Ibu Menyusui

Tips Memilih Pakaian Dalam yang Baik Setelah Lahiran

Setelah persalinan kita nggak bisa langsung pakai pakaian dalam yang kita gunakan pada saat sebelum hamil loh moms. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih pakaian dalam untuk ibu-ibu pasca persalinan yang tepat dan baik agar dapat mensupport ASI kita dan tentunya tidak akan mengakibatkan iritasi, infeksi bahkan keloid di bagian luka operasi sesar kita.

Tips memilih pakaian dalam pasca melahirkan

1. High waisted

Setelah operasi sesar, biasanya luka operasi sesar akan sangat sensitif. Bukan hanya sensitif, tapi disentuh aja rasanya nyeri. Setelah kita operasi sesar ada luka di perut kita, kemudian kita pakai celana dalam yang super ketat sebelum kita hamil maka otomatis akan menekan bagian luka operasi sesar, rasanya itu nggak enak dan sakit. Kalau kita biarkan maka lama kelamaan akan terjadi iritasi, infeksi, bernanah bahkan keloid. Jadi moms, setelah operasi sesar agar lukanya tidak terinfeksi kita dianjurkan untuk menggunakan celana dalam yang tinggi sampai di bagian bawah dada. Itu akan lebih nyaman, tidak akan menekan dan menyentuh luka operasi sesar kita.

2. Carilah celana dalam yang longgar anti sesak

Setelah mami operasi sesar, mami coba pakai celana dalam yang cukup ketat, rasanya sesak banget moms. Saking ketatnya mami nggak nyaman banget. Jadi perutnya itu kan masih bengkak, luka masih baru banget dan itu nggak nyaman banget. Setelah operasi sesar kalian harus cari celana dalam yang longgar, elastis dan anti sesak. Sehingga walaupun kita pakai seharian nggak akan terlalu berasa sesak.

3. Carilah pakaian dalam yang bahannya enak, dan awet

Pakaian dalam yang direkomendasikan adalah yang berbahan katun, itu akan lebih nyaman, nggak bikin gerah karena ada sirkulasi udaranya. Selain itu cari yang bahannya lembut dan bisa awet moms, biar kita nggak boros beli pakaian dalam terus.

4. Carilah pakaian dalam yang bahannya elastis

Elastis di sini maksudnya bisa mengikuti bentuk perut dan payudara kita. Cari yang nggak terlalu menekan karena setelah persalinan akan ada hormon prolaktin yang membuat payudara kita bengkak. Jadi carilah bra yang bisa mengikuti payudara dan nggak menekan sehingga produksi ASI akan lancar dan tidak terhambat. Bagian celana dalam penting banget, harus elastis karena bentuk rahim kita setelah operasi masih bengkak.

5. Carilah bra menyusui

Cari bra menyusui itu penting, carilah bra menyusui yang ada breast pad nya, sirkulasi udara, yang bisa mengikuti payudara, yang bisa dibuka tutup sehingga mudah banget untuk menyusui.

Mami sendiri menggunakan 1 set pakaian dalam dari Mooimom. Mami cukup merekomendasi untuk celana dalam dari Mooimom. Mami sudah menggunakan ini dari mami hamil tapi nggak berubah bentuk, masih awet, elastis, bahannya 95% katun, ada sirkulasi udaranya sehingga mami nggak sesak dan gerah. Ini juga high waisted dan longgar.

Selain itu, pada saat masa nifas darah yang keluar banyak, walaupun kita pakai pembalut sering banget bocor ke celana dalam kan moms. Tapi tenang aja kalau kita pakai celana dalam dari Mooimo gampang banget dibersihin.

Kalau bra Mooimom juga enak bahannya 95% katun, anti gerah, ada sirkulasi udara, tanpa jahitan, nggak ada kawat sama sekali dan mudah banget dibuka tutup. Bagian breast padnya juga bisa diambil nih moms kalau nggak mau dipakai. Dan yang paling penting mami sudah pakai dari hamil sampai menyusui, nyaman, elastis dan nggak rusak walaupun sudah dicuci berkali-kali.

