Growth

Tahap Perkembangan Anak 2 Tahun : Loewy Axell

Hai semuanya, ketemu lagi nih sama mami dan Uwi. Tapi kali ini kita bertemu bukan di sesi #MukbangWithUwi melainkan mami mau update tahap perkembangan Uwi yang sudah menginjak usia 2 tahun.

Apa saja tahap perkembangannya?

  1. Sudah bisa buang air di toilet sendiri
  2. Makannya pinter tapi moody, sudah bisa pilih-pilih makanan
  3. Uwi sayang sama adik-adiknya dan dia makin mengerti cara mengekspresikan rasa sayangnya ke si Kembar London dan Luckie
  4. Sudah lancar berbicara dan berlari, bahkan dia sudah bisa bercerita nih moms

Tunggu update tahap perkembangan koko Uwi selanjutnya ya onti uncle

Growth

Perkembangan Bayi 22 Bulan : Sudah Jadi Koko dari Adik Kembar

Uwi sudah masuk ke usia 22 bulan nih onti uncle. Apa aja perkembangan Uwi di usianya yang hampir 2 tahun ini ya? Yuk simak cerita mami berikut ini.

Perkembangan Uwi di usia 22 bulan

  1. Berat badan dan tinggi badan
    Berat badan Uwi di usia yang ke 22 bulan adalah 14.2 kg sedangkan tingginya 90 cm
  2. Gigi
    Giri Uwi ada 16 buah
  3. Makin aktif
    Uwi suka banget nyanyi nih onti uncle, aktif banget main
  4. Makin suka memaksakan kehendak
    Uwi jadi suka banget maksa onti uncle, jadinya berantem terus sama cece Louisse
  5. Uwi sekarang jadi “koko”
    Uwi sudah jadi seorang koko untuk 2 adik kembarnya, yaitu London dan Luckie
  6. Uwi sayang sama adiknya
    Jadi Uwi sudah bisa bantu mami untuk nyusuin si kembar nih onti uncle
  7. Kosakata Uwi makin jelas
    Kalau ngomong sekarang Uwi sudah lebih jelas dan mudah dimengerti

Itu dia perkembangan Uwi di usia 22 bulan. Lihat kelucuan Uwi di video berikut ini yuk onti uncle.

Motherhood

Interview Anak Usia 2 Tahun (Pentingnya Komunikasi Orangtua dengan Anak)

Menjadi orangtua bukanlah hal yang mudah dilakukan. Cara moms berhubungan dengan anak, mendidik anak, dan mengajarkan anak sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, termasuk fisik dan mentalnya. Salah satu hal yang dapat menunjang hal ini adalah komunikasi dengan anak.

Tumbuh kembang anak yang bagus ini dapat dibentuk dari komunikasi antara orangtua dan anak sejak ia kecil, bahkan masih di dalam perut loh moms. Maka dari itu banyak dianjurkan untuk selalu mengajak bayi berkomunikasi bahkan sejak masih di dalam kandungan. Tapi masalahnya banyak orangtua yang tidak menyadari pentingnya komunikasi dengan anak. Komunikasi dengan anak mungkin merupakan hal yang sederhana dan terkesan mudah dilakukan, tapi ternyata memiliki manfaat yang besar terhadap perkembangan anak.

Salah satu manfaat berkomunikasi dengan anak adalah anak menjadi percaya diri saat harus berbicara di depan banyak orang. Moms mungkin pernah melihat ada anak yang tidak percaya diri ketika harus berbicara di depan umum, nah hal itu bisa terjadi mungkin juga karena tidak baiknya komunikasi yang dilakukan oleh orangtua dengan anak.

Oleh karena itu mommy coba membuat video percakapan mommy dengan anak mommy saat berumur 2 tahun dengan cara seperti interview dengan menanyakan beberapa hal seputar kegiatannya ketika di sekolah. Dan hasil dari percakapan ini berjalan dengan lancar ya moms, walaupun Louisse gampang sekali teralih perhatiannya. Kunci dari berkomunikasi dengan anak kita yaitu kita harus sabar dan tulus ketika berkomunikasi tatap muka yang ada.

Mau lihat bagaimana hasil interview atau percakapan mommy dengan cece Louisse? Yuk langsung saksikan video di bawah! Semoga bermanfaat ya moms!

