan zat besi sebanyak 2x. Jadi mami di trimester kedua melakukan suntikan zat besi di rumah sakit bunda menteng, mami suntuk kurang lebih 1 jam. Setelah suntik badan lebih enak. Di trimester ketiga zat besi mami kurang lagi yang mengakibatkan mami masuk rumah sakit lagi dan suntik zat besi lagi.
  7. Susah tidur
    Ibu hamil kembar susah tidur. Itu mami rasakan sejak trimester pertama, hal ini terjadi karena mami merasakan kram dan kontraksi terus menerus.
  8. Sakit pinggang dan punggung berlebihan
    Sakit pinggang mulai mami rasakan di trimester kedua usia kehamilan 5 bulan. Di usia kehamilan 5 bulan, bagian pinggangnya sakit banget rasanya seperti tertusuk-tusuk dan nggak pernah berhenti sakitnya sampai trimester akhir. Makin parah sakitnya karena beban baby makin berat dan punggung serta pinggang harus menopang berat tersebut.

Beda banget kan tantangan ibu hamil kembar dan hamil tunggal? Jadi persiapkan semua dahulu sebelum hamil kembar ya moms. See di next sesi #CurcolYukMoms.

Pregnancy

Twin Maternity Cinematic Video : Aladdin and Jasmine Theme

Momen kehamilan merupakan salah satu momen yang sangat berkesan ya moms. Lama kita menantikan kehadiran buah hati, lalu di dalam perut kita ada si janin yang sedang bertumbuh menanti hari lahirnya.

Momen ini pastinya sangat ingin kita abadikan ya moms. Sama halnya dengan mommy, walaupun kehamilan kali ini bukanlah anak pertama tapi tetap saja mommy dan keluarga ingin mengabadikannya.

Tapi kali ini berbeda dengan kehamilan-kehamilan sebelumnya, kali ini mommy enggak hanya mengabadikan lewat foto tapi mommy juga mengabadikannya dengan video.

Nah untuk pemotretan ketika hamil si kembar mommy dan daddy mengambil tema Aladdin moms. Louisse dan Loewy gemas banget menggunakan kostum ala Aladdin dan Princess Jasmine. Lucu banget deh. Mau lihat bagaimana keseruan kita mengabadikan momen kehamilan mommy kali ini? Play video di bawah ini.

Kesehatan · Pregnancy

Atasi Sakit Pinggang pada Kehamilan Muda atau Tua, Dijamin Berhasil

Hai moms, ketemu lagi di sesi #CurcolYukMom. Jadi pada kesempatan hari ini mommy akan curcol mengenai sakit pinggang pada kehamilan. Sakit pinggang ini adalah keluhan yang sering kita temui pada bumil. Dan faktanya sakit pinggang yang dialami bumil biasanya terjadi di trimester 1-3.

Jadi mommy sendiri belum lama ini hamil kembar mommy mengalami sakit pinggang start di trimester 1 sekitar usia kehamilan 2 bulan. Pada saat mommy usia kehamilan 2 bulan, sakit pinggang moms. Sempat mikir ini enggak salah nih sudah sakit pinggang sekarang baru usia kehamilan 2 bulan.

Tapi ternyata moms sakit pinggang yang mommy rasakan di trimester pertama hanya terjadi sekitar 2-3 hari dan membaik dengan sendirinya tanpa mommy sadari dan sekarang kalau ditanya lagi sakit pinggang lagi enggak? Iya. Jadi mommy saat sudah menuju di awal trimester 3 usia kehamilan mommy sudah merasa sakit pinggang banget. Setiap hari sakit pinggang. Dan memang faktanya sakit pinggang ini akan makin memburuk kalau sampai ada sakit di bagian punggung bawah.

Nah biasanya nih moms sakit pinggang yang diiringi dengan sakit punggung bawah ini akan dialami oleh bumil start di usia kehamilan akhir trimester 2 dan di awal trimester 3. Dan sakit pinggang ini di akhir akan makin meningkat seiring membesarnya rahim.