Untuk menghemat uang, kalian bisa pakai pakaian dalam dari Mooimom. Kalian bisa pakai pakaian dalam dari melahirkan sampai menyusui masih bagus, tahan lama dan awet.

Itu dia 5 tips mencari pakaian dalam yang cocok pasca persalinan. Semoga bermanfaat.

Uncategorized

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ibu Selama Masa Nifas?

Dibalik kebahagiaan kita menyambut si Kecil datang ke tengah-tengah keluarga ada 1 hal yang wajib dan pasti dialami oleh ibu melahirkan yaitu masa nifas. Mungkin untuk new mommy masa nifas itu adalah sesuatu hal yang baru dan belum familiar. Nah oleh karena itu mami mau sharing tentang 6 fakta masa nifas yang perlu kita ketahui. Karena kalau sampai penanganannya salah bisa mengalami infeksi bahkan kematian.

Fakta Masa Nifas

1. Apa itu masa nifas?

Masa nifas adalah masa setelah persalinan yang dimana saat masa nifas organ reproduksi kita dari bentuk hingga fungsinya akan perlahan-lahan kembali ke ukuran semula seperti sebelum hamil. Organ reproduksi seperti rahim, serviks dan vagina bentuk serta fungsinya akan kembali seperti semula. Biasanya masa nifas akan dialami oleh seseorang kurang lebih 60 hari setelah masa persalinan. Di masa nifas ini pasti akan mengalami pendarahan, yang mana pendarahan ini disebut dengan Lokia. Lokia ini terbagi menjadi 3 :

  • Lokia Lubra (Merah)
    Terjadi di hari pertama hingga hari ketiga setelah lahiran. Lokia lubra ini berupa keluarnya darah segar berwarna merah bersamaan dengan jaringan sisa-sisa plasenta, dinding rahim, lemak bayi, lanugo (rambut bayi) dan mekonium (kotoran bayi saat dalam kandungan). Lokia Lubra mengandung banyak kuman.
  • Lokia Serosa
    Hari ketiga sampai hari kesepuluh setelah melahirkan akan mengalami keluarnya cairan berwarna kekuningan. Kandungannya sekarang berupa serosa atau sisa-sisa pengaruh hormon dan lainnya.
  • Lokia Alba
    Hari kesepuluh sampai hari keempat belas setelah melahirkan, cairan yang keluar sudah berwarna putih biasa dan bening. Ini normal dan tandanya sudah memasuki tahap pemulihan.

Volume darah yang keluar saat masa nifas ini standar aja ya moms nggak terlalu banyak dan biasanya volume akan meningkat di hari ketujuh sampai hari keempat belas setelah melahirkan. Lalu perlahan akan menurun. Biasanya seorang wanita akan mengalami pendarahan setiap hari berturut-turut dalam waktu 6 minggu sampai darah kita sudah tidak ada lagi yang keluar.

2. Payudara membengkak dan kencang

Biasanya moms setelah kita melahirkan kita akan memproduksi hormon prolaktin. Hormon prolaktin ini yang membuat kita memproduksi ASI di payudara kita. Dan biasanya kita akan merasakan payudara kita mulai bengkak, kencang dan panas di hari ketiga setelah melahirkan. Biasanya kalau payudara sudah bengkak, kencang dan panas itu waktunya kita menyusui baby kita. Kita bisa menyusui secara langsung atau kita bisa memompa ASI kita untuk baby kita minum. Kalau misalnya payudara kita terasa benar-benar kencang dan sakit kita bisa kompres dengan air hangat sebelum dan sesudah menyusui.

3. Kesulitan BAK

Kesulitan BAK ini baru mami rasakan setelah mami operasi sesar di 1 minggu pertama. Jadi ternyata kesulitan BAK ini wajar terjadi karena adanya luka dan kerusakan pada jaringan kantong kemih dan uretra sehingga membuat kita saat membuang air kecil terasa sakit. Bahkan terkadang kalau sampai ada kerusakan saraf dan otot di bagian kantong kemih dan uretra itu akan menyebabkan kita kayak tiba-tiba BAK sendiri tanpa kita sadari seperti saat kita tertawa atau batuk. Itu biasanya karena ada kerusakan saraf atau otot di sekitar kantong kemih dan uretra. Biasanya kesulitan BAK ini setelah kita melahirkan akan hilang dengan sendirinya atau buat moms bisa juga senam kegel untuk mengatasinya. Senam kegel bisa menguatkan otot pelvis dan bisa mengontrol refleks BAK.