Baby · Growth

Tahap Perkembangan Bayi 19 Bulan

Hai semuanya ketemu lagi di sesi #CurcolYukMom. Jadi kali ini kita akan membahas tentang tahap perkembangan bayi 19 bulan. Seperti apa perkembangan Uwi di usianya yang ke 19 tahun?

  1. Berat Badan
    Berat badan Uwi saat ini sudah mencapai 13,25 kg.
  2. Super Lincah
    Uwi sekarang super lincah moms, naik turun tangga terus.
  3. Bisa Diajak Komunikasi
    Sekarang Uwi sudah bisa diajak berkomunikasi, misalnya mommy tanya sesuatu kepada Uwi dia sudah bisa menjawabnya moms.
  4. Super Iseng
    Uwi sekarang iseng banget moms, apalagi kalau sama perempuan.
  5. Jumlah Gigi
    Gigi Uwi sekarang sudah ada 16 moms
  6. Suka Nyanyi
    Uwi sekarang suka banget nyanyi. Kalau lagi diam sendiri, dia suka tiba-tiba nyanyi dengan lagu versi dia loh moms.
  7. Suka Dancing
    Kalau dengar lagu dia akan senang banget menari-nari moms.
  8. Gerak Terus (Aktif)
    Uwi sekarang aktif banget moms, enggak bisa diam ada saja tingkah lakunya.
  9. Makan Makin Lahap
    Kalau makan Uwi sekarang tambah lahap moms. Penasaran dengan lahapnya Uwi kalau makan? Simak cuplikan video mukbang Uwi di bawah ya moms.
  10. Bisa Mengikuti Kosakata
    Uwi sudah bisa mengikuti kata – kata yang kita ucapkan moms.
  11. Potty Training
    Dan yang terakhir, di usianya yang sudah 19 bulan ini Uwi sudah bisa potty training di wc sendiri loh moms.

Nah itu dia perkembangan Uwi di usianya yang ke-19 bulan. See you di next #CurcolYukMom.

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 18 Bulan: si Kecil Sudah Bisa Meniru Kata Perkata

Jadi seperti biasa, mommy akan update kembali tahap perkembangan baby 18 bulan. Nah apa saja perkembangan Uwi di usianya yang ke-18 bulan? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Perkembangan bayi usia 18 bulan

1. Berat badan dan tinggi badan

Berat badan Uwi di usia 18 bulan adalah 12,85 kg moms dan tingginya sudah 84 cm.

2. Bawel banget

Dia sudah bisa menirukan kata-kata yang diucapkan loh dan pastinya bertambah bawel juga moms.

3. Iseng

Uwi sekarang itu iseng banget, saking isengnya dia suka jambakin rambut cecenya dan gigitin orang loh moms.

4. Jalan dan berlarinya bagus

Sekarang Uwi jalan dan berlarinya sudah bagus. Dia sudah jarang jatuh bahkan sudah bisa menggunakan sandal dengan benar loh moms antara kanan dan kiri.

5. Bisa memberitahu perasaannya

Jadi kalau Uwi makan dan dia merasa sudah kenyang dia sudah bisa memberitahu mommy untuk stop karena sudah kenyang. Jadi sudah enggak seperti dulu yang apa saja dimasukin moms.

6. Bisa diajak kerjasama

Kalau diajak mengambil foto dan video sekarang dia sudah bisa moms, walaupun memang dia anaknya enggak bisa diam tapi sekarang dia sudah lebih bisa untuk diajak kerjasama.

7. Sudah bisa mengekspresikan kemauannya

Sudah bisa mengekspresikan kemauannya seperti apa. Misalkan ketika Uwi pengen gendong dia akan bilang “dong”. Walaupun memang mengekspresikannya dengan kata-kata yang belum sempurna ya moms, tapi setidaknya sudah ada kemajuan dengan bisa mengekspresikan keinginannya.

8. Memberitahukan bila selesai buang air

Seperti yang mommy tadi sudah katakan bahwa dia sudah bisa mengekspresikan kemauannya, salah satunya adalah ketika dia merasa ingin BAB atau BAK moms, dia sudah bisa mengatakannya dan sudah tahu dimana tempat untuk BAB dan BAK. Jadi dia sudah lebih pintar.