Enggak mau dong kita sakit pinggang terus, pastinya kita mau sehat-sehat aja selama kehamilan. Nah mommy akan memberikan tips mengatasi sakit pinggang. Tapis sebelum kita ke tips mengatasi sakit pinggang pada bumil, kita kenalan dulu dengan penyebab sakit pinggang pada bumil yuk.

Penyebab Sakit Pinggang pada Bumil

1. Pembesaran Daerah Perut

Jadi moms sakit pinggang yang bumil rasakan itu biasanya terjadi karena pembesaran perut. Sehingga bagian pinggang dan punggung bawah kita menopang berat yang lebih dari biasanya. Kayak mommy sendiri, menuju ke usia kehamilan 7 bulan awal trimester 3 perut mommy membesar, maka pinggang dan punggung belakang jadi nopang berat badan kita that’s why mommy merasakan sakit pinggang dan punggung bawah yang cukup luar biasa.

2. Hormon

Hormon relaxin saat hamil akan meningkat sehingga menyebabkan sendi-sendi di bagian pinggang membesar. Nah sendi di bagian pinggang membesar membuat pinggang kita menjadi lembek dan tidak kokoh untuk menahan berat badan tubuh kita.

3. Tekanan Rahim

Tekanan rahim selama kita hamil itu bisa menjadi salah satu penyebab utama kita bisa merasakan sakit pinggang yang luar biasa saat kehamilan. Kenapa? Karena tekanan rahim itu menekan akar syaraf sehingga membuat otot menjadi tegang dan menimbulkan rasa nyeri bagian pinggang.

Itu lah penyebab kenapa ibu hamil bisa merasakan sakit pinggang yang luar biasa selama kehamilan, tentunya kita bumil pasti pengen mengatasi sakit pinggang kita minimal jangan meningkat rasa sakitnya sampai kita persalinan. Nah berikut adalah cara untuk mengatasi sakit pinggang pada ibu hamil selama kehamilan yang sudah mommy buktikan.

Tips Mengatasi Sakit Pinggang pada Bumil

1. Olahraga

Walaupun kita sedang hamil, bukan menjadikan alasan dan kesempatan untuk kita malas-malasan dan tidak melakukan aktivitas apapun. Olahraga itu penting karena olahraga dapat melenturkan badan kita dan memperkuat otot badan. Carilah olahraga yang bisa memperkuat bagian perut bawah, kaki, tangan, pinggang dan punggung. Lalu carilah olahraga yang ringan ya moms seperti jalan kaki, yoga, berenang itu dapat memperkuat otot pinggang, punggung, perut bawah, kaki dan tangan kita.

Olahraga ringan itu dapat meminimalisir bagian sakit pinggang kita dan mommy sudah merasakan sendiri. Mommy awalnya malas olahraga, takut kontraksi. Tapi nyatanya setelah mommy olahraga ringan seperti yoga di rumah, jalan kaki di sekitar rumah sakit pinggang mommy sudah mulai berkurang yang tadinya parah banget.

2. Hindari Penggunaan High Heels

Namanya wanita kita maunya pakai high heels biar kita kelihatan seksi, jenjang kakinya walaupun hamil tetap mau cantik dong tetap pakai high heels. Tapi nyatanya penggunaan high heels pada saat hamil itu tidak memberikan efek yang baik pada kehamilan kita. Karena ketika kita hamil apalagi sudah mulai akhir trimester 3 dan awal trimester 3 yang sudah mulai muncul sakit pinggang dan punggung bawah, penggunaan high heels cuma bisa memberikan ketegangan, yang dimana berat badan kita bertumpu di kaki kita yang menjalar ke bagian pinggang dan punggung sehingga itu hanya akan membuat bagian sakit pinggang dan punggung bawah kita memburuk. Gunakan sepatu datar jangan gunakan high heels ya moms.

3. Hindari Duduk dan Berdiri yang Terlalu Lama

Jadi mommy merasakan sendiri nih, mommy kan boleh dibilang jarang banget bed rest moms. Mommy dari pagi sampai jam 9 malam pasti duduk atau enggak berdiri, bikin konten, non stop dari usia hamil muda dan yang mommy rasakan terlalu lama duduk dan berdiri hanya membuat sakit pinggang dan punggung bawah mommy makin memburuk, makin sakit. Ketika sudah menuju trimester 3 mommy sudah lebih banyakin duduk sebentar, tiduran miring di sofa. Kalau sudah berdiri agak lama, tiduran lagi.