4. Rambut rontok

Buat ibu hamil atau baru melahirkan, rambut rontok adalah hal yang sangat wajar. Mami alami rambut rontok ini di 2 kelahiran mami yaitu Louisse dan Loewy. Jadi moms rambut rontok itu terjadi karena adanya peningkatan hormon yang terjadi pada saat kehamilan lalu pada saat melahirkan hormon itu menurun lagi. Dan biasanya rambut rontok ini akan kita alami 6 bulan pertama setelah melahirkan. Tapi moms mami punya tips untuk mengatasinya yaitu pakai shampoo yang mengandung bahan alami yang bisa mengcover dan menyehatkan rambut kita. Minimal rambut kita nggak parah rontoknya.

5. Perubahan emosi

Perubahan emosi ini mami rasakan di kelahiran pertama dan kedua. Jujur yang namanya new mommy yang biasanya cuma berdua sama suami tiba-tiba kita harus mengurus baby itu nggak mudah. Memang baby itu cute tapi kalau harus ngurus kan nggak gampang ya moms, apalagi kalau dia nangis yang ada lama-kelamaan kita mengalami perubahan emosi. Tiba-tiba kita sedih sendiri, marah banget, moody banget apalagi kalau sampai suami atau orang terdekat nggak bantu kita. Lama kelamaan kita akan merasakan yang namanya baby blues syndrome. Baby blues dan depresi setelah kita melahirkan harus kita awasi. Mami sendiri walaupun juga nggak mudah ngurus baby kembar tapi mami selalu berusaha untuk berpikir positif agar tidak stres. Pastinya support dari orang terdekat itu juga penting banget moms. Jadi sebelum kelahiran jangan lupa untuk ngomong dengan orang terdekat, salah satunya suami untuk jangan bikin kita marah dan harus membantu agar kita nggak merasa stres.

6. Penurunan berat badan

After melahirkan yang mami rasakan berat badan akan langsung turun 5 kg karena baby sudah keluar, air ketuban dan plasenta juga sudah keluar. Biasanya pada saat masa nifas ini perlahan-lahan kita juga akan turun berat badannya beberapa kilogram. Tapi ingat moms penurunan berat badan bukan konsentrasi kita pada masa nifas. Walaupun berat badan kita berkurang, kita tetap harus menjaga porsi makan kita secukup mungkin untuk memperkaya dan memberikan gizi serta nutrisi pada ibu, agar ibu cepat pulih badannya dan pastinya agar ASInya bagus.

Itu lah 6 fakta mengenai masa nifas yang wajib diketahui, agar jangan sampai kita salah penanganan yang mengakibatkan hal buruk. Kalau kita merasakan pendarahan sangat hebat, perut sakit, kantong kemih nyeri banget saat BAK nggak hilang-hilang sakitnya, demam, pucat dan menggigil segera ke dokter agar tidak terjadi infeksi lebih hebat lagi dan bisa segera ditangani ya moms.

Pregnancy

5 Hal Wajib Dilakukan Setelah Operasi Caesar Melahirkan Biar Luka Cepat Sembuh

Hai moms, congratulations buat para moms yang baru saja melakukan persalinan atau yang akan mulai persalinan, pasti sudah enggak sabar kan untuk ketemu dengan buah hati tercinta yang di dalam kandungan selama 9 bulan. Jadi mommy pribadi baru saja melakukan operasi sesar pada 21 Desember 2020 dan ini adalah operasi sesar mommy yang ketiga kalinya.