9. Makin aktif

Uwi sekarang tambah aktif banget moms, semakin enggak bisa diam.

Nah itu dia beberapa perkembangan Uwi di usianya yang ke-18 bulan. Penasaran seperti apa Uwi sekarang di usianya yang ke18 bulan? Yuk simak videonya berikut ini.

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 14 Bulan

Hai moms, kali ini mommy akan membahas mengenai tahap perkembangan bayi 14 bulan. Di usia yang sudah masuk 14 bulan, pasti si Kecil banyak sekali perkembangannya ya moms, sama halnya dengan baby Uwi. Usia 14 bulan ini berat badan baby Uwi aja sudah bertambah moms, yaitu menjadi 11,6kg. Sudah lumayan berat ya kalau digendong-gendong terus. Nah, sekarang mommy mau berbagi tentang apa saja sih tahap perkembangan yang Uwi lewati ketika menginjak usia 14 bulan. Mari simak bersama moms

Tahap perkembangan bayi usia 14 bulan

1. Suka cari perhatian

Kalau mommy lagi sibuk main handphone, dia suka manggil-manggil agar diperhatikan moms. Mungkin dia bosan ya moms kita tinggal sibuk sendiri, jadinya mencari perhatian gitu deh.

2. Suka banget main

Dikit-dikit main, enggak bisa banget diem. Baby Uwi memang anaknya aktif banget moms.

3. Mudah salah fokus

Uwi sekarang mudah banget salah fokus nih moms. Misalkan dia lagi makan tapi dia melihat sesuatu yang lain yang menarik perhatian dia, dia langsung salah fokus moms, makanannya jadi terlupakan.

4. Bisa minum tanpa sedotan

Uwi akhirnya sudah mulai bisa minum sendiri tanpa menggunakan bantuan sedotan lagi moms.

5. Bisa bantu beres-beres rumah

Dia sudah bisa bantu beres-beres rumah, kalau dia pegang sapu dia sudah tahu kalau itu untuk menyapu, kalau pegang tisu dia sudah tahu itu untuk mengelap, kalau sudah selesai makan piringnya dikasih ke mbak buat diberesin. Gemes banget ya moms, umur 14 bulan sudah tahu untuk bantu beres-beres rumah.

6. Sudah bisa berjalan

Finally di usianya yang ke 14 bulan dia sudah bisa jalan walaupun masih suka jatuh-jatuh. Kalau cecenya dulu umur 12 bulan sudah bisa jalan moms, mungkin kalau cowok memang lama ya moms bisa jalannya.

7. Suka dengan boneka

Kalau dia lihat boneka cecenya, dia akan mainin bonekanya, akan disayang-sayang sama dia. Penyayang banget ya moms baby Uwi nih.

8. Pemberani

Sudah enggak ada takut-takutnya dia moms sekarang. Kalau kemarin ketika usia ke 13 bulan dia itu takut banget sama ayam, sama bulu, tapi sekarang dia sudah pemberani banget.

9. Perkembangan emosinya

Emosinya lebih besar, lebih suka ngambek sekarang. Kalau enggak diturutin dia akan ngambek, tidur-tiduran di lantai dan nangis moms.

10. Suka coret-coret

Cece Louisse suka sekali mewarnai dan Uwi sering lihat, jadi ikutan suka coret-coret moms. Apalagi sekarang kan sedang pandemi dan kita harus di rumah saja, jadi salah satu kegiatan kesukaan Uwi sekarang adalah coret-coret.

11. Kosakatanya lebih banyak

Contohnya kalau mommy suka nyanyi lagu anak-anak dan mommy suka oper ke dia lirik selanjutnya, dia sudah bisa ikut nyaut dan nyanyi moms ya walaupun memang belum jelas pengucapannya, tapi itu sudah menunjukkan kemajuan kosakata yang dia miliki moms.

12. Lebih suka makan sendiri

Sekarang lebih suka makan sendiri, baby led weaning full sendiri maunya ketika makan, enggak mau mommy bantuin. Kalau mommy paksa untuk suapin, akhirnya malah ngambek, nangis dan enggak jadi makan deh.

13. Manja dan suka cemburuan

Kalau mommy dan papinya suka gendong cecenya dia cemburuan, pengen digendong juga.