Jadi minimal itu pinggang kita ada topangan sehingga enggak membuat bagian pinggang dan punggung bawah kita makin sakit. Yang mommy rasakan setelah mommy mencoba mengurangi duduk dan berdiri lama, banyakin tiduran tapi bukan berarti enggak melakukan aktivitas ya moms, cuma dikurangi aja aktivitasnya, sakit pinggang dan punggung bawah mommy sudah sangat teratasi moms.

4. Pijit Kehamilan

Kalau mommy flashback di kehamilan pertama dan kedua mommy, mommy hamil baik-baik aja dan fun fun aja. Enggak pernah merasakan sakit pinggang yang luar biasa. Walaupun memang beda ya moms waktu itu kehamilan baby tunggal sedangkan kehamilan ketiga ini adalah kehamilan baby kembar, cuma pada saat kehamilan pertama dan kedua mommy sering pijit kehamilan, seminggu 2x dan sekarang di hamil ketiga jarang pijit karena pandemi Covid-19 enggak berani manggil tukang pijit dan enggak berani pergi pijit, enggak pernah pijit sama sekali sehingga membuat sakit pinggang mommy itu makin berasa banget.

Jadi moms pijit kehamilan itu penting banget apalagi pijit yang bagian pinggang dan punggung bawah. Dengan kita melakukan pijit kehamilan itu bisa melemaskan otot dan relax. Akhir-akhir ini suami sudah mulai pijitin pinggang dan punggung bawah mommy, mommy sudah enggak merasakan sakit pinggang yang luar biasa. Masih sakit pinggang cuma still oke moms.

5. Kompres Pakai Air Dingin

Selama kehamilan ketiga ini mommy mengalami sakit pinggang yang cukup luar biasa. Sambil mommy tiduran di sofa mommy biasa kompres pakai es batu moms. Dan abis kompres enakan, seharian sudah enggak sakit. Bahkan biasa di malam hari mau tidur sakit pinggangnya berasa banget, habis kompres itu enggak berasa moms dan tidurnya enak. Dengan kita mengompres bagian pinggang kita, itu akan melemaskan otot ssehingga otot enggak tegang, sehingga tidak menyebabkan nyeri pada bagian pinggang dan punggung bawah kita.

6. Jangan Tidur Telentang

Ini harus banget dihindari ya moms. Dari kita kehamilan trimester pertama jangan pernah tidur telentang. Kalau bisa kita sebagai bumil biasakan untuk tidur miring ke kanan atau kiri. Jangan lupa bagian salah satu kaki ditekuk kemudian bagian pinggang dan punggung bawah kita berikan bantal. Jadi minimal pinggang dan punggung bawah kita bisa beristirahat sejenak dengan sandaran bantal tadi sehingga otot bagian pinggang dan punggung bawah relax. Dan otomatis sakit pinggang dan punggung bawah yang kita rasakan akan berkurang seiring berjalannya waktu.

7. Jaga Berat Badan Ideal

Bukan berarti kalau bumil itu adalah kesempatan makan sebanyak mungkin, mau berat badannya tambah kayak gimanapun enggak papa. No, walaupun kita hamil tetap jaga berat badan ideal kita jangan sampai over. Dengan berat badan ideal itu akan mengurangi juga sekaligus sakit pinggang dan punggung bawah kita. Karena pinggang dan punggung bawah kita enggak perlu menopang berat badan yang over. Karena makin berat badan kita otomatis sakit pinggang dan punggung bawah yang kita rasakan akan makin meningkat, sehingga jaga berat badan ideal selama hamil itu penting.

Inilah semua 7 cara untuk mengatasi sakit pinggang pada ibu hamil pada trimester 1-3. Mau hamil muda hingga tua, sakit pinggang bisa teratasi kok moms dan bisa kita kendalikan minimal bisa berkurang jangan makin meningkat. That’s all untuk tips mengatasi sakit pinggang pada bumil, see you di next #CurcolYukMom.