Dulu pas mommy pertama kali melakukan operasi sesar di 17 Juni 2017 jujur mommy sempat bingung, habis operasi sesar kita sebagai perempuan harus ngapain. Jadi banyak banget orang jaman dulu, bahkan orangtua mommy mengatakan bahwa kalau habis melahirkan harus bed rest di kasur 30 hari enggak boleh gerak, jalan-jalan, mandi, keramas dan masih banyak lagi pantangannya agar staminanya cepat balik dan nanti saat tua badannya enggak mudah kena penyakit.

Nah itu mitos atau fakta sih moms? Jawabannya adalah mitos. Jadi menurut penelitian bahwa seorang ibu yang baru saja menjalankan operasi sesar atau melahirkan secara normal harus tetap bergerak dan rutin membersihkan diri untuk mempercepat penyembuhan luka operasi sesar kita. Nah berikut adalah 5 hal yang wajib kita lakukan setelah kita menjalankan operasi sesar untuk mempercepat penyembuhan luka operasi sesar.

1. Belajar Bergerak

Setelah kita operasi sesar kita harus banyak bergerak untuk mempercepat penyembuhan luka operasi kita. Bahkan moms dioperasi sesar ketiga kali ini kebetulan mommy operasi di RS Bunda Menteng dengan dokter Aryanando. Nah dokter Aryanando sendiri mau pasiennya recovery dengan cepat. Jadi mommy habis operasi sesar 3 jam kemudian mommy sudah belajar duduk. Perlahan-lahan dari posisi tidur dibangunin sedikit demi sedikit, sampai akhirnya mommy total kurang lebih enggak sampai 5 jam sudah bisa balik ke ruangan dan bisa belajar duduk seperti biasa.

Sakit memang tapi lama kelamaan luka operasi yang mommy rasakan makin berkurang sakitnya, jadi kita enggak diajarkan untuk manja dan enggak boleh bergerak. Nah dari bergerak itu kita bisa belajar untuk menyusui karena setelah kita operasi sesar kita harus segera mengeluarkan ASI untuk memberikannya kepada baby kita. Belajar menyusui, menggendong baby kita, serta makan dan minum untuk mempercepat penyembuhan luka operasi moms.

2. Makan dan Minum

Konon katanya kalau setelah kita operasi sesar kita jangan langsung makan daging dan telur, nyatanya pernyataan ini adalah mitos. Setelah kita operasi sesar kita boleh makan apa saja moms walaupun memang enggak langsung ya moms. Mommy pribadi kemaren setelah operasi sesar 1 jam kemudian sudah mulai dikasih air putih tapi minumnya dikit-dikit jadi kita lihat kita muntah atau enggak. Setelah 1 jam kemudian air putihnya lebih banyak lagi sampai 1 gelas, dilihat lagi kita muntah atau enggak.

Setelah itu kita dikasih permen, lalu kita dikasih air teh hangat manis, setelah sudah oke staminanya sudah oke kita balik ke ruangan kita boleh mulai makan bubur sumsum, kalau enggak muntah kita boleh makan lagi telur, makan daging, nasi dan akhirnya di hari pertama mommy setelah operasi sesar, malamnya mommy sudah makan nasi bahkan makan McD. Walaupun awalnya mommy sempat muntah, lalu stop dan mulai minum dan makan lagi sampai akhirnya muntah itu terkendali dan usus kita sudah bekerja senormal mungkin. Dengan kita makan protein yang sangat banyak itu bisa mempercepat penyembuhan luka operasi sesar kita dan merangsang ASI kita juga loh moms.

3. Mandi dan Keramas

Siapa yang kalau kita habis melahirkan enggak boleh keramas dan mandi 30 hari, mommy sih enggak bisa. Jadi kalau mommy sendiri sudah 3x operasi sesar, setelah selesai mommy pasti mandi dan keramas enggak nunggu 30 hari. Pernyataan 30 hari enggak boleh mandi dan keramas itu adalah mitos moms. Menurut penelitian setelah kita operasi sesar kita malah diwajibkan untuk membersihkan diri secara rutin.