Itu dia perkembangan Uwi memasuki usia ke 14 bulan moms. Klik video di bawah ini moms untuk lihat lucunya tingkah laku baby Uwi menginjak usia 1 tahun 2 bulan.

Growth

Tahap Perkembangan Bayi 15 Bulan | Uwi Sudah 15 Bulan

Moms apa saja sih perkembangan baby ketika sudah menginjak usia 15 bulan? Kalau Uwi sudah banyak banget moms perkembangannya, mau tahu apa saja? Di bawah ini mommy akan jabarkan apa-apa saja perkembangan Uwi ketika memasuki usia 15 bulan.

Perkembangan bayi usia 15 bulan

1. Makin berperilaku lucu

Jadi Uwi di usianya yang ke 15 bulan sudah menunjukkan berbagai macam gaya, berperilakunya makin lucu, makin bikin kita ngakak moms. Gemas deh pokoknya moms lihat tingkah laku Uwi.

2. Tantrum, emosional

Lalu Uwi sekarang itu tantrum moms, galak, emosinya cukup tinggi. Jadi kalau kita diam enggak mengikuti apa kemauannya, dia bisa marah banget.

3. Bahasanya mulai jelas

Uwi di umur 15 bulan bahasa-bahasanya sudah mulai jelas ya moms, kayak nai nai (nenek), ye ye (kakek), bye bye, mama, mbak, jatuh dan masih banyak lagi yang lainnya. Pokoknya banyak banget moms bahasanya yang sudah mulai jelas di usia 15 bulan ini.

4. Sudah bisa berjalan dan berlari

Uwi ini anaknya aktif banget makanya dia sering banget jatuh ketika jalan dan lari. Dia sudah bisa jalan tapi masih belum terlalu lancar tapi dia berani untuk lari saking excitednya moms, makanya dia sering jatuh jadi lebam-lebam deh bekas dia jatuhnya.

5. Uwi juga manja

By the way Uwi ini juga manja loh moms, dia bisa pura pura nangis, akting gitu. Gemas banget kan moms?

6. Uwi suka banget kumpul-kumpul (bersosialisasi)

Jadi kalau misalkan ada teman-teman baru, apalagi anak-anak kecil dia akan datangi deh tuh anak-anak kecil itu moms, sksd gitu.

7. Moodyan

Kalau pagi moodnya suka jelek, mungkin karena belum sarapan ya moms, tapi makin sore moodnya sudah semakin bagus.

8. Suka dance (aktif)

Uwi kalau dengar lagu sekarang langsung dancing-dancing. Aktif dan lincah banget. Tapi walaupun dia aktif banget moms anaknya, tapi kalau soal tidur dia sudah teratur, siang dia pasti tidur.

Nah itu dia perkembangan Uwi ketika menginjak usia 15 bulan? Bagaimana dengan si Kecil di rumah moms?

Growth

Stimulasi Otak Anak 1000 Hari Pertama Dijamin Pasti Cerdas Dan Pintar

Memberikan pendidikan yang terbaik dan bagus untuk anak itu tidak ada salahnya ya moms. Misalkan anaknya disekolahkan di sekolah yang memang sudah terbukti meluluskan alumni-alumni yang pintar, atau kita memberikan dia les tambahan bermacam-macam itu tidak ada salahnya. Karena memang jaman sekarang anak harus dipersiapkan sejak dini untuk menghadapi dunia luar yang sudah semakin maju.

Tapi moms, bukan berarti dengan kita ingin mempersiapkan si Kecil sejak dini lalu kita tekan si Kecil untuk bisa menjadi yang terbaik dan tidak peduli dengan kesehatan mentalnya, dan akhirnya si Kecil stress karena terlalu keras untuk belajar ya. Lalu bagaimana dong cara membuat si Kecil menjadi anak yang pintar dan cerdas tapi tidak membuat ia stress?

Jadi moms sebelum kita membahas tentang bagaimana cara membuat si Kecil pintar dan cerdas, moms perlu tahu bahwa 3 tahun pertama pertumbuhan anak kita adalah masa yang paling penting dalam perkembangan otaknya. Apalagi pada saat itu anak kita lebih mudah menyerap segala informasi dan segala sesuatu yang berada di lingkungan dia. Nah biasanya kalau kita melakukan banyak stimulasi pada otak anak kita, akan banyak sel otak yang aktif yang akan teraktivitasi. Nah lalu bagaimana cara kita menstimulasi si Kecil yang baik dan benar?