Pregnancy

Perbedaan Hamil Anak Cewek dan Hamil Anak Cowok

Hari ini mommy akan share tentang perbedaan hamil baby girl dan baby boy. Seperti yang moms sudah tahu mommy sudah memiliki pengalaman hamil baby boy dan girl. Nah untuk pengalaman hamil ini sudah cukup oke lah. Berikut adalah perbedaan hamil baby girl dan baby boy versi mommy :

1. Bentuk Perut

Pas mommy hamil baby Louisse yaitu baby girl perut mommy itu bentuknya lebar ke samping, besar banget dan banyak baju yang enggak muat moms. Sedangkan pas mommy hamil baby Loewy perut mommy itu maju ke depan jadi kayak sudah mau pecah tuh. Dan memang pas hamil baby boy banyak baju yang masih bisa dipakai, jadi beda yang pertama adalah soal bentuk perut.

2. Stamina

Jadi pas mommy hamil baby girl mommy merasa staminanya fit banget, malah merasa kayak enggak hamil. Buktinya mommy di umur kehamilan 7 bulan mommy masih bisa naik gunung, pas hamil baby Loewy setiap hari kerjaannya capek terus, setiap hari ngeluh terus sama suami. Sampai suami bilang pas hamil baby Louisse enggak pernah ngeluh, ini pas hamil baby Loewy ngeluh terus setiap hari. Tapi moms beneran pas hamil baby Loewy mommy merasa sampai enggak mau nanti kalau hamil lagi karena capek banget. Jadi untuk stamina memang pas hamil baby boy itu lebih capek dan bisa bikin kalian mikir 1 aja cukup deh enggak mau hamil lagi.

3. Makanan

Pas hamil baby Louisse mommy ngidam makannya sayur-sayuran terus, malah mommy enggak pernah sentuh yang namanya daging. Tapi ketika hamil baby Loewy mommy merasa aneh karena setiap hari pengennya makan daging terus. Malah mommy enggak suka sayur, sampai di tahap menyusui baby Loewy mommy masih makan yang namanya daging enggak pengen makan sayur. Padahal sebelum mommy married dan hamil, mommy paling doyan sama yang namanya sayur sampai pengen jadi vegetarian.

4. Penampilan

Ketika mommy hamil baby Louisse, mommy merasa lebih bersih dan kinclong ya moms memang karena baby girl punya aura nih. Tapi pas hamil baby Loewy memang mommy masih dandan cuma bedanya walaupun mommy sudah dandan mommy merasa muka mommy enggak kinclong, enggak bersih, jerawat tumbuh terus sudah gitu merasa agak kucel.

5. Gerakan Janin

Pas mommy hamil baby Louisse dia itu enggak aktif, ketika mommy hamil usia 5 bulan pun jarang banget nendangnya. Sedangkan ketika hamil baby Loewy pas umur kehamilan 3 bulan sudah mulai merasakan tendangannya bahkan sampai lahiran perut mommy itu aktif banget.

6. Morning Sickness

Jadi pas hamil baby Louisse mommy enggak pernah yang namanya muntah dan mual tapi pas hamil baby Loewy mommy kerjaannya mual dan muntah terus. Morning sickness mommy lebih parah ketika hamil baby boy.

7. Perubahan Sikap

Jadi moms ini enggak pasti ya, cuma mommy merasakan pas hamil baby Louisse mommy itu kerjaannya emosi terus, berantem terus sama suami, ditinggal sama suami sedikit marah, nangis, jadi agak lebih emosional dan drama moms. Tapi pas hamil baby Loewy dan pas banget lagi kena masalah ditipu 7.5M mommy bolak balik ke Polda urus masalahnya, mommy merasa lebih tegar dan pemberani. Jadi untuk masalah perubahan sikap ini mommy merasa pas hamil baby girl lebih emosional dan drama sedangkan saat hamil baby boy lebih pemberani.

Nah itu dia perbedaan hamil baby girl dan baby boy versi mommy. See you di next #CurcolYukMom.