Bayangkan aja moms kita enggak mandi cuma lap basah aja, enggak sikat gigi, enggak keramas otomatis kotor dong. Nah padahal setelah operasi kita juga harus menyusui, merangsang ASI kita, skin to skin dengan baby kita. Kalau misalnya kita sudah skin to skin dengan keadaan badan kita kotor itu enggak bagus moms buat baby kita juga. Jadi faktanya kita harus tetap membersihkan diri secara rutin untuk membantu penyembuhan luka operasi sesar kita lebih cepat. Tentunya mandi dan keramas itu enggak langsung setelah operasi sesar, biasanya 2/3 hari setelah operasi sesar. Pokoknya setelah kateter di urin kita sudah dilepas, infus sudah dilepas dan kita sudah bisa bergerak, berdiri tanpa bantuan suster.

4. Belajar Menyusui

Memang ya moms seorang ibu hebat banget. Setelah seorang ibu harus dioperasi ataupun melahirkan normal, menahan rasa sakit bekas jahitan, seorang ibu harus segera belajar untuk menyusui, merangsang ASI agar cepat keluar dan baby kita bisa minum ASI secepat mungkin. Jadi belajar menyusui itu penting juga moms setelah operasi sesar, skin to skin dengan baby kita, kasih ASI walaupun memang ASI belum ada tetapi kita terus merangsang dengan baby kita menyusui di payudara kita agar hormonnya makin terangsang dan akhirnya ASI bisa keluar.

5. Pakai Korset

Pakai korset setelah operasi sesar itu penting banget karena dapat membantu penyembuhan luka jahitan bekas operasi sesar dan membantu rahim kita yang tadinya bengkak lama kelamaan turun. Jadi mommy setelah melahirkan enggak cuma lagi hamil tapi habis melahirkan pasti pakai korset dan mommy setia pakai korset dari Mooimom. Korset ini selalu mommy pakai after mommy lahiran sebanyak 3x. Mooimom sendiri terbuat dari bambu, kalau ditanya sakit enggak sih luka operasi kalau ditekan begitu menggunakan korset, jawabannya enggak ya moms. Dengan begini mommy bisa berdiri tegak. Jadi memakai korset setelah operasi sesar bisa mempercepat penyembuhan luka operasi sesar.

That’s all untuk 5 hal yang wajib dilakukan setelah kita operasi sesar. Semoga bermanfaat untuk moms semua.

Fakta-Fakta · Kesehatan

Dilarang Keramas Setelah Melahirkan : Mitos atau Fakta?

Mommy itu seminggu setelah lahiran sudah langsung mandi dan keramas. Di kehamilan pertama dan kedua sama-sama 1 mingguan setelah lahiran langsung mandi dan keramas, enggak pakai lama. Kata mama dan mertua kalau bisa tahan 40 hari jangan mandi dan keramas, setelah lewat 40 hari baru mandi dan keramas, biar enggak kena penyakit apalagi pas tuanya nanti rematik.

Sebenarnya banyak sekali pro dan kontra soal mandi dan keramas setelah melahirkan. Kalau misalnya yang masih mengikuti tradisi dulu apalagi yang orangtuanya masih kental banget tradisinya, pasti kita dilarang mandi dan keramas setelah lahiran selama 40 hari. Sebenarnya ini mitos atau fakta sih moms mandi dan keramas belum genap 40 hari setelah melahirkan dapat menyebabkan sakit? Jawabannya adalah mitos.

Kalau dibilang sudah tua jadi sakit-sakitan gara-gara kita keramas atau mandi sebelum 40 hari setelah melahirkan itu salah. Mommy pun sudah ngecek karena mommy di jaman yang serba modern saat ini jamannya dimana butuh bukti. Banyak sekali tradisi-tradisi jaman dulu yang melarang kita beberapa hal termasuk melarang kita untuk mandi dan keramas sebelum 40 hari setelah melahirkan. Itu sampai hari ini enggak ada bukti konkretnya dan faktor pendukung untuk soal itu, that’s why para ahli kedokteran bahkan dokter sendiri mengatakan bahwa itu salah.