5 cara stimulasi untuk anak tanpa bikin si Kecil stress:

1. Asupan nutrisi dari hamil

Waktu kita hamil, kita harus mengonsumsi makanan yang penuh nutrisi yang tentunya untuk perkembangan otak si Kecil. Yang kita butuhkan apa? Yaitu asam esensial, zat besi, yodium, zinc, vit b, dan mikro nutrien lainnya. Apalagi ketika anak kita sudah lahir, kita wajib memberikan ASI. Kenapa? Karena ASI banyak sekali manfaatnya, selain itu mudah sekali dicerna oleh baby kita. Ternyata ASI juga mengandung banyak sekali vitamin-vitamin yang dibutuhkan baby dalam perkembangan otaknya loh moms.

Vitamin yang dikandung ASI seperti karbohidrat, protein, lemak, karnitin, vitamin, mineral, asam amino, AA-DHA, zat besi, kolin, dan lain sebagainya. That’s why kenapa kita diwajibkan untuk memberikan ASI minimal 1 tahun pertama baby kita. Selain itu, kalau misalnya kita sampai kekurangan nutrisi dari semenjak hamil sampai anak kita lahir, apa yang akan terjadi? Volume otak si Kecil akan lebih kecil dari orang biasanya. Mau seperti itu moms? Tidak kan? Maka dari itu makan yang banyak dan bergizi semenjak dari hamil sampai baby kita siap MPASI ya moms.

2. Berikan sentuhan kepada anak

Jangan lupa moms kita berikan sentuhan kepada anak kita setiap hari, jangan setiap hari kita kasih suster dan tidak mau pegang anak. Jangan seperti itu moms, kita harus berikan sentuhan kepada anak kita setiap hari, untuk stimulasi sensorik kepada anak kita. Sentuhan dapat memberikan dampak pada perkembangan sosial dan emosional kepada anak kita loh. Dan satu lagi yang tidak kalah penting yaitu untuk membangun hubungan anak dengan orang tuanya. Tidak mau kan anaknya jadi anak suster bukan anak kita?

3. Kasih sayang

Lingkungan yang aman dan nyaman untuk si Kecil sangat berdampak penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Kalau sampai anak kita suka nangis apalagi kalau baby kita menangis, kita harus cepat merespon baby kita, jangan dibiarkan saja. Karena kalau kita biarkan saja, bayi kita akan masuk ke dalam fase yang namanya stress. Ketika dia sudah stress berlebihan, dia akan melepaskan zat yang namanya kortisol. Kortisol itu sangat berdampak buruk pada perkembangan otak si Kecil. Kalau anak kita sering stress berkepanjangan itu juga akan menyebabkan volume otak dia lebih kecil dan otomatis akan membuat anak kita tidak cerdas. So, jangan buat anak kita stress, tapi buat dia grow happy.

4. Musik

Musik itu benar-benar membantu banget dalam perkembangan otak baby kita. Biasanya musik bisa kita berikan ketika kehamilan kita berusia 20 minggu. Tapi jangan berikan musik yang bikin pusing kepala, karena baby kita di dalam juga gampang pusing. Tapi kita cari jenis musik yang tenang seperti musik klasik. Kenapa? Karena musik klasik itu biasanya ritmenya seperti detak jantung si baby yang akan bikin baby kita lebih tenang.

Dan mommy membuktikan, ketika mommy hamil sampai lahiran yang pertama baby Louisse Scarlett sama yang kedua baby Loewy Axell mommy suka banget sama yang namanya musik, walaupun tidak bisa jadi penyanyi atau gimana, tapi mommy suka mendengarkan musiknya bahkan mommy suka menyanyi. Ketika kita menyanyi kita happy banget, suasananya happy, feelingnya happy. Jadinya apa akibatnya buat baby Louisse dan baby Uwi? Baby Louisse suka banget sama yang namanya musik. Kalau sudah dengar musik, dari dia kecil dia sudah bisa goyang-goyang sendiri sampai hari ini di umur dia 2 tahun, dia kalau sudah dengar satu musik, dia sudah bisa hafal mati, dia sudah bisa ngerti bahkan nada-nadanya, lirik bahasa inggris dan bahasa mandarinnya persis banget. Baby Uwi yang sekarang umur 11 bulan juga menikmati banget moms mendengarkan musik, dia seperti bisa ngikutin ritmenya dan benar-benar membantu banget sih moms musik. Maka dari itu, jangan lupa berikan musik sebagai salah satu stimulasi untuk membantu perkembangan otak baby kita. Yakin deh baby kita jauh lebih cerdas loh moms dengan stimulasi musik.

5. Permainan

Permainan ini sering sekali dianggap remeh ya, tapi sebenernya moms permainan itu dapat merangsang semua bagian otak si Kecil yaitu fungsi kognitif anak, motorik kasar, motorik halus, fungsi bahasa, hingga sosial emosionalnya. Dan dengan bermain dapat membangun hubungan sosial dengan orang lain sehingga dapat membuat karakter si Kecil dari kecil lebih sopan, lebih santun, lebih berani tidak malu-malu, orangnya jadi lebih percaya diri.

Kenapa sih stimulasi segitu pentingnya?

Jadi moms otak itu adalah pusat kendali dari segala hal, kita bisa berlari, kita bisa bermain, kita bisa berbicara, kita bisa berbahasa karena dari fungsi otak kita. Dan yang perlu kita ketahui moms, otak kita sejak kita dilahirkan ada 100-200 sel dalam otak kita yang siap dikembangkan. Banyaknya sambungan dalam otak kita itu akan mempengaruhi kemampuan kecerdasan dan kepintaran seorang anak sepanjang hidupnya.

Fakta menariknya adalah, seorang baby itu dari di dalam perut kita perkembangan sel otaknya memiliki kecepatan 50.000-100.000 per detik. Semakin cepatnya sel otak terus berkembang dan berubah, semakin banyak juga sel otak yang mati. Sebenarnya moms rahim itu bukan suatu tempat berkembang untuk anak, melainkan rahim playground untuk anak dari dia di dalam perut. Jadi ketika anak kita masih di dalam perut, kita harus sering-sering memberikan yang namanya stimulasi itu sendiri.

Bahkan kementrian RI mengatakan anak itu memiliki potensi yang sangat luar biasa dari dia sudah di dalam rahim. Dan kemampuan sel otak terus berkembang dengan cepat sampai anak itu berusia 3 tahun. Ketika seorang anak sudah berusia 3 tahun perkembangan otak dia udah 80% daripada otak orang dewasa. Jadi moms, kita menstimulasi anak kita bukan 20% nya yaitu setelah anak kita berumur 3 tahun. Tapi stimulasikan anak kita dari dia di dalam rahim kita hingga dia 3 tahun, karena dalam masa 3 tahun pertama, 1000 hari pertama seorang anak itu akan memiliki kemampuan untuk membuat dan membentuk otak baby kita sampai 80% dari orang dewasa. Setelah udah 3 tahun lewat otak tetap bisa distimulasi tapi tidak secepat ketika 1000 hari pertamanya.

That’s why kenapa 1000 hari pertama adalah potensi yang sangat sangat tepat untuk membentuk seorang anak menjadi anak yang cerdas. Kalau misalnya sel-sel otak tersebut tidak kita stimulasi yang ada apa? Akan mati deh, tidak terstimulasi, anak kita jadi tidak cerdas, tidak mau kan moms?

Stimulasi untuk anak kita bukan tentang sekolah ya tapi soal dia bisa grow happy dan kemampuan kecerdasan dia bisa terbentuk karena stimulasi yang dilakukan sejak dini. Ingat ya moms stimulasi kepada anak kita bukan dengan kita maksa dia untuk sekolah yang banyak, sekolah yang berat, belajar yang berat yang bikin anak kita stress, tapi stimulasi itu bagaimana si Kecil bisa grow happy tapi tentunya bisa membuat kemampuan otak dia jadi cerdas dibandingkan anak-anak seumur dia. Grow happy untuk anak kita lebih penting kan moms daripada tulisan-tulisan angka di raport doang yang bikin anak kita stress. Sekian tips stimulasi untuk si Kecil di 1000 hari pertamanya, see you di next curcol yuk moms!