Jadi kalau dari dokter sendiri, untuk ibu yang melahirkan secara normal itu harus menunggu luka di bagian vaginanya mengering baru boleh mandi, itu biasanya butuh waktu 1-2 minggu setelah melahirkan. Nah kalau untuk kasus operasi sesar, kita diperbolehkan mandi biasanya dari dokter 48 jam atau 2 hari setelah kita melahirkan. Kalau misalnya baru saja selesai operasi sesar atau melahirkan secara normal boleh enggak mandi? Enggak ya moms.

Kenapa? Ya namanya kita baru selesai operasi moms, baru lahiran, itu semua luka masih baru banget, luka jahitan juga masih basah banget dan masih belum kencang banget moms. Dan kita sendiri aja belum diperbolehkan untuk berdiri moms, masih harus baring-baring. Baring-baring aja perut masih sakit, apalagi mandi. Jadi sangat-sangat tidak diperbolehkan setelah baru saja selesai melahirkan kita langsung mandi. Biasanya untuk kasus operasi sesar seperti mommy, mommy pagi operasi sampai 2 hari setelahnya baru mulai mandi kalau di rumah sakit.

Jadi biasanya pasien yang normal dengan kondisi yang sehat, tidak ada catatan komplikasi, diperbolehkan besoknya mandi. Tapi kalau misalnya pasien-pasien yang memiliki komplikasi, biasanya akan dilarang oleh dokter dan menunggu instruksi dokter selanjutnya.

Untuk mommy sendiri, memang mommy diperbolehkan untuk 2 hari kemudian mommy mandi setelah melahirkan, cuma mommy mikir yaudahlah kalaupun mommy enggak sanggup nunggu 40 hari, minimal lebih lama sedikit jangan 2 hari setelah operasi langsung mandi, maka dari itu mommy tahan sampai 9 hari. 9 hari mommy full enggak mandi dan keramas. Padahal mommy itu tipenya lepekan, bayangin dong moms itu rambut sudah kayak pakai minyak rambut, jorok banget. Dan akhirnya 9 hari kemudian mommy mandi dan keramas.

Cici ipar mommy yang masih keturunan China asli, mereka masih kental banget dengan tradisi ini, mereka benar-benar enggak mandi dan keramas selama 40 hari, alhasil rambutnya banyak banget ketombe, dan setelah sudah dikeramas setelah 40 hari rontoknya luar biasa. Badannya sih enggak begitu bau ya moms soalnya masih pakai washlap di lap, cuma untuk soal rambut enggak banget moms. Mommy aja yang 9 hari baru mandi dan keramas rontoknya juga banyak apalagi ini yang 40 hari.

Kalau kita lihat dari sisi kesehatan rambut aja ya moms, kalau kita diamkan terlalu lama apalagi yang tipe rambutnya minyakan dan ketombean yang ada nantinya kita membuat sarang penyakit. Bayangkan deh moms kita pegang baby newborn kita, kita menyusui, entar ketombe jatuh, kuman jatuh dari rambut, baby kita terinfeksi dong.

Nah makanya dari dokter sendiri juga menyarankan kepada pasien harus menjaga kebersihan badan, rambut dan seluruh tubuh karena kan nanti kita sebagai new mommy apalagi yang baru punya newborn baby, kita kerjaannya nempel terus ke si Kecil kalau misalnya kitanya kotor, baby kita gampang terinfeksi dong moms, that’s why kebersihan seorang ibu yang memiliki newborn baby sangat penting dan soal untuk mandi dan keramas ini juga sangat dianjurkan oleh dokter.

Saat mandi dan keramas ini, ingat jangan pakai air dingin ya moms tapi pakai air hangat pas, terus usahakan bagian luka bekas operasi kita jangan terkena air. Kalaupun sampai terkena air dan perban kita jadi basah langsung buru-buru ke rumah sakit untuk minta diganti perbannya yang baru biar nanti enggak jadi infeksi di bagian lukanya.

Kalau keramas ya seperti biasa aja moms, ingat jangan pakai air dingin tapi air hangat saja. Semoga ini bisa membantu para new mommy. Dan ingat kebersihan seorang ibu itu juga sangat penting apalagi kita harus dekat-dekat dengan newborn baby kita.